“Aku Siswa Anti Bullying”: Layanan Psikoedukasi untuk Mencegah Bullying di Sekolah

Penulis

  • Doddy Hendro Wibowo Fakultas Psikologi UKSW
  • Zefanya Amarya Christy Fakultas Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana
  • Rikman Unter Sekolah Menengah Pertama (SMP) “XX”

Kata Kunci:

Bullying, Psychoeducation, Junior High Schools Stundents

Abstrak

Permasalahan tentang kekerasan dan bullying secara verbal atau fisik masih rentan terjadi terutama di lingkungan sekolah. Tujuan kegiatan layanan adalah peserta didik dapat mengetahui, memahami pentingnya pencegahan perilaku bullying di lingkungan sekolah dan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Kegiatan dilakukan bersamaan dengan mahasiswa praktik Pembelajaran Lapangan di salah satu SMP. Peserta layanan psikoedukasi sejumlah 78 siswa kelas VII. Penulis berdiskusi bersama Guru Bimbingan dan Konseling (BK) untuk membuat Rencana Pemberian Layanan (RPL) dan menyiapkan modul layanan psikoedukasi. Hasil pemberian layanan menunjukkan hampir semua siswa mengetahui tentang topik layanan yang diberikan, mendapatkan pemahaman baru bahwa tidak baik melakukan bullying, dan siswa merasa senang dan paham mengenai perilaku bullying.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Liana, A.P (2021, 30 Desember). KPAI Ungkap Perundungan Masih Terjadi di Lingkungan Sekolah Sepanjang 2021. Tribunnews.

Hidayati, N. (2012). Bullying pada Anak: Analisis dan Alternatif Solusi. Jurnal Insan, 14(1), 41–48. http://www.journal.unair.ac.id/filerPDF/artikel 5-14-1.pdf

Muhopilah, P., & Tentama, F. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku bullying. Jurnal Psikologi Terapan Dan Pendidikan, 1(2), 99. https://doi.org/10.26555/jptp.v1i2.15132

Muntasiroh, L. (2019). Jenis-Jenis Bullying dan Penanganannya di SD N Mangonharjo Kota Semarang. Jurnal Sinektik, 2(1), 106–116.

Rahayu, B. A., & Permana, I. (2019). Bullying di Sekolah : Kurangnya Empati Pelaku Bullying dan Pencegahan. Jurnal Keperawatan Jiwa, 7(3), 237. https://doi.org/10.26714/jkj.7.3.2019.237-246

Saptandari, E.W. & Adiyanti, M.G. (2013). Mengurangi Bullying melalui Program Pelatihan “Guru Peduli”. Jurnal Psikologi, 40(2), 193-210.

Sejiwa. (2008). Bullying: mengatasi kekerasan di sekolah dan lingkungan sekitar anak. Jakarta: Grasindo.

Shidiqi, M. F., & Suprapti, V. (2013). Pemaknaan Bullying pada Remaja Penindas (The Bully). Jurnal Psikologi Kepribadian Dan Sosial, 2(2), 90–98.

Ulfah, W. V., Mahmudah, S., & Ambarwati, R. M. (2017). Fenomena School Bullying yang tak Berujung. Intuisi: Jurnal Psikologi Ilmiah, 9(2), 1–7.

Yusuf, H., & Fahrudin, A. (2012). Perilaku Bullying: Asesmen Multidimenssi dan Intervensi Sosial. Jurnal Psikologi Undip, 11(2), 1–10.

Wolke, D., & Lereya, S. T. (2015). Long-term effects of bullying. Archives of disease in childhood, 100(9), 879–885. https://doi.org/10.1136/archdischild-2014-306667

Diterbitkan

2022-09-13

Cara Mengutip

Wibowo, D. H., Christy, Z. A., & Unter, R. (2022). “Aku Siswa Anti Bullying”: Layanan Psikoedukasi untuk Mencegah Bullying di Sekolah. Magistrorum Et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 429–439. Diambil dari https://ejournal.uksw.edu/jms/article/view/6542

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama