Penilaian Kualitas Air Tanah dan Pengaruhnya terhadap Kesehatan Masyarakat di Kecamatan Sukun Kota Malang

Authors

DOI:

https://doi.org/10.24246/juses.v6i2p65-74

Keywords:

air tanah, kualitas air, risiko kesehatan

Abstract

Air yang menenuhi kriteria kualitas air yang bersih menjadi salah satu standar kualitas hidup masyarakat banyak. Akan tetapi seiring dengan berkembangnya zaman, ketersediaan air yang memenuhi kualitas sangat sulit ditemukan. Masyarakat Kecamatan Sukun yang mengakses air yang sudah terjamin bersih masih sangat minim. Penyakit diare menjadi penyakit berbasis lingkungan yang disebabkan oleh konsumsi air yang yang paling banyak terjadi di Kecamatan Sukun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan antara kualitas air tanah dangkal dengan tingkat risiko terkena penyakit pada masyarakat di Kecamatan Sukun Kota Malang. Kualitas air tanah dianalisis dengan menggunakan metode Water Quality Index. Tingkat risiko terkena penyakit dianalisis dengan metode Quantitative Microbiological Risk Assessment. Sedangkan untuk mengetahui keterkaitannya menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil dari penelitian menunjukkan parameter E. coli tergolong cukup tinggi, sedangkan untuk parameter pH, TDS dan suhu tergolong dalam kategori aman. Nilai indeks kualitas air berada pada kategori cukup, baik, dan sangat baik. Tingkat risiko terkena penyakit diare pada masyarakat tergolong tinggi. Keterkaitan antara kualitas air tanah dengan tingkat risiko terkena penyakit di lokasi penelitian tergolong dalam hubungan kuat negatif. Tingkat risiko terkena penyakit diare pada masyarakat tergolong tinggi, akan tetapi fakta di lapangan menujukkan bahwa masyarakat rata-rata tidak mengalami gangguan kesehatan khususnya diare. Hal ini disebabkan karena masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan baik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abia, A. L. K., Ubomba-Jaswa, E., & Momba, M. N. B. (2015). Impact of seasonal variation on Escherichia coli concentrations in the riverbed sediments in the Apies River, South Africa. Science of the Total Environment, 537, 462–469. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2015.07.132

Aprina, M., Naria, E., & Hasan, W. (2013). Hubungan Kualitas Mikrobiologis AIr Sumur Gali dan Pengelolaan Sampah di Rumah Tangga dengan Kejadian Diare pada Keluarga di Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan Tahun 2013. Lingkungan dan Keselamatan Kerja, 3(1), 140–154.

Badan Standardisasi Nasional. (2008). SNI 6989.58:2008 Air dan Air limbah – Bagian 58: Metoda Pengambilan Contoh Air Tanah. http://ciptakarya.pu.go.id/plp/upload/peraturan/SNI_-6989-59-2008-_Metoda-Pengambilan-Contoh-Air-Limbah.pdf

BPS Kota Malang.(2021). Kota Malang Dalam Angka 2021.

Braga, F. H. R., Dutra, M. L. S., Lima, N. S., da Silva, G. M., de Miranda, R. de C. M., Firmo, W. da C. A., de Moura, A. R. L., Monteiro, A. de S., da Silva, L. C. N., da Silva, D. F., & Silva, M. R. C. (2022). Study of the Influence of Physicochemical Parameters on the Water Quality Index (WQI) in the Maranhão Amazon, Brazil. Water (Switzerland), 14(10), 1–13. https://doi.org/10.3390/w14101546

EPA. (2012). Microbial risk assessment guideline. Environmental Protection Agency. Office of Solid Waste and Emergency Response. Washington DC: U.S.

Haas, C. N., Rose, J. B., & Gerba, C. P. (1999). Quantitative Microbial Risk Assessment. Toronto: John Willey & Sons.

Howard, G., Pedley, S., & Tibatemwa, S. (2006). Quantitative microbial risk assessment to estimate health risks attributable to water supply: Can the technique be applied in developing countries with limited data? Journal of Water and Health, 4(1), 49–65. https://doi.org/10.2166/wh.2006.0004

Kumalasari, F., & Satoto, Y. (2011). Teknis Praktis Mengolah Air Kotor Menjadi air Bersih Hingga Layak Minum. Bekasi: Laskar Aksara.

Kumar, K. S., Prrasad, K. H., Rajesh, B., Prasad, R. S., & Venkatesh, T. (2015). Assessment of Ground Water Quality Using. International Journal of Innovative Research in Advanced Engineering (IJIRAE), 2(3), 103–108.

Kustanto, A. (2020). Dinamika Pertumbuhan Penduduk dan Kualitas Air di Indonesia. Jiep, 20(1), 12–20.

Latchmore, T., Hynds, P. D., Stephen Brown, R., McDermott, K., & Majury, A. (2022). Estimating the duration and overlap of Escherichia coli contamination events in private groundwater supplies for quantitative risk assessment using a multiannual (2010–2017) provincial dataset. Environmental Pollution, 309, 119784. https://doi.org/10.1016/J.ENVPOL.2022.119784

Lee, S. C., Ngui, R., Tan, T. K., Roslan, M. A., Ithoi, I., & Lim, Y. A. L. (2014). Aquatic biomonitoring of Giardia cysts and Cryptosporidium oocysts in peninsular Malaysia. Environmental Science and Pollution Research, 21(1), 445–453. https://doi.org/10.1007/s11356-013-1925-1

Maizunati, N. A., & Arifin, M. Z. (2017). Pengaruh Perubahan Jumlah Penduduk Terhadap Kualitas Air Di Indonesia. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 15(2), 207–215. https://doi.org/10.36762/litbangjateng.v15i2.417

Novriadhy, D. (2020). Kualitas Air Bersih Dan Potensi Dampaknya Terhadap Kesehatan Masyarakat Di Kabupaten Muara Enim. Jurnal Ekologi Kesehatan, 19(1), 35–44. https://doi.org/10.22435/jek.v19i1.2360

Puskesmas Mulyorejo, Puskesmas Janti, Puskesmas Ciptomulyo. (2022). Kondisi Kesehatan Masyarakat di Kecamatan Sukun Kota Malang. Hasil Wawancara Pribadi.

Rachmi, E., Nugrahalia, M. Karim, A. (2016). Pemeriksaan Kualitas Air Sungai Sei Kera Di Kota Medan Dengan Metode Spektrophotometri. Biolink, 3(1), 44–55. https://doi.org/10.31289/biolink.v3i1.81

Ramirez, N. E., Wang, P., Lejeune, J., Shipitalo, M. J., Ward, L. A., Sreevatsan, S., & Dick, W. A. (2009). Effect of Tillage and Rainfall on Transport of Manure-Applied Cryptosporidium parvum Oocysts Through Soil . Journal of Environmental Quality, 38(6), 2394–2401. https://doi.org/10.2134/jeq2008.0432

Siswoyo, H., & Azhar, R. F. (2019). Estimation of intrinsic vulnerability of shallow groundwater in Jombang District, Jombang Regency, East Java, Indonesia based on Aquifer Vulnerability Index. Journal of Physics: Conference Series, 1307(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1307/1/012008

Siswoyo, H., Harisuseno, D., Taufiq, M., & Azhar, R. F. (2021). Model Sebaran Spasial Kualitas Air Tanah Untuk Air Minum Di Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang. JST (Jurnal Sains Dan Teknologi), 10(2), 157–168. https://doi.org/10.23887/jstundiksha.v10i2.33644

Souza, N. M. de, Araújo, W. P. de O. C., Rodrigues, E. H. C., & Silva, M. R. C. (2018). Spatial and temporal evaluation of the water quality index and trophic state index of the Curuçá River, Maranhão, Brazil. Ciência e Natura, 40(December), 58. https://doi.org/10.5902/2179460x34437

Westrell, T. (2004). Microbial risk assessment and its implications for risk management in urban water systems. Linköping, Switzerland: Linköping University Electronic Press.

WHO. (2014). The Global Health Observatory. Retrieved Dec 18, 2022, from https://www.who.int/data/gho

WHO. (2016). Quantitative Microbial Risk Assessment: Application for Water Safety Management. WHO Press, 187. http://www.who.int

Yulfiah, Y. (2019). Agihan Kualitas Airtanah dan Keterkaitannya Dengan Kesehatan Masyarakat di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Jurnal Envirotek, 11(1), 66–72. https://doi.org/10.33005/envirotek.v11i1.1376

Yuliani, E. (2014). Analisa Resiko Pencemaran Air. Malang: Naskah Modul Elektronik Universitas Brawijaya.

Published

2023-08-01

How to Cite

Balqis, A. S., Siswoyo, H., & Yuliani, E. (2023). Penilaian Kualitas Air Tanah dan Pengaruhnya terhadap Kesehatan Masyarakat di Kecamatan Sukun Kota Malang. Jurnal Sains Dan Edukasi Sains, 6(2), 65–74. https://doi.org/10.24246/juses.v6i2p65-74