Metode Fuzzy AHP (Analytical Hierarchy Process) untuk Pemilihan Metode Pembelajaran Demi Menunjang Pembelajaran Matematika

  • Adhina Rizkillah Harahap Diponegoro University
  • Nonny Helena Maria Simbolon Universitas Diponegoro
  • Rachel Alisia Agata Universitas Diponegoro
  • Sunarsih Sunarsih Universitas Diponegoro
Keywords: bobot prioritas, fuzzy, FAHP, metode pembelajaran matematika, pemahaman siswa

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang patut diprioritaskan dan diperhatikan demi melahirkan generasi yang berkualitas. Terdapat banyak pelajaran dan fokus yang disediakan oleh sekolah salah satunya matematika. Matematika sering dijadikan sebagai mata pelajaran yang paling sulit dan susah dipahami bagi siswa-siswi. Pemahaman sangat dibutuhkan oleh seorang siswa sebagai bukti bahwa mereka telah memahami pembelajaran yang mereka lakukan terutama pada pembelajaran matematika. Namun, sering sekali tenaga pengajar bingung dalam menentukan metode pembelajaran yang tepat untuk siswa. Guru SD mengalami kesulitan dalam menentukan metode pembelajaran matematika yang tepat bagi siswa kelas 4, kelas 5 dan kelas 6. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan metode pembelajaran matematika yang tepat yaitu dengan menggunakan FAHP (Fuzzy Analytical Hierarchy Process). Metode ini yang merupakan salah satu metode pemeringkatan dan gabungan antara metode AHP (Analytical Hierarchy Process) dengan konsep fuzzy. FAHP merupakan metode pengembangan dari metode AHP yaitu dengan permasalahan terhadap kriteria yang memiliki sifat subjektif lebih banyak. Pembahasanan dilakukan dengan perhitungan matriks perbandingan antar kriteria utama dan pembobotan dengan FAHP. Pada kriteria utama, kriteria pemahaman ekstrapolasi (E) memiliki bobot  prioritas paling tinggi, yaitu 44,9%. Hal ini menunjukkan bahwa kriteria utama pemahaman ekstrapolasi adalah yang paling berpengaruh dalam tingkat kepahaman siswa dalam pembelajaran matematika. Hasil yang diperoleh dapat menjadi pertimbangan agar dapat memilih metode pembelajaran yang tepat dan meningkatkan kriteria maupun subkriteria yang masih memiliki bobot prioritas yang rendah. Hal ini bertujuan supaya dapat meningkatan kualitas pembelajaran dan meningkatkan pemahaman siswa dalam pembelajaran matematika di SD.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adnyana, T. G. A. F., Gandhiadi, G. K., & Nilakusmawati, D. P. E. (2016). Penerapan Metode Fuzzy AHP Dalam Penentuan Sektor Yang Berpengaruh Terhadap Perekonomian Provinsi Bali. E-Jurnal Matematika, 5(2), 59–66. https://doi.org/https://doi.org/10.24843/MTK.2016.v05.i02.p122

Chang, D. Y. (1996). Applications of the extent analysis method on fuzzy AHP. European Journal of Operational Research, 95(3), 649–655. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/0377-2217(95)00300-2

Gunawan, F. (2018). Religion Society dan Social Media. Deepublish.

Mulyono, S. (Ed. . (2007). Riset Operasi. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

NCTM. (2000). Principles and Standards for School Mathematics. The National Council of Teachers of Mathematics.

Novia, A. P. (2021). SDGs untuk Pendidikan yang Berkualitas. Kompasiana.

Saaty, T. L. (with S. (1993). Pengambilan keputusan bagi para peminpin : Proses hirarki analitik untuk pengambilan keputusan dalam situasi yang kompleks. Pustaka Binaman Pressindo.

Sanjaya, W. (2008). Kurikulum dan Pembelajaran Teori dan Praktek Pengembangan KTSP. Kencana.

Santoso, A., Rahmawati, R., & Sudarno, S. (2016). Aplikasi Fuzzy Analytical Hierarchy Process Untuk Menentukan Prioritas Pelanggan Berkunjung ke Galeri (Studi Kasus di Secondhand Semarang). Jurnal Gaussian, 5(2), 239–248. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/j.gauss.v5i2.11846

Shega, H. N. H., Rahmawati, R., & Yasin, H. (2012). Penentuan Faktor Prioritas Mahasiswa Dalam Memilih Telepon Seluler Merk Blackberry Dengan Fuzzy AHP. Jurnal Gaussian, 1(1), 73–82. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/j.gauss.v1i1.575
Published
2022-02-12
How to Cite
Harahap, A., Simbolon, N., Agata, R., & Sunarsih, S. (2022). Metode Fuzzy AHP (Analytical Hierarchy Process) untuk Pemilihan Metode Pembelajaran Demi Menunjang Pembelajaran Matematika. Jurnal Sains Dan Edukasi Sains, 5(1), 9-17. https://doi.org/10.24246/juses.v5i1p9-17