Kajian perbandingan sambiloto segar dan kering ditinjau dari rendemen dan konsentrasi andrographolide

Authors

  • Siti Uswatun Hasanah Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia https://orcid.org/0009-0008-1117-6577
  • Cintiani Siti Hopsah Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia
  • Shely Dwi Septiani Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24246/juses.v9i1p29-35

Keywords:

Andrographolide, Andrographis paniculata, Rendemen Ekstrak

Abstract

Andrographis paniculata, yang lebih dikenal dengan sebutan sambiloto, merupakan salah satu tanaman obat yang populer dan telah mendapatkan perhatian serta pengembangan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Secara tradisional, tanaman ini digunakan untuk menangani berbagai kondisi kesehatan, termasuk gigitan serangga berbisa, demam berdarah, diare, infeksi saluran pernapasan atas, serta masalah kulit. Konsumsi tanaman ini dapat dilakukan dalam bentuk segar maupun kering. Bahan segar umumnya dikonsumsi dengan direbus atau dikunyah, sementara bahan kering biasa disajikan sebagai teh atau dijadikan suplemen kesehatan. Kandungan air yang tinggi pada bahan segar dapat menyebabkan pelarutan senyawa aktif tertentu dan meningkatkan risiko degradasi akibat aktivitas enzimatik atau mikroba. Di sisi lain, bahan kering memiliki kestabilan yang lebih baik karena minim air, meskipun proses pengeringan dapat menurunkan kadar senyawa aktif. Penelitian ini bertujuan membandingkan potensi A. paniculata segar dan kering terkait rendemen ekstrak dan kadar andrographolida pada berbagai bagian tanaman, yaitu daun, batang, dan bunga. Ekstraksi dilakukan melalui maserasi dengan pelarut metanol. Rendemen dievaluasi, analisis kualitatif dilakukan menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT), dan analisis kuantitatif dilakukan dengan spektrofotometri UV. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara bahan segar dan kering, baik dari segi rendemen maupun kandungan andrographolida. Rendemen tertinggi diperoleh dari bahan kering, yaitu 21,3% pada daun, 12,64% pada batang, dan 11,1% pada bunga. Andrographolida terdeteksi di semua bagian tanaman, dengan konsentrasi tertinggi terdapat pada daun kering, yaitu 5,99 ± 1,6%.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Siti Uswatun Hasanah, Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Program Studi Farmasi

Cintiani Siti Hopsah, Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Program Studi Farmasi

Shely Dwi Septiani, Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Program Studi Farmasi

References

Acikbas, S. (2024). Evaluation of nutrient content of different harvest stages in switchgrass (Panicum virgatum L.) cultivars. PeerJ, 12, e18570. https://doi.org/10.7717/peerj.18570

Akbar, S. (2011). Andrographis paniculata: A Review of pharmacological activities and clinical effects. Alternative Medicine Review, 16(1), 66–77.

Bunga, C. D., Rianawati, L., Nurkhayati, N., Azizah, B. R., Yuliastuti, F., Lutfiyati, H., & Azzahra, A. L. (2025). Studi etnomedisin: Analisa potensi pemanfaatan tumbuhan obat tradisional di Desa Tempurejo. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 11(1), 91–109. https://doi.org/10.35311/jmpi.v11i1.760

Dai, Y., Chen, S.-R., Chai, L., Zhao, J., Wang, Y., & Wang, Y. (2019). Overview of pharmacological activities of Andrographis paniculata and its major compound andrographolide. Critical Reviews in Food Science and Nutrition, 59(sup1), S17–S29. https://doi.org/10.1080/10408398.2018.1501657

Esteves, B. M., Domingos, I. J., & Pereira, H. M. (2008). Pine wood modification by heat treatment in air. BioResources, 3(1), 142–154.

Feng, Z., Li, Z., Yan, R., Yang, N., Liu, M., Bai, Y., Mao, Y., Zhou, C., Guo, Y., Zeng, Y., Ji, Y., Lin, Y., Chen, J., & Gao, S. (2025). Metabolome and transcriptome analysis reveals the regulatory effect of magnesium treatment on EGCG biosynthesis in tea shoots (Camellia sinensis). Plants, 14(5), 684. https://doi.org/10.3390/plants14050684

Fitria, V. A., Sakdiyah, A. K., Kurniati, V., Putra, D. O. Y., Putri, N. Z., & Pratiwi, P. D. (2025). Profil Farmakologi Binahong (Anredera cordifolia) Sebagai Kandidat Modern Medicine: Tinjauan Sistematis. Sinteza, 5(1), 32–47. https://doi.org/10.29408/sinteza.v5i1.29368

Gh, M., Rasyid, M., & Hasanah, U. (2023). Potensi herba dan rempah sebagai tanaman obat keluarga. BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya, 5(2), 1–11.

Harun, N., Nopia, D., & Kurniasih, N. (2022). Studi etnomedisin: Pengobatan diabetes batra ciamis. Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 7(1), 79–88. https://doi.org/10.37874/ms.v7i1.293

Hasanah, S. U., Kelana, H. W., & Firmansyah, A. (2025). Effect of macronutrient supplementation on andrographolide content in Andrographis paniculata (Burm. F.) Nees. Research on Crops, 26(2), 381–387. https://doi.org/10.31830/2348-7542.2025.ROC-1200

Hilma, H., Putri, N. A. D., & Lely, N. (2021). Penentuan kandungan total fenol dan total flavonoid ekstrak daun kelengkeng (Dimoncarpus longan Lour). Jurnal Ilmiah Farmako Bahari, 12(1), 81–87.

Jaidee, W., Rujanapun, N., Malee, K., Chaisawadi, S., Puttarak, P., Hiransai, P., Cordell, G. A., Sarker, S. D., Nahar, L., & Charoensup, R. (2025). Degradation kinetics of Andrographolide in aqueous solution, product identification and biological activity evaluation. Scientific Reports, 15(1), 28856. https://doi.org/10.1038/s41598-025-13652-6

Jain, C., Khatana, S., & Vijayvergia, R. (2019). Bioactivity of secondary metabolites of various plants: A review. International Journal of Pharmaceutical Sciences and Research, 10(2), 494–504.

Jiao, J., Yang, Y., Wu, Z., Li, B., Zheng, Q., Wei, S., Wang, Y., & Yang, M. (2019). Screening cyclooxygenase-2 inhibitors from Andrographis paniculata to treat inflammation based on bio-affinity ultrafiltration coupled with UPLC-Q-TOF-MS. Fitoterapia, 137, 104259. https://doi.org/10.1016/j.fitote.2019.104259

Kaushik, S., Dar, L., Kaushik, S., & Yadav, J. P. (2021). Identification and characterization of new potent inhibitors of dengue virus NS5 proteinase from Andrographis paniculata supercritical extracts on in animal cell culture and in silico approaches. Journal of Ethnopharmacology, 267, 113541. https://doi.org/10.1016/j.jep.2020.113541

Kumar, S., Singh, B., & Bajpai, V. (2021). Andrographis paniculata (Burm.f.) Nees: Traditional uses, phytochemistry, pharmacological properties and quality control/quality assurance. Journal of Ethnopharmacology, 275, 114054. https://doi.org/10.1016/j.jep.2021.114054

Nayak, A. G., Ahammad, J., Kumar, N., Shenoy, S., & Roche, M. (2020). Can the methanolic extract of Andrographis paniculata be used as a supplement to anti-snake venom to normalize hemostatic parameters: A thromboelastographic study. Journal of Ethnopharmacology, 252, 112480. https://doi.org/10.1016/j.jep.2019.112480

Pandey, A., & Tripathi, S. (2014). Concept of standardization, extraction and pre phytochemical screening strategies for herbal drug. Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry, 2(5), 115–119.

Puspitasari, D., & Lande, M. L. (2016). Potensi tumbuhan herba yang berkhasiat obat di area kampus Universitas Lampung. Prosiding Seminar Nasional Sains Matematika Informatika dan Aplikasinya IV, 4(2).

Rocchetti, G., Pagnossa, J. P., Blasi, F., Cossignani, L., Hilsdorf Piccoli, R., Zengin, G., Montesano, D., Cocconcelli, P. S., & Lucini, L. (2020). Phenolic profiling and in vitro bioactivity of Moringa oleifera leaves as affected by different extraction solvents. Food Research International, 127, 108712. https://doi.org/10.1016/j.foodres.2019.108712

Saadellaoui, W., Mrabet, Y., Benabderrahim, M. A., Haddada, A., Hammami, N., Nasri, K., Sebei, A., Harzallah-Skhiri, F., Hosni, K., & Stambouli-Essassi, S. (2025). Valorization of wild species Cardaria draba (L.) Desv.: Primary metabolites, mineral content, and fatty acid profile. Notulae Botanicae Horti Agrobotanici Cluj-Napoca, 53(1), 14175. https://doi.org/10.15835/nbha53114175

Sadat, A. F. M. N., Ali, M., Sultana, A., Mehedi Hasan, M., Sharma, D., Rahman, Md. A., & Azad, Md. A. K. (2021). Comparative study of a proposed green extraction method named aqueous ultrasound assisted extraction from fresh leaves of acacia nilotica with conventional extraction method. International Journal of Innovative Science and Research Technology, 06(10). https://doi.org/10.4172/2161-1009.1000323

Sari, I. P., Hidayati, A. R., & Muliasari, H. (2023). Perbandingan aktivitas antioksidan infusa simplisia segar dan simplisia kering daun buni (Antidesma bunius L. Spreng) dengan metode DPPH. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 5(5), 605–614. https://doi.org/10.25026/jsk.v5i5.1792

Sharma, S., Sharma, Y. P., & Bhardwaj, C. (2018). HPLC quantification of andrographolide in different parts of Andrographis paniculata (Burm.f.) Wall. Ex Nees. Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry, 7(3), 168–171.

Smith, A., Liline, S., & Sahetapy, S. (2023). Analisis kadar abu pada salak merah (Salacca edulis) di Desa Riring dan Desa Buria Kecamatan Taniwel Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku. BIOPENDIX: Jurnal Biologi, Pendidikan dan Terapan, 10(1), 51–57. https://doi.org/10.30598/biopendixvol10issue1page51-57

Sugara, T. H., Fitriana, Y., Koswara, I., Fahrurrozi, Chasanah, E., Adam, M. A., Nurbaety, B., Dewi, E. S., Hati, M. P., & Furqani, N. (2025). Secondary metabolite profile and free-radical scavenging activity of ethyl acetate extract of bidara fruit and leaves (ziziphus mauritiana). IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1441(1), 012013. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1441/1/012013

Downloads

Published

2026-03-12

How to Cite

Hasanah, S. U., Hopsah, C. S., & Septiani, S. D. (2026). Kajian perbandingan sambiloto segar dan kering ditinjau dari rendemen dan konsentrasi andrographolide. Jurnal Sains Dan Edukasi Sains, 9(1), 29–35. https://doi.org/10.24246/juses.v9i1p29-35