Analisis Sebaran Polusi Udara di Kota Pontianak menggunakan Model WRF-Chem (Studi Kasus Kebakaran Hutan 21-25 Agustus 2018)
DOI:
https://doi.org/10.24246/juses.v8i2p99-107Keywords:
Kebakaran hutan, Kota Pontianak, Model WRF-Chem, Nitrogen dioksida, Polusi udaraAbstract
Kebakaran hutan merupakan salah satu ancaman serius yang berdampak luas terhadap kerusakan ekosistem, pencemaran udara, serta membahayakan kesehatan masyarakat. Salah satu kejadian kebakaran hutan yang signifikan terjadi di wilayah sekitar Kota Pontianak pada bulan Agustus 2018. Peristiwa ini menyebabkan penurunan kualitas udara secara drastis dan memicu munculnya kabut asap tebal yang menyelimuti kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola distribusi polutan udara selama kejadian kebakaran hutan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Weather Research and Forecasting with Chemistry (WRF-Chem), yang memungkinkan simulasi sebaran polutan secara spasial dan temporal. Hasil simulasi menunjukkan bahwa model WRF-Chem cukup efektif dalam merepresentasikan distribusi polutan udara di wilayah Kota Pontianak dan sekitarnya. Pola distribusi polutan menunjukkan peningkatan konsentrasi yang signifikan pada malam hingga pagi hari, yang dikaitkan dengan suhu udara yang relatif rendah dan dominasi angin dari arah tenggara dengan kecepatan rata-rata 9 m/s. Sebaliknya, pada siang hari, suhu yang tinggi dengan rata-rata mencapai 34 °C berkontribusi terhadap penurunan konsentrasi partikel polutan (particulate matter) karena proses pengangkatan partikel ke lapisan atmosfer yang lebih tinggi. Namun demikian, kondisi suhu tinggi pada siang hari justru menyebabkan peningkatan konsentrasi gas nitrogen dioksida yang menyebar ke wilayah yang lebih luas. Temuan ini menunjukkan adanya keterkaitan antara parameter meteorologi dan distribusi polusi udara, yang dapat dijadikan dasar dalam perumusan strategi mitigasi terhadap dampak kebakaran hutan dan lahan di masa mendatang.
Downloads
References
Anggarani, D. N., Rahardjo, M., & Nurjazuli, N. (2016). Hubungan Kepadatan Lalu Lintas Dengan Konsentrasi Cohb Pada Masyarakat Berisiko Tinggi Di Sepanjang Jalan Nasional Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(2), 139–148.
Emmanouil, G., Vlachogiannis, D., & Sfetsos, A. (2021). Exploring the ability of the WRF-ARW atmospheric model to simulate different meteorological conditions in Greece. Atmospheric Research, 247, 105226. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.atmosres.2020.105226 DOI: https://doi.org/10.1016/j.atmosres.2020.105226
Faisal, I., & Sofyan, A. (2019). Analisis Pengaruh Variasi Musiman Terhadap Dispersi No2 Di Kota Tangerang Dengan Menggunakan Model WRF-Chem Seasonal Variation Effect On No. 2 Dispersion In Tangerang Using Wrf-Chem Model. J. Tekn. Lingk, 25(1), 1–14. DOI: https://doi.org/10.5614/j.tl.2019.25.1.1
Hastutiningrum, S., & Sunarsih, S. (2018). Analisis Hubungan Aktivitas Kendaraan Bermotor Terhadap Konsentrasi SO2 dan NO2 di Udara Ambien (Studi Kasus: Jl. Panembahan Senopati Yogyakarta). JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA, 85–94. DOI: https://doi.org/10.34151/technoscientia.v11i1.121
Heriyanto, E., & Nuryanto, D. E. (2014). Prediksi Sebaran Asap Kebakaran Hutan/Lahan Menggunakan WRF/CHEM (Studi Kasus: Tanggal 14 dan 20 Juni 2012, Pekanbaru-Riau). Jurnal Meteorologi Dan Geofisika, 15(1). DOI: https://doi.org/10.31172/jmg.v15i1.172
Kunlestiawati, K., Muldiani, R. F., & Pratama, D. (2023). Analisis Model Persamaan Gas Nyata Pada Eksperimen Hukum Gay-Lussac Dan Boyle. Science and Physics Education Journal (SPEJ, 7(1), 1–7. DOI: https://doi.org/10.31539/spej.v7i1.6869
Masyhudi, M. A., Fatahillah, A., & Setiawan, T. B. (2018). Pemodelan matematika penyebaran polutan udara di kawasan pltu menggunakan metode volume hingga. Kadikma, 9(3), 194–203.
Maulia, S. T., Utami, S., & Ichsan, M. (2023). Dampak Polusi Udara Akibat Kebakaran Hutan Dan Lahan Serta Upaya Pengurangannya Untuk Mempertahankan Ketahanan Energi. Jurnal Ketahanan Nasional, 29(3), 384–400. DOI: https://doi.org/10.22146/jkn.92761
Mughozali, S., Umar, P., & Irawan, A. (2018). Analisis Hujan Lebat dan Angin Kencang di Wilayah Banjarnegara Study Kasus Rabu 8 November 2017.
Nuryanto, N., & Melinda, S. (2023). Identifikasi Sumber Particulate Matter (PM) 2.5 di Sorong Berdasarkan READY Hysplit Backward Trajectory. Buletin GAW Bariri (BGB), 4(1), 11–20. DOI: https://doi.org/10.31172/bgb.v4i1.80
Parra, R. (2024). Impact of Cumulus Options from Weather Research and Forecasting with Chemistry in Atmospheric Modeling in the Andean Region of Southern Ecuador. In Atmosphere (Vol. 15, Issue 6). https://doi.org/10.3390/atmos15060693 DOI: https://doi.org/10.3390/atmos15060693
Romanov, A. A., Tamarovskaya, A. N., Gusev, B. A., Leonenko, E. V, Vasiliev, A. S., & Krikunov, E. E. (2022). Catastrophic PM2.5 emissions from Siberian forest fires: Impacting factors analysis. Environmental Pollution, 306, 119324. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.envpol.2022.119324 DOI: https://doi.org/10.1016/j.envpol.2022.119324
Saidal Siburian, M. M., & Mar, M. (2020). Pencemaran Udara dan Emisi Gas Rumah Kaca. Kreasi Cendekia Pustaka.
Salsabila, H., Turyanti, A., & Nuryanto, D. E. (2021). Estimation of the spatial distribution of maximum PM10 and PM2.5 concentration in Bandung City and surrounding countries using WRF-Chem Model (case study in July and October 2018). IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 893(1), 12044. https://doi.org/10.1088/1755-1315/893/1/012044 DOI: https://doi.org/10.1088/1755-1315/893/1/012044
Sari, I. R. J., Fatkhurrahman, J. A., & Andriani, Y. (2019). Pola sebaran polutan PM 2.5 dan PM 10 harian terhadap faktor suhu dan kelembaban. Prosiding Sains Nasional Dan Teknologi, 1(1). DOI: https://doi.org/10.36499/psnst.v1i1.2828
Sasmita, A., Andrio, D., & Hasibuan, P. (2019). Pemetaan Sebaran Partikulat Dari Pembakaran Limbah Padat Industri Pengolahan Sawit, Di Kabupaten Kampar, Riau. Jurnal Sains Dan Teknologi, 18(2), 57–67.
Sembiring, E. T. J. (2020). Risiko Kesehatan Pajanan Pm2, 5 Di Udara Ambien Pada Pedagang Kaki Lima Di Bawah Flyover Pasar Pagi Asemka Jakarta. Jurnal Teknik Lingkungan, 26(1), 101–120. DOI: https://doi.org/10.5614/j.tl.2020.26.1.7
Serlina, Y. (2020). Pengaruh Faktor Meteorologi Terhadap Konsentrasi NO2 di Udara Ambien (Studi Kasus Bundaran Hotel Indonesia DKI Jakarta). Jurnal Serambi Engineering, 5(3). DOI: https://doi.org/10.32672/jse.v5i3.2146
Sukmawati, P. D., & Warisaura, A. D. (2023). Analisis Pengaruh Faktor Meteorologi Terhadap Konsentrasi Gas Monoksida dan Particulate Matter di Jalan Gejayan, Yogyakarta. Jurnal Serambi Engineering, 8(3). DOI: https://doi.org/10.32672/jse.v8i3.5749
Tampubolon, A. P. C., & Boedisantoso, R. (2016). Analisis persebaran polutan karbon monoksida dan partikulat dari kebakaran hutan di Sumatera Selatan. Jurnal Teknik ITS, 5(2), C160–C165. DOI: https://doi.org/10.12962/j23373539.v5i2.18955
Turyanti, A., June, T., Aldrian, E., & Noor, E. (2016). Analisis pola dispersi partikulat dan sulfurdioksida menggunakan model wrfchem di sekitar wilayah industri tangerang dan jakarta (analysis of particulate and sulfurdioxide pattern dispersion using wrfchem model over industrial area in tangerang). Jurnal Manusia Dan Lingkungan, 23(2), 169–178. DOI: https://doi.org/10.22146/jml.18788
Zhang, Y., Zhang, X., Wang, L., Zhang, Q., Duan, F., & He, K. (2016). Application of WRF/Chem over East Asia: Part I. Model evaluation and intercomparison with MM5/CMAQ. Atmospheric Environment, 124, 285–300. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.atmosenv.2015.07.022 DOI: https://doi.org/10.1016/j.atmosenv.2015.07.022
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Sains dan Edukasi Sains

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









