Pilsbryoconcha exilis: Kajian Tentang Struktur, Komponen dan Nutrisi, serta Pemanfaatannya dalam Pengolahan Pencemaran Air
DOI:
https://doi.org/10.24246/juses.v8i2p173-184Keywords:
Biofilter, Filter feeding, Hidroksiapatit, Pencemaran air, Pilsbryoconcha exilisAbstract
Perairan Indonesia hingga saat ini masih menunjukan adanya pencemaran, walaupun pada tahun 2020 Bappenas telah mengklaim bahwa air bersih nasional akan mencapai 100% pada akhir tahun 2024. Sistem pembuangan limbah dari berbagai sektor ke aliran sungai serta kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya air bagi kesehatan menjadi tantangan terbesar dalam menghadapi persoalan ini. Upaya pemurnian air menggunakan penyaring telah banyak diteliti dan diterapkan. Salah satu penyaring alami adalah Pilsbryoconcha exilis (kerang kijing). Tujuan penulisan artikel review ini adalah mengkaji lebih dalam mengenai struktur dan morfologi kerang kijing, kandungan nutrisi, serta manfaatnya dalam mengatasi berbagai persoalan lingkungan. Kajian dilakukan dengan mengumpulkan data penelitian selama 10 tahun terakhir dari tahun 2014-2024 pada Google Scholar, Crossref, dan Elsevier. Data yang dikumpulkan sebanyak 54 artikel, yang kemudian dipilah berdasarkan kata kunci. Hasil pengolahan data mendapatkan 55 unsur dan senyawa dalam kerang kijing termasuk logam berat, dan berbeda pada setiap kerang. Hal ini dikarenakan ekosistem akan mempengaruhi pertumbuhan kerang seperti pH, suhu, kadar oksigen, hingga bakteri dan plankton yang menjadi makanan kerang. Pemanfaatan kijing sebagai bahan makanan terus mengalami peningkatan meski kijing telah diklaim mengandung logam berat yang berbahaya bagi konsumen. Penelitian terhadap teknik pengolahan kijing mendapatkan bahwa kandungan logam berat pada kijing akan menurun melalui perebusan pada suhu 100 oC. Disamping itu, pemanfaatan kijing sebagai biofilter, hidroksiapatit, antibakteri, serta antioksidan juga menunjukkan hasil yang menjanjikan. Penelitian lanjutan terhadap manfaat kerang kijing perlu terus dilakukan mengingat, kerang ini berkembang biak dengan baik di hampir seluruh wilayah perairan Indonesia, dan memiliki manfaat-manfaat yang belum dikaji secara mendalam.
Downloads
References
Afifudin, A. F. M., Wulandari, A., & Irawanto, R. (2024). Pencemaran Logam Berat di Air, Sedimen, dan Organisme pada Beberapa Sungai di Pulau Jawa, Indonesia: Tinjauan Literatur. Environmental Pollution Journal, 4(1), 959–971. https://doi.org/10.58954/epj.v4i1.183 DOI: https://doi.org/10.58954/epj.v4i1.183
Afnani, S. A. L., Galuh, S. D., & Priyono, P. (2024). Efisiensi Karbon Aktif Pada IPAL Berdasarkan Debit Air Limbah Dalam Meningkatkan Drajat Keasaman. Jurnal Smart Teknologi, 6(1), 23–29.
Astuti, P. A., Kabangnga, A., & Heriansah, H. (2023). Reduction of maggot feed nutrients by mussel (Pilsbryoconcha exilis) on the Integrated Multi Thropic Aquaculture (IMTA) system. Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan, 5(2), 206–212. https://doi.org/10.51179/jipsbp.v5i2.2246 DOI: https://doi.org/10.51179/jipsbp.v5i2.2246
Bahagia, D. S., Saputra, S., Muchlisun, R., & Cupriadi, S. A. M. (2024). Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dalam Pengolahan Air Resapan Tanah menjadi Air Bersih di Desa Cibodas. Jurnal Pengabdian Sosial, 1(8), 834–844. https://doi.org/10.59837/93hp2r98 DOI: https://doi.org/10.59837/93hp2r98
Bahri, S. (2016). Bioakumulasi Logam Berat Timbal (Pb) Pada Kerang Kijing (Pilsybryoconcha exilis) di Sungai Saddang Kabupaten Pinrang. In Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makasar.
Balqis, A. S., Siswoyo, H., & Yuliani, E. (2023). Penilaian Kualitas Air Tanah dan Pengaruhnya terhadap Kesehatan Masyarakat di Kecamatan Sukun Kota Malang. Jurnal Sains Dan Edukasi Sains, 6(2), 65–74. https://doi.org/10.24246/juses.v6i2p65-74 DOI: https://doi.org/10.24246/juses.v6i2p65-74
Darmawan, M. F., Sudrajat, C., & Rahayu, S. Y. S. (2020). Pemanfaatan Kijing Lokal (Pilsbryoconcha exilis) Sebagai Biofiltrasi Logam Arsen (As). Ekologia : Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar Dan Lingkungan Hidup, 20(2), 58–63. DOI: https://doi.org/10.33751/ekologia.v20i2.2174
Faisal, E., Bahja, & Maharadi, S. I. (2022). Pemanfaatan Kerang Kijing (Pilsbryoconcha exilis) Sebagai Bahan Pangan Lokal Sumber Protein. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Svasta Harena, 2(2), 1–4. https://doi.org/10.33860/jpmsh.v2i1.485 DOI: https://doi.org/10.33860/jpmsh.v2i1.485
Ghazali, T. M., Desmelati, & Karnila, R. (2015). Pemanfaatan Daging Kijing Air Tawar (Pilsbryoconcha exilis) Pada Pembuatan Bakso Terhadap Penerimaan Konsumen. JOM, e.T171874A6808653. http://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2011-1.RLTS.T171874A6808653.en DOI: https://doi.org/10.2305/IUCN.UK.2011-1.RLTS.T171874A6808653.en
Hakim, L. (2024). Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Kijing (Pilsbryoconcha exilis) Sebagai Katalisator Pada Proses Carburizing. http://repository.polman-babel.ac.id/id/eprint/946/%0Ahttp://repository.polman-babel.ac.id/id/eprint/946/1/PA Satria Anshari.pdf
Hamdan, D. F., & Mardiana. (2021). Uji Kandungan Protein Formulasi Kerang/Koteng (Pilsbryoconcha Exilis) Menjadi Mp-Asi Di Desa Lamasi Pantai. Media Farmasi Indonesia, 16(1), 1658–1662. https://doi.org/10.53359/mfi.v16i1.173 DOI: https://doi.org/10.53359/mfi.v16i1.173
Hanan, A. A., Meilani, N., Dewi, A. S., & Kurniawati, W. (2024). Efek Pencemaran Lingkungan Karena Zat Kimia. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(12), 563–567.
Harefa, M. S., Isma, A., Maulia, T., Natasya, A., & Monalisa, E. (2024). Analisis Dampak Pencemaran Lingkungan di Kawasan Pantai Olo Belawan. Journal of Laguna Geography, 03(01), 1–9.
Heriansah, H., Alifia, F., Kabangnga, A., Kustam, S. R., & Asnur, R. W. (2024). Pakan Maggot pada Akuakultur Multi-Trofik untuk Biomassa Hewan Akuatik: Sebuah Eksprimen Skala Laboratorium. Seminar Nasional Peternakan, Kelautan, Dan Perikanan, 1(1), 134–141.
Irmawati, Faudiah, N., & Akmal, R. (2022). Daya Terima Konsumen Terhadap Pie Kerang Kijing (Pilsbryoconcha exilis). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, 7(4), 47–56.
Jannah, M., Nurmalasari, & Wardi, R. Y. (2021). Analisis kadar Hg dan Cd pada kijing air tawar (Pilsbryconcha exilis) di Sungai Desa Lamasi Pantai Kabupaten Luwu. Cokroaminoto Journal of Chemical Science, 3(2), 9–12.
Khoiriyah, Q., & Purnomo, Y. S. (2024). Kemampuan Zeolit dan Batu Apung Sebagai Media Filter dan Adsorpsi untuk Menyisihkan Salinitas, TDS, Konduktivitas dan TSS Pada Air Payau Menjadi Air Bersih. Jurnal Serambi Engineering, 9(3), 9920–9925. https://jse.serambimekkah.id/index.php/jse/article/view/344
Lin, L., Yang, H., & Xu, X. (2022). Effects of Water Pollution on Human Health and Disease Heterogeneity: A Review. Frontiers in Environmental Science, 10(June). https://doi.org/10.3389/fenvs.2022.880246 DOI: https://doi.org/10.3389/fenvs.2022.880246
Moonsin, P., Roschat, W., Phewphong, S., Leelatam, T., Namwongsa, K., Thangthong, A., Panyakom, S., Yoosuk, B., & Promarak, V. (2023). Modification of Fresh-Water Clamshells (Pilsbryoconcha exilis compressa) as New Raw Material and its Application in the Biodiesel Production of Lard Oil. Trends in Sciences, 20(8). https://doi.org/10.48048/tis.2023.6809 DOI: https://doi.org/10.48048/tis.2023.6809
Munawaroh, I. (2022). Pencucian dan Pengolahan Kerang Kijing Terhadap Kadar Logam Berat Timbal (Pb) dari Perairan Dam Raman Kota Metro Lampung. AL-IKMAL: Jurnal Pendidikan, 1(1), 37–46.
Munawaroh, I., Achyani, A., Sulistiani, W., Sutanto, A., & Widowati, H. (2019). The Effectiveness of Washing and Boiling Process to Reduce The Level of Lead (Pb) Withinfreshwater Mussel (Pilsbryoconcha Exilis) Meat in Dam Ramanwaters North Metro Lampung. ICONISTECH, 1–7. https://doi.org/10.4108/eai.11-7-2019.2297614 DOI: https://doi.org/10.4108/eai.11-7-2019.2297614
Nur’aini, H., Ishar, & Darius. (2019). Inovasi Pengolahan Abon Lokal (Pilsbryoconcha exilis) dengan Perlakuan Substitusi Tebu Telur (Saccharum edule). Agritepa, VI(1), 37–54. DOI: https://doi.org/10.37676/agritepa.v6i2.880
Nuraisyah. (2021). Efektivitas Penggunaan Kijing Air Tawar (Pilsbryoconcha exillis) Sebagai Biofilter dalam Meningkatkan Kualitas Air. In Universitas Medan Area.
Nurhamzah, R., Hasan, T., Dwijayanti, E., & Kimia, J. (2024). Karakterisasi Kitosan dan Nanokitosan Pada Cangkang Kerang Kijing (Plisbryoconcha exilis) Asal Kabupaten Maros Menggunakan FTIR dan SEM. AlGhazali Journal of Chemistry and Science Technology, 1(01), 24–35. https://journal-uim-makassar.ac.id/index.php/ajocest/article/view/805
Nurjanah, Jacoeb, A. M., & Hidayat, T. (2020). Perubahan Komposisi Kimia Kijing Lokal (Pilsbryoconcha exilis) Segar dan Kukus. MARINADE, 03(02), 148–159. DOI: https://doi.org/10.31629/marinade.v3i02.3403
Othman, F., Islam, M. S., Sharifah, E. N., Shahrom-Harrison, F., & Hassan, A. (2015). Biological control of streptococcal infection in Nile tilapia Oreochromis niloticus (Linnaeus, 1758) using filter-feeding bivalve mussel Pilsbryoconcha exilis (Lea, 1838). Journal of Applied Ichthyology, 31(4), 724–728. https://doi.org/10.1111/jai.12804 DOI: https://doi.org/10.1111/jai.12804
Perancak, D. I. S. (2021). Analisis Mikroplastik Pada Kerang Kijing (Pilsbryoconcha exilis) Di Sungai Perancak, Jembrana, Bali. JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research, 5(2). https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2021.005.02.32
Pernanda, A., Pratiwi, F. D., & Kurniawan, A. (2024). Analisis Kandungan Mikroplastik Pada Air , Sedimen , dan Kerang Kijing ( Pilsbryoconcha exilis ) di Sungai Dudat Kabupaten Belitung. Jurnal Laut Khatulistiwa, 7(3), 224–232. DOI: https://doi.org/10.26418/lkuntan.v7i3.74884
Pontoh, C. E., Mauliddina, R., & Sahraeni, S. (2024). Penurunan Kadar Fe dengan Adsorben Arang Aktif dari Gambut Fibrik Teraktivasi NaCl. Jurnal Inovasi Global, 2(7), 688–695. https://doi.org/10.58344/jig.v2i7.122 DOI: https://doi.org/10.58344/jig.v2i7.122
Putra, S., Arianto, A., Efendi, E., Hasani, Q., & Yulianto, H. (2016). Efektifitas Kijing Air Tawar (Pilsbryoconcha exilis) Sebagai Biofilter Dalam Sistem Resirkulasi Terhadap Laju Penyerapan Amoniak dan Pertumbuhan Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus). Jurnal Rekayasa Dan Teknologi Budidaya Perairan, 4(2).
Putri, S. R., Anjani, G., Wijayanti, H. S., & Nuryanto. (2018). Freshwater Clams (Pilsbryoconcha Exilis) as an Potential Local Mineral Sources in Weaning Food to Overcome Stunting in Grobogan, Central Java, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 116(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/116/1/012077 DOI: https://doi.org/10.1088/1755-1315/116/1/012077
Rahayu, S. Y. S. (2019). Detoksifikasi logam berat di perairan dan fortifikasi makanan ringan dengan nanokalsium dari kerang air tawar Famili Unionidae (Issue 1).
Rahmah, A., Pitaloka, A. I., Lugita, F., Tantri, L. F., Ferisa, M. E., Apriliani, S. E., & Khoirunisa, S. N. (2024). Analisis Dampak Pencemaran Kimia Pada Kualitas Air Sungai dan Ekosistem. Jurnal Majemukemuk, 3(2), 219–233. https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/majemuk/article/view/675/491
Rahman, Tantio, F., Yuhana, M., Firdaus, A. P., Sumadi, R., & Sumadikarta, A. (2019). The Utilization of Native Freshwater Mussel Pilsybryoconcha exilis as Biocontrol of Pathogenic Bacteria Aeromonas hydrophila in Tilapia Auaculture. Omni-Akuatika, 15(2), 60–68. DOI: https://doi.org/10.20884/1.oa.2019.15.2.761
Rosydi, H. A., Ali, M., & Jawwad, M. A. S. (2024). Efektivitas proses aerasi dan penggunaan adsorben cangkang telur bebek & kepiting dalam penurunan Fe, Mn, TDS, TOC pada air tanah. Jurnal Serambi Engineering, IX(3), 9425–9433.
Sari, E. Y., Karyadi, B., Ruyani, A., & Muslim, C. (2019). Pengaruh Pemberian Ekstrak Kijing (Pilsbryoconcha exilis) Pada Pemulihan Kualitas Sperma Mencit (Mus musculus). PENDIPA Journal of Science Education, 3(1), 40–44. https://doi.org/10.33369/pendipa.v3i1.6924 DOI: https://doi.org/10.33369/pendipa.3.1.40-44
Sartika, S., Adam, M. A., & Ariyanti, D. (2024). Identification of Mineral Absorption in the Meat of Freshwater Kijing (Pilsbryoconcha exilis Lea) Using X-Ray Fluorescence (XRF). Applied Research in Science and Technology, 4(1), 11–19. https://doi.org/10.33292/areste.v4i1.48 DOI: https://doi.org/10.33292/areste.v4i1.48
Sativa, F. E., Idrus, A. A., & Hadiprayitno, G. (2017). Kandungan Logam Berat (Hg dan Mn) pada Pilsbryoconcha exillis dan Sedimen yang Terdapat di Sungai Pelangan, Lombok Barat. Jurnal Biologi Tropis, 17(1), 32–37. http://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2011-1.RLTS.T171874A6808653.en DOI: https://doi.org/10.29303/jbt.v17i1.390
Satrya, B. R., Sutanto, A., Sari, K., & Widiowati, H. (2019). Pengaruh Variasi Pengolahan Cangkang Kerang Kijing Lokal (Pilsbryoconcha exilis Lea) Terhadap Kadar Timbal dan Kalsium. Edubiolock, 57–62. https://core.ac.uk/download/pdf/289778190.pdf
Setiadi, E., Rahayu, S. Y. S., Hermawan, M., Taufik, I., & Ardi, I. (2020). Vertebral ossification, growth, and survival of nilem carp, Osteochilus hasselti larvae using shell flour of local mussel, Pilsbryocancha exilis. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 521(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/521/1/012006 DOI: https://doi.org/10.1088/1755-1315/521/1/012006
Sidaruk, Leksono, T., Siregar, R. F., Sari, I. N., & Oktavia, S. (2016). Enchancing the Utility of Freshwater Mussel (Pilsbryoconcha sp) Shell Waste as an Abrasive Substance in Toothpaste. Bio Web of Conferences, 02004, 1–23. DOI: https://doi.org/10.1051/bioconf/202413602004
Sidauruk, S. W., Iriani, D., Diharmi, A., & Anggraini, A. (2022). Valorisasi Cangkang Kijing Air Tawar (Pilsbryoconcha sp.) Sebagai Sumber Hidroksiapatit. Marinade, 5(02), 85–92. https://doi.org/10.31629/marinade.v5i02.4873 DOI: https://doi.org/10.31629/marinade.v5i02.4873
Sidauruk, Wisuda, S., & Sari, N. I. (2024). Valorisasi Cangkakng Kerang Kijing ( Pilsbryoconcha sp .) Menjadi Hidroksiapatit Sebagai Antibakteri Terhadap Pseudomonas aeruginosa. Marinade, 07(1), 52–62. DOI: https://doi.org/10.31629/marinade.v7i01.6393
Sofiyani, R. (2022). Pemanfaatan Cangkakng Kerang Kijing ( Pilsbryoconcha exilis ) Sebagai Biokoagulan Pada Pengolahan Limbah Cair RPH.
Surono, Nisvera, M., & Rahayu, S. Y. S. (2023). Potensi Kijing Lokal (Pilsbryoconcha exilis) sebagai Biofilter Terhadap Penurunan Kadar Sianida (CN). Ekologia : Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar Dan Lingkungan Hidup, 23(1), 34–40. https://journal.unpak.ac.id/index.php/ekologia DOI: https://doi.org/10.33751/ekologia.v23i1.6232
Suryaningtias, A., Chaniago, K., & Arsanti, Y. (2024). Identifikasi Aktivitas Pencemaran Air yang Merusak Ekosistem Laut di Daerah Pulau Obi, Maluku Utara. Indonesian Conference of Maritime, 2(1), 115–124.
Thoriq, Himattullah, M. A., Rahaya, R. S., Mufidah, K. N., Rahmadhani, Z. F., & Adella, P. (2024). Pengabdian Masyarakat dengan Program Inovatif Filter Air Zeolit Termodifikasi dan Pengembangan di Berbagai Sektor di Desa Girimukti, Sanguling, Bandung Barat. Jurnal PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat), 2(2), 560–569.
Wedsuwan, T., Musig, W., & Musig, Y. (2016). Water quality control in tilapia closed cultured system using filter feeding fresh water clam (Plisbryoconcha exilis compressa). Kasetsart University Fisheries Research Bulletin, 40(1), 52–65.
Wildan, D. M., Affandi, R., & Pratiwi, N. T. M. (2021). Kemampuan Kijing Lokal ( Pilsbryoconcha exilis ) Mereduksi Limbah Organik Budidaya Ikan Sidat ( Anguilla sp .). Musamus Fisheries and Marine Journal, 4(1), 1–14. https://doi.org/10.35724/mfmj.v4i1.3532
Wuni, Y. S., & Kesuma, S. (2024). Pengaruh Penggunaan Pemurni Air Komersial terhadap Kandungan Logam Berat Kadmium ( Cd ) pada Air Minum. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 1(6), 201–209.
Yulianto, H., Delis, P. C., Aman, A., Damai, Diantari, R., Suparmono, Eldes, D., Penmau, & Febriani, S. (2019). Effext of Pilsbryoconcha exilis as Organic Matter Removal in The Auaponic System. AUASAINS (Jurnal Ilmu Perikanan Dan Sumberdaya Perairan), 7(2), 725–734. DOI: https://doi.org/10.23960/aqs.v7i2.p725-734
Yuliati, Y. (2021). … Depurasi Mikroplastik Menggunakan Sabut Kelapa Basah Dan Kering Pada Kerang Kijing (Pilsbryoconcha Exilis) Di Sungai Tallo …. http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/10590/%0Ahttp://repository.unhas.ac.id/id/eprint/10590/3/P1000316016_disertasi Dapus-lamp.pdf
Yunanto, A., Sarasita, D., & Yona, D. (2021). Analisis Mikroplastik Pada Kerang Kijing (Pilsbryoconcha exilis) Di Sungai Perancak, Jembrana, Bali. JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research, 5(2). https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2021.005.02.32 DOI: https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2021.005.02.32
Zaka, C. N., Yulla, & Junita, P. P. (2018). Pemanfaatan Cangkang Kijing (Pilsbryoconcha exilis) Sebagai Substitusi Agregat Halus Terhadap Campuran Lapisan AC-WC. Jurnal Device, 12(2), 83–92. DOI: https://doi.org/10.32699/device.v12i2.3188
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Sains dan Edukasi Sains

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









