Pengaruh Eco-Enzyme Kulit Nanas dan Kulit Jeruk Purut Terhadap Perubahan Nilai pH, TDS, dan COD Limbah Cair Tahu

Authors

DOI:

https://doi.org/10.24246/juses.v8i2p127-132

Keywords:

Eco-enzyme, Kulit jeruk purut, Kulit nanas, Limbah cair tahu, Pencemaran lingkungan

Abstract

Salah satu alternatif dalam pengurangan pencemaran lingkungan akibat adanya limbah cair tahu yaitu penggunaan eco-enzyme sebagai agen bioremediasi. Eco-enzyme merupakan cairan filtrat hasil fermentasi bahan organik, gula molase, dan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu dan konsentrasi terbaik eco-enzyme kulit nanas dan kulit jeruk purut dalam meningkatkan nilai pH, serta menurunkan nilai TDS dan COD limbah cair tahu. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen dengan konsentrasi eco-enzyme dan waktu penyimpanan sampel sebagai variabel bebas. Cairan/filtrat eco-enzyme kulit jeruk purut dan kulit nanas yang diperoleh memiliki karakteristik berwarna kuning kecokelatan, beraroma asam segar, memiliki nilai pH 6, TDS 113 mg.L-1, dan COD 2.260 mg.L-1. Limbah cair tahu sebelum perlakuan memiliki nilai pH 6, TDS 1.210 mg.L-1, dan COD 1.340 mg.L-1. Hasil pengamatan menunjukkan terjadi penurunan nilai pH hingga 4 pada sampel limbah cair tahu kontrol tanpa penambahan eco-enzyme setelah 20 hari penyimpanan. Hasil perlakuan penambahan eco-enzyme pada limbah cair tahu menunjukkan bahwa eco-enzyme dengan konsentrasi 10% selama 20 hari penyimpanan dapat meningkatkan nilai pH dari 4 menjadi 6. Eco-enzyme dengan konsentrasi 15% dengan penyimpanan selama 10 hari mampu menurunkan nilai COD dari sampel kontrol dengan COD 2.070 mg.L⁻¹ menjadi 50 mg.L⁻¹. Penambahan eco-enzyme pada penelitian ini tidak menurunkan nilai TDS, namun meningkatkan nilai TDS (untuk penyimpanan 20 hari dari 945 mg.L⁻¹ menjadi 1.220 mg.L⁻¹). Hal ini menunjukkan bahwa eco-enzyme memiliki potensi menurunkan nilai COD dan meningkatkan nilai pH karena memiliki kandungan enzyme yang berperan sebagai biokatalis yang mempercepat dekomposisi limbah cair tahu.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalia, R. N., Devy, S. D., Kurniawan, A. S., Hasanah, N., Destephani, E., Anis, D., Ratnawati, A., Fadil, F. M., Syarif, N. A., & Arsi, G. (2022). Potensi Limbah Cair Tahu sebagai Pupuk Organik Cair di RT . 31 Kelurahan Lempake Kota Samarinda. 1(1). DOI: https://doi.org/10.32522/abdiku.v1i1.38

Aris, B. S., Rudi, R., & Lasarido, L. (2021). Pengelolaan Limbah Industri Tahu Menggunakan Berbagai Jenis Tanaman Dengan Metode Fitoremediasi. Agrifor, 20(2), 257. https://doi.org/10.31293/agrifor.v20i2.5621 DOI: https://doi.org/10.31293/agrifor.v20i2.5621

Atakari, S. A., Mautuka, Z., Karbeka, M., & Botahala, L. (2020). Analysis of the effect of tofu industrial waste on dug well water quality. Farmasains, 5(2), 91–95. https://doi.org/10.22219/farmasains.v5i2.13298

Cantika, V., & Surya, P. (2024). Pengaplikasian eco-enzyme untuk menurunkan kadar nitrat dalam pengolahan air limbah industri tahu di yogyakarta.

Gaspersz, M. M., & Fitrihidajati, H. (2022). Pemanfaatan Ekoenzim Berbahan Limbah Kulit Jeruk dan Kulit Nanas sebagai Agen Remediasi LAS Detergen. LenteraBio, 11(3), 503–513.

Hikmatriana, M., Fitra Firnadi, N., Nurhidayanti, N., Lingkungan, T., Teknik, F., & Pelita Bangsa, U. (2022). Pembuatan Dan Analisis Eco Enzyme Dengan Memanfaatkan Limbah Rumah Tangga. Sains Dan Teknologi, 1(1), 479–482.

Nabilla, I. I., & Indrayudha, P. (2019). Aktivitas Sitotoksik Ekstrak Etanol , Fraksi Etanol , Etil-Asetat , dan Heksana Kulit Jeruk Purut ( Citrus hystrix DC .) terhadap Sel Kanker Payudara T47D Cytotoxic Activity of Ethanolic Extract , Ethanolic , Acetic Acid and Hexane Fraction of Kaffir lime. 16(1), 11–17. DOI: https://doi.org/10.23917/pharmacon.v16i1.8173

Normila, Agustina, U., Setyaningrum, D., Dewi, N. I. K., Danar, Dewi, R. W. K., Rachmat, B., Irawati, H., Rapi, N. L., Akbar, S. A., Botahala, L., Athaillah, T., Noviarmi, F. S. I., & Hasnah, F. (2024). Pengelolaan Limbah (A. Prodyanatasari (ed.); 1st ed.). CV. Future Science.

Pagoray, H., Sulistyawati, S., & Fitriyani, F. (2021). Limbah Cair Industri Tahu dan Dampaknya Terhadap Kualitas Air dan Biota Perairan. Jurnal Pertanian Terpadu, 9(1), 53–65. https://doi.org/10.36084/jpt..v9i1.312 DOI: https://doi.org/10.36084/jpt..v9i1.312

Putri, A. R. (2024). Aplikasi Eco-enzyme Sebagai Rekayasa Teknologi Berkelanjutan Dalam Pengolahan Air Limbah Industri di Yogyakarta [Universitas Islam Indonesia]. https://dspace.uii.ac.id/bitstream/handle/123456789/50415/20513276.pdf?sequence=1&isAllowed=y

Rini, A. R. S. (2016). Pemanfaatan ekstrak kulit buah nanas (Ananas comosus L. Merr.) untuk sediaan gel hand sanitizer sebagai antibakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Skripsi, Universitas Negeri Semarang, 1–40.

Susanto, A., Nuraya, F. W., Botahala, L., Srisantyorini, T., Ferial, L., Fatimah, R., Nuraya, T., Dewi, P., & Winiastri, D. (2025). Pencemaran Lingkungan Dan Kesehatan (A. S. Nasution (ed.); 1st ed.). Future Science. https://book.futuresciencepress.com/store/index/FSPBs/catalog/book/index.php?id=175

Widyastuti, S., Sutrisno, J., Wiyarno, Y., Gunawan, W., & Nurhayati, I. (2023). Eco enzim untuk pengolahan air limbah tahu. Jurnal WAKTU, 21(02), 51–59. https://doi.org/10.36456/waktu.v21i02.7260 DOI: https://doi.org/10.36456/waktu.v21i02.7260

Wikaningrum, T., & El Dabo, M. (2022). Eco-Enzyme Sebagai Rekayasa Teknologi Berkelanjutan Dalam Pengolahan Air Limbah. Jurnal Penelitian Dan Karya Ilmiah Lembaga Penelitian Universitas Trisakti, 7(1), 53–64. https://doi.org/10.25105/pdk.v7i1.10738 DOI: https://doi.org/10.25105/pdk.v7i1.10738

Yudhistira, B., Andriani, M., & Utami, R. (2016). Karakterisasi: Limbah Cair Industri Tahu Dengan Koagulan Yang Berbeda (Asam Asetat Dan Kalsium Sulfat). Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture, 31(2), 137–145. https://doi.org/10.20961/carakatani.v31i2.11998 DOI: https://doi.org/10.20961/carakatani.v31i2.11998

Published

2025-08-01

How to Cite

Pibo, L., Koly, F. V. L., Karbeka, M., Mautuka, Z. A., Manimoy, H., & Botahala, L. (2025). Pengaruh Eco-Enzyme Kulit Nanas dan Kulit Jeruk Purut Terhadap Perubahan Nilai pH, TDS, dan COD Limbah Cair Tahu. Jurnal Sains Dan Edukasi Sains, 8(2), 127–132. https://doi.org/10.24246/juses.v8i2p127-132