PARTISIPASI YANG BERMAKNA DAN ANALISIS DAMPAK PERATURAN DALAM PERUNDANG-UNDANGAN BERDASARKAN PERSPEKTIF DEMOKRASI DELIBERATIF HABERMAS
DOI:
https://doi.org/10.24246/jrh.2025.v9.i2.p175-194Kata Kunci:
Partisipasi Bermakna, Regulatory Impact Analysis, Demokrasi Deliberatif, Habermas, LegislasiAbstrak
Konsep Meaningful Participation dan Regulatory Impact Analysis (RIA) berperan penting dalam memastikan bahwa proses legislasi di Indonesia berjalan transparan dan responsif. Sementara itu dalam Perspektif demokrasi deliberatif Habermas menekankan pentingnya diskursus publik yang rasional dan inklusif sebagai fondasi legitimasi hukum. Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Meaningful Participation dan RIA dalam pembentukan undang-undang di Indonesia, ditinjau dari prinsip-prinsip demokrasi deliberatif. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian hukum doctrinal dengan pendekatan konsep dan perundang-undangan melalui studi kepustakaan. Kesimpulan menunjukkan bahwa pelaksanaan Meaningful Participation dan RIA masih terbatas pada aspek formalitas, dengan minimnya keterlibatan publik yang substansial dan penerapan RIA yang belum konsisten. Untuk mewujudkan pembentukan undang-undang yang legitim dan sesuai prinsip demokrasi deliberatif, diperlukan penguatan mekanisme penerapan partisipasi publik dan RIA yang lebih rasional dan responsive sesuai kebutuhan masyarakat seperti aksesibilitas, inklusivitas, peningkatan sumber daya manusia, dan upaya kolaboratif.
Unduhan
Referensi
Books
Budiarto H and others, Strategi Pengembangan Masyarakat Digital Indonesia (Kementerian Komunikasi dan informatika Republik Indonesia 2024).
Hardiman FB, Demokrasi Deliberatif: Menimbang Negara Hukum dan Ruang Publik Dalam Teori Diskursus Jurgen Habermas (Kanisius 2021).
Noer KU, Partisipasi Publik: Model, Pendekatan, dan Praksis (1st edn, Perwatt 2022).
Smith J, Deliberative Democracy and the Role of Public Participation (Cambridge University Press 2022).
Soekanto S, Sosiologi: Suatu Pengantar (Rajawali Pers 2018).
Journals
Alvino MF and Halilah S, ‘Pembentukan Undang-Undang Dalam Rangka Pembaharuan Hukum Nasional di Era Demokrasi’ (2023) 6 (1) Siyasah : Jurnal Hukum Tata Negara.
Andriani H, ‘Partisipasi Bermakna Sebagai Wujud Asas Keterbukaan Dalam Pembentukan Undang-Undang’ (2023) 7 (1) Unes Journal of Swara Justisia.
Asyari H, ‘Asas Keterbukaan Dalam Pembentukan Peraturan Daerah (Studi Kasus Di Kabupaten Lombok Tengah)’ (2018) 2 (1) Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum.
Dewantara YP and Widjiastuti A, ‘Peran Masyarakat Dalam Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan Sebagai Pilar Negara Hukum’ (2025) 22 (3) Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan.
Disantara FP, ‘Innovative Legal Approaches for Contemporary Challenges in Indonesia’ (2024) 25 (4) Indonesian Journal of Innovation Studies.
Drummond JR and Radaelli CM, ‘Behavioural Analysis and Regulatory Impact Assessment’ (2024) 15 (4) European Journal of Risk Regulation.
Farihah L and Wahyuni DS, ‘Demokrasi Deliberatif Dalam Proses Pembentukan Undang-Undang Di Indonesia: Penerapan dan Tantangan ke Depan’ (2014) 6 Dictum.
Fatlolon C, ‘Evaluasi Proses Amendemen Undang-Undang Dasar Tahun 1945: Perspektif Habermasian’ (2022) 19 Jurnal Konstitusi. (tidak ada dicatatan kaki)
Firdaus FR, Chandra RL and Sagala CST, ‘Meaningful Participation as People’s Sovereignty Form in Democratic Rule of Law State’ (2024) 31 (2) Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM.
Hermanto B, ‘Dinamika Partisipasi Publik Dalam Mewujudkan Legislasi yang Partisipatoris’ (2023) 16 (2) Jurnal Yudisial.
Iswari F, ‘Aplikasi Konsep Negara Hukum Dan Demokrasi Dalam Pembentukan Undang-Undang di Indonesia’ (2020) 6 (1) JCH (Jurnal Cendekia Hukum).
Junaenah I, Yunus ASM and Hashim N, ‘Adequacy of Public Information for Meaningful E-Participation in Policy-Making: Human Rights-Based’ (2022) 6 Journal of Southeast Asian Human Rights 153
Laia AMGP, ‘Inter-Civilizational Dialogue: Habermas’ Theory As A Philosophical Basis For Understanding Global Peace’ (2025) 10 (1) Jurnal PIR : Power in International Relations.
Maarif II and Arifin F, ‘Komparasi Penggunaan Analysis Regulatory Method Sebagai Instrumen Pendukung Kebijakan Dalam Penyusunan Peraturan Perundang-Undangan’ (2022) 23 (2) LITIGASI.
Moreno FGE and others, ‘Considerations on Citizen Participation in the Development of Public Policies: Insights from a Habermasian Perspective’ (2024) 5 (3) Sapienza: International Journal of Interdisciplinary Studies.
Muthhar MA, ‘Membaca Demokrasi Deliberatif Jurgen Habermas Dalam Dinamika Politik Indonesia’ (2020) 2 (2) Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin.
Muttaqien ME and Ramdan D, ‘Konsep Komunikasi Jurgen Habermas Dalam Ide Demokrasi Deliberatif dan Tindakan Komunikatif’ (2023) 6 (1) Linimasa : Jurnal Ilmu Komunikasi.
Muttaqin EZ and Hikam S, ‘Konsep Meaningful Participation Dalam Proses Legislasi di Indonesia Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU XVIII/2020’ (2024) 6 (1) Amnesti: Jurnal Hukum.
Nasution AI and Sapii RBS, ‘Aktualisasi Konsep Meaningful Participation Dalam Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan’ (2022) 9 (2) Jurnal Surya Kencana Dua : Dinamika Masalah Hukum dan Keadilan.
Nino M, ‘Demokrasi Deliberatif Jurgen Habermas dan Relevansinya Bagi Demokrasi Pancasila’ (2024) 23 (2) Akademika.
Nursetiawan E and Ardhanariswari R, ‘Meaningful Participation in Legislative Drafting as a Manifestation of a Democratic Rule of Law’ (2022) 5 (2) Jambe Law Journal.
Prastyo A, ‘Limitation of Meaningful Participation Requirements in the Indonesian Law-Making Process’ (2022) 11 Jurnal Hukum dan Peradilan 405.
Retnosari A and Syaif HRA, ‘Penerapan Regulatory Impact Assessment Dalam Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan: Suatu Kewajiban Atau Saran?’ (2024) 18 (1) Cakrawala: Jurnal Litbang Kebijakan.
Rizqi AR, ‘Meaningful Participation in Local Regulation Making in Indonesia: A Study of Legislative Law’ (2022) 10 (2) Rechtsidee.
Sianipar MM and others, ‘Law And Public Participation in Indonesia’ (2022) 11 (23) Journal of Public Administration, Finance, and Law.
Siar L, L. Lambonan M and Pondaag AH, ‘Partisipasi Masyarakat Dalam Pembentukan Peraturan Daerah Di Kabupaten Minahasa Selatan’ (2024) 9 (1) Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat.
SY HC and Irawan SP, ‘Expansion Meaning of Public Participation in the Formation of Laws After Decision of Constitutional Court’ (2022) 19 (4) Jurnal Konstitusi.
Verico K, ‘Modification of the Regulatory Impact Assessment on Indonesia’s Economic Policies’ (2018) 64 (1) Economics and Finance in Indonesia.
Report
Aliansi Jurnalis Independen, ‘Laporan Penelitian: Partisipasi Publik Dalam Proses Legislasi ’ (2021).
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), ‘Studi Kualitas Partisipasi Publik Dalam Pembuatan Kebijakan ’ (2022).
Kementerian Komunikasi dan Informatika, ‘Laporan Tentang Pemanfaatan Teknologi Dalam Partisipasi Publik’ (2022).
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), ‘Pengaruh Politik Dalam Proses Legislasi ’ (2023).
Universitas Gajah Mada, ‘Rekomendasi Untuk Evaluasi Efektivitas Partisipasi Masyarakat’ (2023).
Thesis
Erlangga S, ‘Partisipasi Masyarakat Yang Bermakna (Meaningful Participation) Dalam Pembentukan Undang-Undang = Meaningful Participation in Establishment of the Act’ (Thesis, Universitas Indonesia 2023).
Website
Firdausy BM, ‘Tahukah Kamu? Ada Praktik Unik Partisipasi Publik Ala Selandia Baru’ (IAP2 Indonesia, July 2023) <https://iap2.or.id/tahukah-kamu-ada-praktik-unik-partisipasi-publik-ala-selandia-baru/> accessed 20 July 2025
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














