PARADIGMA INTERPRETIF KONSEP PENYALAHGUNAAN KEADAAN (MISBRUIK VAN OMSTANDIGHEDEN) PADA PERJANJIAN KREDIT PERBANKAN

  • Hanifah Nuraini Magister Ilmu Hukum Universitas Lampung
  • Dauri Dauri Magister Ilmu Hukum Universitas Lampung
  • Thio Haikal A. Magister Ilmu Hukum Universitas Lampung
  • Ricco Andreas Magister Ilmu Hukum Universitas Lampung
Keywords: Paradigm; Undue Influence; Credit Agreement

Abstract

Abstract

A binding agreement or contract will always confront business transactions between businesses and consumers. Especially in banking credit agreements, banks make multiple and collective loan agreement forms whose clauses are unilaterally prepared by creditors without debtor involvement. This phenomenon gives perception as if the creditor is using his power by exploiting the power of the debtor for unilateral interests as a form of Undue influence. This study discusses the interpretive paradigm of undue influence in banking credit agreements. The purpose of this research is to find out the paradigm of the undue influence concept of creditors towards debtors in credit agreements. The research method used is normative research with a conceptual approach as a breakthrough for the problems that occur. The results of this study present the exposure to interpretations of the undue influence that should be in banking credit agreements and must be related to concrete actions that harm the debtor both when implementing the agreement.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Buku
Badrulzaamman MD, Perjanjian Kredit Bank (Alumni 1989).
Cracknell DG, Obligation: Contract Law (Old Bailey Press 2003).
Dyson A, Goudkamp J and Wilmot-Smith F (eds) Defences in Contract (Hart Publishing 2017).
Hasan D, Pengkajian Masalah Hukum Kebebasan Berkontrak dan Perlindungan yang Seimbang Bagi Para Pihak Dalam Perjanjian Kredit Bank di Indonesia (Badan Pembinaan Hukum Nasional, Departemen Kehakiman dan HAM RI 2002).
Husein Y, Analisis dan Evaluasi Hukum Tentang Perubahan Undang-Undang Perbankan (UU No. 7/1992 Jo. UU No. 10 /1998) (Badan Pembinaan Hukum Nasional, Departemen Kehakiman dan HAM RI 2007).
Kasmir, Manajemen Perbankan (cet. 2, RajaGrafindo Persada 2008).
Marzuki PM, Penelitian Hukum (ed. revisi, Kencana Prenada Media Group 2013).
Satrio J, Cessie, Subrogatie, Novatie, Kompensatie, dan Percampuran Hutang (cet. 2, Alumni 1999).
Sembiring S, Hukum Perbankan (ed. revisi, Mandar Maju 2012).
Soekanto S, Pengantar Penelitian Hukum (Rineka Cipta 1986).
Sutedi A, Hukum Perbankan, Suatu Tinjauan Pencucian Uang, Merger, Likuidasi dan Kepailitan (Sinar
Grafika 2014).
Sugianto F, Economic Analysis of Law (Kencana Prenada Media Group 2013).
Widiowatie DS (tjm), Dasar-dasar Hukum Bisnis penerjemah (Nusa Media 2009).

Artikel Jurnal
Chen-Wishart M, ‘Legal Transplant and Undue Influence: Lost in Translation or A Working Misunderstanding?’ (2013) 62 (1) International and Comparative Law Quarterly.
Hartono A, ‘Multi Paradigma dalam Penelitian Akuntansi; Suatu Tinjauan Konsep’ (2012) 10 (1) Jurnal Ekulilibrium.
Ihromi TO, ‘Paradigma Baru bagi Pengkajian Masalah Wanita dan Jender dalam Antropologi’ (1999) 60 Jurnal Antropologi Indonesia.
Limpele MM, ‘Perjanjian Kredit dengan Jaminan Hak Milik Atas Tanah dan Bangunan Pada Bank Tabungan Negara Cabang Manado Menurut UU No. 4 Tahun 1996 Tentang Hak Tanggungan’ (2017) 6 (2) Jurnal Lex Crime.
Mardhati HU dan Saputra H, ‘Penyalahgunaan Keadaan (Misbruik ban Omstandigheden) dalam Perjanjian Asuransi Melalui Telemarketing’ (2019) 41 (2) Jurnal Kertha Patrika.
Martam NK, ‘Tinjauan Yuridis tentang Rechtvinding (Penemuan Hukum) dalam Hukum Perdata Indonesia’ (2018) 1 (1) Gorontalo Law Review.
Nurhayati BR, ‘Penyalahgunaan Keadaan Sebagai Dasar Pemba-talan Perjanjian’ (2019) 5 (1) Jurnal Komunikasi Hukum.
Paparang F, ‘Misbruik van Omstan-digheden dalam Perkembangan Hukum Perjanjian’ (2018) 22 (2) Jurnal Hukum Unsrat.
Podung DM, ‘Kredit Macet dan Penerapan Prinsip Kehati-Hatian dalam Perbankan’ (2016) 5 (3) Jurnal Lex Crimen.
Putra FMK, ‘Paksaan Ekonomi dan Penyalahgunaan Keadaan Sebagai Bentuk Cacat Kehendak Dalam Perkembangan Hukum Perjanjian’ (2015) 30 (2) Jurnal Yuridika.
Satory A, ‘Perjanjian Baku dan Perlindungan Konsumen dalam Transaksi Bisnis Sektor Jasa Keuangan: Penerapan dan Implementasinya di Indonesia’ (2015) 2 (2) Padjadjaran Journal of Law.
Saija R, ‘Penyalahgunaan Keadaan Oleh Negara dalam Praktik Perjanjian Pada Kajian Hukum Privat’ (2016) 38 (3) Jurnal Kertha Patrika.
Setiawan AS, ‘Penggunaan Metode Kuantitatif Adalah Paradigma Positivist’ (2014) 12 (1) Jurnal Buletin Ekonomi.
Simanjuntak R, ‘Akibat dan Tindakan-tindakan Hukum Terhadap Pencantumkan Klausula Baku dalam Polis Asuransi yang Bertentangan dengan Pasal 18 UU 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen’ (2003) 22 (2) Jurnal Hukum Bisnis.
Sulaiman, 'Paradigma Dalam Penelitian Hukum' (2018) 20 (2) Kanun Jurnal Ilmu Hukum.

Tesis/Disertasi
Bomantoro M, ‘Implementasi Doktrin Penyalahgunaan Keadaan dalam Perjanjian dalam Praktek Peradilan di Indonesia’ (Tesis, Universitas Islam Indonesia 2004).
Bureni AI, ‘Asas Keseimbangan dalam Perjanjian Kredit Bank (Studi Terhadap Putusan Mahkamah Agung RI No. 3956 K/Pdt/2000 jo. Putusan Pengadilan Tinggi SBY No. 628/Pdt/1999/PT.SBY jo. Putusan Pengadilan Negeri GS No. 37/Pdt.G/1998/PN.GS)’ (Tesis, Universitas Indonesia 2013).
Nuryani E, 'Klausula Baku yang Tidak Seimbang Dalam Perjanjian Kredit Bank dan Kaitannya dengan Perlindungan Konsumen' (Tesis, Universitas Indonesia 2009).

Artikel/Makalah Ilmiah
Harumita VS, ‘Pentingnya Validitasi Data Pengajuan Kredit Pensiun Pada PT Bank Rakyat Indonesia Tbk: Kantor Cabang Kusuma Bangsa Surabaya’ (Makalah, Fakultas Vokasi Universitas Airlangga 2015).
Puspitasari Z, ‘Analisis Yuridis Perlindungan Hukum Bagi Nasabah Kredit Perbankan dari Penyalahgunaan Keadaan Dalam Perjanjian Baku (Tinjauan Yuridis Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindu-ngan Konsumen)’ (Artikel Ilmiah, Fakultas Hukum Universitas Brawijaya 2014).

Kamus
Garner BA (ed), Black’s Law Dictionary (9th edn, West Group 2009).

Putusan Pengadilan
War vs PT. BPR Mandiri Arta Abadi, Nomor 297/Pdt.G/2014/PN. Smg, Pengadilan Negeri Semarang.
Endang Harun vs PT. Bank Mega, Tbk., Nomor 09/Pdt.G/2017/PN. Pwk, Pengadilan Negeri Purwakarta, 20 September 2017.
Endang Harun vs PT. Bank Mega, Tbk., Nomor 525/Pdt/2017/PT. Bdg, Pengadilan Tinggi Bandung, 23 Januari 2018.
SG, AK vs Bank X, Nomor 37/ Pdt.G/1998/PN.GS, Pengadilan Negeri Gresik.
SG, AK vs Bank X, Nomor 628/Pdt/ 1999/PT.Sby, Pengadilan Tinggi Surabaya, 4 Maret 2000.
SG, AK vs Bank X, Nomor 3956 K/ Pdt/2000, Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia, 23 September 2003.

Peraturan Perundang-Undangan
Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan.
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
Published
2020-07-16
How to Cite
Nuraini, H., Dauri, D., Haikal A., T., & Andreas, R. (2020). PARADIGMA INTERPRETIF KONSEP PENYALAHGUNAAN KEADAAN (MISBRUIK VAN OMSTANDIGHEDEN) PADA PERJANJIAN KREDIT PERBANKAN. Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum, 4(2), 259-280. https://doi.org/10.24246/jrh.2020.v4.i2.p259-280