Determinan Kualitas Pengungkapan Lingkungan dan Pengaruhnya Terhadap Nilai Perusahaan
DOI:
https://doi.org/10.24246/persi.v2i2.p195-222Kata Kunci:
Kualitas pengungkapan lingkungan, kinerja lingkungan, sensitivitas industri, struktur tata kelola, liputan mediaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh kinerja lingkungan, sensitivitas industri, struktur tata kelola perusahaan dan liputan media terhadap kualitas pengungkapan lingkungan,serta bertujuan untuk membuktikan pengaruh kualitas pengungkapan lingkungan terhadap nilai perusahaan. Sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di delapan jenis industri, yaitu pertambangan, energi, kimia, farmasi, kosmetik dan kebutuhan rumah tangga, makanan dan minuman, minyak dan gas, dan kehutanan pada periode 2015-2017. Penelitian ini menggunakan Principal Component Analysis (PCA) untuk menyederhanakan variabel struktur tata kelola perusahaan. Hasil menunjukkan ada satu komponen yang dapat mewakili tata kelola perusahaan, yaitu ukuran dewan komisaris, komite audit, dan kepemilikan institusional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja lingkungan, sensitivitas industri, struktur tata kelola perusahaan, liputan media dan profitabilitas memiliki efek positif pada kualitas pengungkapan lingkungan.
Unduhan
Referensi
Anggraeni, D. Y., dan C. D. Djakman. 2017. Slack Resources, Feminisme Dewan, dan Kualitas Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Slack Resources, Board’s Feminism, and the Quality of Corporate Social Responsibility Disclosure). Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia 14 (1): 94-118.
Aulia, F. Z., dan L. Agustina. 2015. Pengaruh Karakteristik Perusahaan, Kinerja Lingkungan dan Liputan Media Terhadap Environmental Disclosure. Accounting Analysis Journal 4 (3): 1-8.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 2018. Tren Kejadian Bencana 4 Tahun Terkahir. [Online] Available at: https://dibi.bnpb.cloud/
Barnhart, S. W., dan S. Rosenstein. 1998. Board Composition, Managerial Ownership, and Firm Performance: An Empirical Analysis. Journal of Accounting Research Fall 33 (4): 1-16.
Deswanto, R. B., dan S. V. Siregar. 2018. The Associations Between Environmental Disclosures with Financial Performance, Environmental Performance, and Firm Value. Social Responsibility Journal 14 (1): 180193.
Forum For Corporate Governance In Indonesia. 2001. Peranan Dewan Komisaris dan Komite Audit dalam Pelaksanaan Corporate Governance (Tata Kelola Perusahaan). Jakarta. Gujarati, D. 2012. Dasar-Dasar Ekonometrika. Jakarta: Salemba Empat.
Hadjoh, R. A., dan I. M. Sukartha 2013. Pengaruh Ukuran Perusahaan, Kinerja Keuangan dan Eksposur Media pada Pengungkapan Informasi Lingkungan. E-Jurnal Akuntansi 4 (1): 1-17.
Hahn, R., dan M. Kühnen. 2013. Determinants of Sustainability Reporting: A Review of Results, Trends, Theory, and Opportunities in an Expanding Field of Research. Journal of Cleaner Production 59: 5-21.
Hariati, I., dan Y. W. Rihatiningtyas. 2015. Pengaruh Tata Kelola Perusahaan dan Kinerja Lingkungan Terhadap Nilai Perusahaan. Simposium Nasional Akuntansi XVIII Medan. 16-19 September: 1-16.
Jensen, M. C. dan W. H. Meckling. 1976. Theory of the Firm: Managerial Behavior, Agency Costs and Ownership Structure. Journal of Financial Economics 3 (4): 305-360.
Karokaro, A. S., 2018. WALHI: Kondisi Indonesia Masih Darurat Ekologis. [Online] Available at: http://www.mongabay.co.id/2018/04/24/walhi-kondisi-indonesia-masih-darurat-ekologis/
Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal Dan Lembaga Keuangan Nomor: Kep-431/Bl/2012 Tentang Penyampaian Laporan Tahunan Emiten Atau Perusahaan Publik. Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan. Jakarta.
Koran Kompas. 2017. Kerusakan Lingkungan Masif. 20 Maret. Halaman 1. Jakarta.
Laksmi, A. C., dan Z. Kamila. 2018. The Effect of Good Corporate Governance and Earnings Management to Corporate Social Responsibility Disclosure. Academy of Accounting and Financial Studies Journal 22 (1): 1-16.
Millstein, I. A. 1991. The Responsibility of the Institutional Investor in Corporate Management. In A.W. Sametz (ed.) The Battle for Corporate Control: Shareholder Rights, Stakeholder Interests, and Managerial Responsibilities. Homewood, IL: Business One Irwin.
Murwaningsari, E. 2009. Hubungan Corporate Governance, Corporate Social Responsibilities dan Corporate Financial Performance dalam Satu Continum. Jurnal Akuntansi dan Keuangan 11 (1): 30-41.
Oktafianti, D., dan A. Rizki. 2015. Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Ukuran Perusahaan dan Kinerja Keuangan Terhadap Corporate Environmental Disclosure Sebagai Bentuk Tanggung Jawab Sosial dalam Laporan Tahunan (Studi pada Perusahaan Peserta Proper 2011-2013). Seminar Nasional Akuntansi XVIII Medan 16-19 September.
Plumlee, M., D. Brown, R. M. Hayes, dan R. S. Marshall. 2015. Voluntary Environmental Disclosure Quality and Firm Value: Further Evidence. Journal of Accounting and Public Policy 34(4) 336-361.
Prasetianti, N. 2014. Pengaruh Media dan Struktur Corporate Governance terhadap Kualitas Environmental Disclosure. Skripsi. Universitas Diponegoro. Semarang.
Purwanto, A. 2011. Pengaruh Tipe Industri, Ukuran Perusahaan, Profitabilitas terhadap Corporate Social Responsibility. Jurnal Akuntansi dan Auditing 8(1): 1-94.
Radhouane, I., M. Nekhili, H. Nagati, dan G. Paché. 2018. The Impact of Corporate Environmental Reporting on Customer-Related Performance and Market Value. Management Decision 56(7): 1630-1659.
Rebecca, Y., dan S. V. Siregar. 2012. Pengaruh Corporate Governance Index, Kepemilikan Keluarga, dan
Kepemilikan Institusional terhadap Biaya Ekuitas dan Biaya Utang: Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI. Simposium Nasional Akuntansi XV Banjarmasin 20-23 September: 1-28.
Rupley, K. H., D. Brown, dan R. S. Marshall. 2012. Governance, Media and the Quality of Environmental Disclosure. Journal of Accounting and Public 31(6):610-640.
Safitri, N. F. W. 2013. Analisa Pelaporan Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) Berdasarkan Pedoman Global Reporting Initiatives (GRI). Jurnal Akuntansi UNESA 2(1): 1-18.
Sari, A. R., Sutrisno, dan E. G. Sukoharsono 2013. Pengaruh Kepemilikan Institusional, Komposisi Dewan
Komisaris, Kinerja Perusahaan terhadap Luas Pengungkapan Corporate Social Responsibility di dalam Sustainability Report pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI. Jurnal Aplikasi Manajemen 11(3): 481-491.
Solikhah, B., dan A. M. Winarsih. 2016. Pengaruh Liputan Media, Kepekaan Industri, dan Struktur Tata Kelola Perusahaan terhadap Kualitas Pengungkapan Lingkungan. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia 13(1): 1-22.
Sukasih, A., dan E. Sugiyanto 2017. Pengaruh Struktur Good Corporate Governance dan Kinerja Lingkungan Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility (Studi Pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2015). Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia 2(2): 121-131.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI). 2014. Tinjauan Lingkungan Hidup WALHI 2014. Politik 2014: Utamakan Keadilan Ekologis. Diunduh tanggal 21 November 2018, http://www.walhi.or.id.
Winarno, W.W., 2015. Analisis Ekonometrika dan Statistika dengan Eviews. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Wiranata, Y. A., dan Y. W. Nugrahanti. 2013. Pengaruh Struktur Kepemilikan Terhadap Profitabilitas Perusahaan Manufaktur di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Keuangan 15(1): 15-26.
Wulandari, A. K., dan A. Puspaningsih. 2017. Analisis Determinan Corporate Social Responsibility (CSR) Disclosure di Indonesia. Simposium Nasional Akuntansi XX Jember. 27-30 September: 1-21.
Yanti, Y. (2015). Pengaruh Corporate Social Responsibility dan Environmental Performance Terhadap Kinerja Keuangan BUMN dan Non BUMN yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia 2009-2012. Jurnal Akuntansi 19(2): 242-259.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Perspektif Akuntansi is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) License










