KETERLIBATAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN DAN PENGELOLAAN DESTINASI WISATA GUA BATU CERMIN, DESA BATU CERMIN, KABUPATEN MANGGARAI BARAT, NUSA TENGGARA TIMUR

  • Nada April
  • Linda Susilowati

Abstract

Indonesia has been establishing tourism as the leading industry sector because it's 22,4% growth in 2019. The establishment of the tourism sector as the leading industry sector must be supported by good development and management. To achieve development goals, local communities must involve in the tourism sector. This research is conducted to find out the involvement of Batu Cermin Village's community on developing and managing tourist destinations. The data collection techniques used in this study are interviews and observations. From this research found that the participation of local communities in Batu Cermin Village can be categorized into five types of participation: idea contribution, work participation, expertise participation, material participation, and fund contribution. Participation of local communities in Batu Cemin is important because the accurate information is only owned by local people, besides that community trust is needed for the successful implementation of policies. There is also some supporting factor and obstacle of community involvement in Batu Cerim. The supporting factor is managerial of the which been moved to Village-Owned Enterprise (BUMDes). The obstacles to the involvement of the local community in Batu Cermin Village are the lack of knowledge about tourism issues, lack of the awareness of destination ownership, and lack of ability to see the economic opportunities.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alam, A.S 2008. Tantangan dan Peluang Indonesia Dalam Pemberdayaan Masyarakat Lokal. Goverment. Ilmu Pemerintahan. 1(1).
Ardika, I.W. 2004. Membangun Pariwisata-Budaya dan Mengendalikan Budaya Pariwisata. Bali Menuju Jagadhita: Aneka Perspektif. Denpasar: Pustaka Bali Post. 20-33
Basuki, S. 2006. Metode Penelitian. Wedatama Widya Sastra: Jakarta.
Bogdan dan Tailor. 2002, dalam Subandi 2011. Analisa Data Kualitatif. 17(33).
Cohen, J. and Uphoff, N. 1977. Rural Development Participation Concept and Measure for Project Design Implementation and Evaluation. New York: Cornell University.
Conyers, D. 1991. Perencanaan Sosial di Dunia Ketiga: Suatu Pengantar, Gajah Mada University Press: Yogyakarta.
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat. 2018. Statistik Wisata Terpadu. Labuan Bajo: Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
goodnewsfromindonesia.id. 2017. Pariwisata Indonesia Yang Makin Memukau. Diunduh dari https://www.goodnewsfromindonesia.id/2017/01/31/pariwisata-indonesia-yang-makin-memukau.
Fadil, F. 2013. Partisipasi Masyarakat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan di Kelurahan Kotabaru Tengah. Ilmu Politik dan Pemerintahan Lokal. 2(2).
Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. 2009. Undang-Undang Tentang Kepariwisataan. Jakarta: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Kharisma, B. 2014. Good Governance Sebagai Suatu Konsep dan Mengapa Penting Dalam Sektor Publik dan Swasta (Suatu Pendekatan Ekonomi Kelembagaan). Buletin Studi Ekonomi. 19(1).
Murphy, Peter. E. 1998. Toursim: A Community Aproach. London: Metheven.
nationalgeogrhapic.grid.id. 2018. Membanggakan, Inilah Prestasi Pariwisata Indonesia di Kancah Dunia. Diunduh dari https://nationalgeographic.grid.id/ read/13936310/membanggakan-inilah-prestasi-pariwisata-indonesia-di-kancah-dunia?page=all, 06 2017).
Pitana dan Gayantri. 2009, dalam Hermawan, 2016. Dampak Pengembangan Desa Wisata Nglanggeran Terhadap Ekonomi Masyarakat Lokal. Pariwisata. 3(2). 105-117
Pitana, I.G. 2002. Kebijakan dan Strategi Pemerintah Daerah Bali dalam Pembangunan Pariwisata. Pembangunan Pariwisata yang Berkelanjutan. Denpasar: Universitas Udayana
Sastropoetro, S. 1986. Partisipasi, Komunikasi, Persuasi, dan disiplin dalam Pembangunan Nasional. Bandung: Alumni.
Slamet, Y. 1994. Pembangunan Masyarakat Berwawasan Partisipasi. Surakarta: Sebelas Maret University Press.
Sunarti. 2003. Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Perumahan Secara Kelompok. Jurnal Tata Loka.
Tampubolon. 1977. Dalam Purnamasari 2011, Pengembangan Masyarakat Untuk Pariwisata di Kampung Wisata Toddabojo Provinsi Sulawesi Selatan. Perencanaan Wilayah dan Kota. 22(1). 49-64.
www.kemenparekraf.go.id. 2019. Siaran Pers: Pariwisata Diproyeksikan Jadi Penyumbang Devisa Terbesar Lima Tahun ke Depan. Diunduh dari https://www.kemenparekraf.go.id/post/siaran-pers-pariwisata-diproyeksikan-jadi-penyumbang-devisa-terbesar-lima-tahun-ke-depan
Published
2020-12-18
Section
Articles