KRITIS

KRITIS adalah Jurnal Studi Pembangunan Interdisiplin (Journal of Interdiciplinary Development Studies) yang isinya berkaitan dengan pembangunan sebagai proses multidimensional yang melibatkan reorientasi dan reorganisasi kemasyarakatan secara keseluruhan, yang mencakup penjaminan pilihan-pilihan kebutuhan hidup manusia, penegakan harga diri manusia, dan pembebasan dari penghambaan. KRITIS menerima artikel dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris, terbit dua kali dalam satu tahun (Juni dan Desember)

Announcements

 
No announcements have been published.
 
More Announcements...

Vol 24, No 2 (2015)

Dimensi manusia dalam pembangunan hanya akan nampak seutuhnya apabila pembangunan itu merupakan proses pembebasan manusia. Artikel-artikel dalam Jurnal KRITIS Volume XXIV Nomor 2, Juli – Desember 2015 mencoba menyajikan dimensi manusia dan mentalitas pembangunan pada beberapa wilayah di Indonesia yang tentunya menyentuh aspek pembangunan berkelanjutan (sustainable development) baik dari perspektif di bidang sosial ekonomi, di bidang sosial politik, di bidang sosial ekologi dan di bidang sosial budaya (termasuk di dalamnya aspek sosial-keagamaan).

Artikel pertama, sesungguhnya membahas tentang peran para Kiai, Santri dan Pesantren di Indonesia terutama dalam aspek pembangunan di bidang sosial-politik bahwa ternyata terdapat dua bias yang dikemukakan secara mendalam, yaitu bias “guru-murid” dan bias “orang dalam” dalam pesantren di Indonesia. Artikel kedua, mengupas tentang model pemasaran dan promosi pariwisata sebagai salah satu elemen penting pembangunan berkelanjutan di bidang pariwisata yang terkait erat dengan citra suatu destinasi ataupun daya tarik pariwisata di Indonesia dalam konsepsi mooi indie pada masa lalu dan masa sekarang. Artikel ketiga mendiskusikan tentang kehidupan masyarakat di negeri Kanike, yang hidup ditengah-tengah pegunungan Pulau Seram, Provinsi Maluku. Keseluruhan aktifitas dalam mempertahankan hidup selalu menggantungkan diri pada kekayaan alam baik dengan cara bercocok tanam, memanfaatkan tanaman liar dan hewan disekitar, semua itu dilakukan oleh masyarakat Kenike untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka setiap hari yang secara umum dikenal dengan pendekatan (approach) atau konsep biosecurity. Artikel keempat membedah Peraturan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 15 Tahun 2010 tentang Penbukaan Lahan dan Pekarangan Bagi Masyarakat yang kemudian memunculkan pro dan kontra di kalangan masyarakat provinsi Kalimantan Tengah yang berujung pada lambat pembagunan berkelanjutan di Kalimantan Tengah. Artikel kelima secara khusus membahas tentang praktik perjudian “judi kupon togel” di Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara yang berkembang dengan memanfaatkan “kelemahan” dari perkembangan Teknologi Informasi dewasa ini.


Pada kesempatan ini perlu kami sampaikan bahwa Jurnal Kritis adalah jurnal studi pembangunan dengan pendekatan interdisipliner yang terbuka bagi kaum akademisi, jurnalis, seniman, budayawan, aktivis atau siapa saja yang mempunyai intensi tinggi terhadap pembangunan sebagai proses multidimensional yang melibatkan reorientasi dan reorganisasi kemasyarakatan secara keseluruhan, yang mencakup penjaminan pilihanpilihan kehidupan manusia, penegakan harga diri manusia, dan pembebasan dari penghambaan, untuk menulis di Jurnal Kritis yang terbit setiap bulan Juni-Desember.

Selamat Membaca!

Table of Contents

Articles

J. Mardimin
36 views
95-128
Yesaya Sandang
63 views
129-139
Glen A.F. Nahumury
48 views
140-159
Brian L Djumaty
86 views
160-176
Septiana Erike Gubuino
21 views
177-197