MANAM’MI: PEMBANGUNAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL STUDI PADA MASYARAKAT MIANGAS KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD

  • Frinsisika Jelinda Sahadula
  • Wilson M.A. Therik
Keywords: Manam'mi, local wisdom, social capital, culture capital and sustainable development.

Abstract

Manam'mi tradition contains a set of informal values ​​or norms, such as mutual trust, mutual understanding, equality in values ​​and behavior, mutual assistance, and mutual help that forms the structure of society and becomes a bond among the community members which is effective for coordination  and cooperation in achieving the common goals. Manam'mi is one of coastal community local wisdom which contains marine resource management components. The Eha concept in a series of Manam'mi ritual embodies the natural resources sustainability as well as the marine ecosystem balance and provides opportunities for other living creatures to breed, so that the continuity of natural resources supplies on land and at sea are ensured. Sammi is the ecological intelligence of Miangas indigenous people in managing the marine resources by using environmentally friendly (eco-friendly) fishing gear.  The focus of this study is to describe how the implementation of Manam'mi ritual in community life in Miangas Island is viewed from the sustainable development, social capital and culture capital  perspective. This study used descriptive-qualitative approach. The approach was done by doing interview, observation, documentation study, and inductive model data analysis. Manam'mi tradition can be regarded as social capital of Miangas society because it involves belief, norms, and relationships/networks between the stakeholders. The study shows that Manam'mi contains three sustainable development approaches, namely environmental, economic, and socio-cultural approaches.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amfar, Fazriah, Adwani dan Mujibussalim. 2015. Pelaksanaan Tugas dan FungsPanglima Laot di Kota Sabang. Sabang: Universitas Syiah Kuala. Jurnal Ilmu Hukum Fakultas Pascasarjana Universitas Syiah Kuala. Volume 3, No. 4. November 2015
Apriana Evi. 2015. Kearivan Lokal Masyarakat Aceh Dalam Konservasi Laut. Banda Aceh: Pend. Biologi Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh. Jurnal Biologi Edukasi Edisi 14, Volume 7 Nomor 1, Juni 2015, hal 47-55
Bahauddin, Taufik. 2007. Brainware Leadership Mastery. Jakarta: Elex Media Komputindo
Banransano, Hengky K. Dan Jubhar C. Magimbulude 2011. Eksploitasi dan Konservasi Sumberdaya Hayati Laut dan Pesisir di Indonesia. Salatiga: Universitas Kristen Satya Wacana. Jurnal Biologi Papua, Volume 3 nomor 1, Hal 39-45.
Binter, Arnold F. 2015. BUDAYA SASI Perlawanan Negara dan Masyarakat terhadap Eksploitasi dan Kerusakan Sumber daya Alam. Salatiga: Satya Wacana University Press.s
Bungin, Burhan. 2007. Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial lainnya. Jakarta: Kencana
Gerungan. 2000. Psikologi Sosial. Bandung : Refika Aditama
Hammar, Roberth Kurniawan Ruslak. 2009. Hak Ulayat Dalam Prespektif Otonomi Daerah di Kepulauan Kei dan Papua. MIMBAR HUKUM Volume 21, No 2, Juni 2009, hal 203-408.
Hasmah. 2014. Sistem Pengetahuan Lokal Neayan Dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut di Desa Ujung Lero Kabupaten Pinrang. Makassar: Balai Pelestarian Nulai Budaya Makassar. WALASUJI Volume 5, No. 2, Desember 2014: 303—313.
Hidayat. 2013. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Nelayan. Medan: Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan. Jurnal Sejarah CITRA LEKHA, Vol. XVII, No. 1 Februari 2013: 43-58.
Kurniawan, Andri. 2008. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Efektivitas Panglima Laot dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Laut di Kota Sabang. Jurnal Dinamika Hukum Vol. 8 No. 3 September 2008
Kuwanti, Martanto Martosupono dan Jubhar C. Mangimbulude. 2014. Peran Sasi Dalam Melindungi Sumber Daya Teripang Di Kampung Folley, Kabupaten Raja Ampat. Salatiga: Universitas Kristen Satya Wacana.
Lasubuda, Ridwan. 2013. Pembangunan Wilayah Pesisir dan Lautan Dalam Prespektif Negara Kepulauan Republik Indonesia. Manado: UNSRAT. Jurnal Ilmiah Platax, vol 1-2.
Lawang, R.M.Z. 2005. Kapital Sosial Dalam Perspektif Sosiologi. Cetakan Kedua. FISIP UI Press, Depok
Liebner, Horst H. 1996. Beberapa Catatan tentang Pembuatan Perahu dan Pelayaran di Daerah Mandar, Sulawesi Selatan. P3MP-Proyek Pengkajian dan Pengembangan Masyarakat Pantai, YIIS UNHAS.
Moch. Prihatna Sobari, Rilus A. Kinseng, Fatriyandi N Priyatna. 2003. Membangun Model Pengelolaan Sumber Daya Perikanan Berkelanjutan Bedasarkan Karakteristik Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan: Tinjauan Sosiologi Antropologi. Buletin Ekonomi Per/kanan Vol. V. No.1 Tahun 2003
Mulyadi, Edi dan Nur Fitriani. 2011. Konservasi Hutan Mangrove Sebagai Ekowisata. Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol.2 No. 1
Murdiyatmoko, Janu. 2007. Sosiologi: Memahami dan Mengkaji Masyarakat. Bandung: PT Grafindo Media Pratama
Nampasnea, Jeni. 2016. PERAN MODAL SOSIAL DALAM KEARIFAN LOKAL SASI (Studi Kasus Terhadap Pelaksanaan Sasi Gereja di Negeri Administratif Hatuhenu, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku). Tesis M.Si (tidak dipublikasikan). Salatiga: Program Studi Magister Studi Pembangunan-Program Pascasarjana UKSW.
Pontoh, Otniel 2010. Identifikasi dan Analisis Modal Sosial dalam Rangka pemberdayaan Masyarakat Nelayan Desa Gangga Dua Kabupaten Minahasa Utara. Manado: UNSRAT. Jurnal Perikanan dan Kelautan Tropis. Vol.3.
Putnam, R.D. 1993. The Prosperous Community: Social Capital and Public Life, the American Prospect. NJ : Princenton University Press.
__________. 1996. Who Killed Civic America? Prospect. NJ : Princenton University Press
Rosidah, Faiqotur. 2011. Representasi Tradisi Pesantren Dalam Novel Remaja Islami (Kajian Konstruksi Sosial). Jember : Pustaka Radja
Sarwono, Wawan Sarlito. 2002. Psikologi Sosial. Jakarta: Balai Pustaka
Susur, Fadhil dan Santun R P Sitorus, Ivanovich Agusta. 2014. Pertimbangan Aspek Sosial Budaya dan Kearifan Lokal Dalam Pegembangan Kawasan Danau Tempe Provinsi Sulawesi Selatan. Semarang; Universitas Diponegoro. Tata Loka Volome16 Nomor 3, Agustus 2014, 168-180
Suyatno Bagong, dan Sutinah. 2007. Metode Penelitian Sosial: Berbagai Alternatif Pendekatan. Jakarta: Prenada Media Group
Utina, Ramli. 2012. Kecerdasan Ekologis Dalam Kearifan Lokal Masyarakat Bajo Desa Torosiaje Provinsi Gorontalo. Gorontalo: Universitas Negeri Gorontalo.
Yusfiandayani, Roza. 2013. Fish aggregating devices in Indonesia: Past and present status on sustainable capture fisheries. Bogor: Department of Fisheries Resources Utilization, Bogor Agricultural University. Galaxea, Journal of Coral Reef Studies (Special Issue): 260-268.
Zal, W. A. Amir. 2016. Modal budaya dan kesannya ke atas kebergantungan kerja komuniti nelayan di Malaysia: Kajian kes nelayan Kuala Terengganu. Malaysia: School of Social and Economic Development, Universiti Malaysia Terengganu. GEOGRAFIA Online TM Malaysian Journal of Society and Space 12 issue 4 (158 - 168) 158 © 2016, ISSN 2180-2491.
Zohar, Danah dan Ian Marshall. 2007. Kecerdasan Spiritual. Bandung: Mizan Post-Development
Zulkarnain. 2013. Rekonstruksi Kebijakan Pengelolaan Kawasan Konservasi Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Kontribusi Menuju Pengelolaan Sumber Daya Alam Yang Indonesia. Malang: Universitas Widyagama Malang. Jurnal Konstitusi Vol.IV, No. 2.
Published
2017-10-21
Section
Articles