STUDI KEBERLANJUTAN GERAKAN SOSIAL PEMUDA MELAWAN PENCEMARAN SUNGAI MANDOR KALIMANTAN BARAT
Keywords:
Gerakan Sosial, Lingkungan, Sungai Mandor, PETI, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
ABSTRAK
Penelitian ini mengkaji dinamika gerakan sosial lingkungan Aliansi Lingkungan Alam Mandor (ALAM) yang lahir dari inisiatif warga Desa Mandor, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Gerakan ini muncul sebagai respons terhadap pencemaran Sungai Mandor akibat aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI). Melalui pendekatan partisipatif dan berbasis komunitas, ALAM berhasil menekan aktivitas PETI serta memulihkan kualitas air sungai antara tahun 2015–2020. Selain dampak ekologis, gerakan ini juga memunculkan kesadaran lingkungan di kalangan pemuda pedesaan dan mendorong terbentuknya tujuh komunitas lingkungan baru. Namun, sejak 2020, kegiatan ALAM mengalami stagnasi akibat lemahnya regenerasi kepemimpinan dan berkurangnya dukungan pemerintah. Meskipun demikian, komitmen anggota untuk melanjutkan gerakan masih kuat, dengan dukungan kepala desa dan pemerintah daerah. Studi ini menegaskan pentingnya keberlanjutan gerakan lingkungan berbasis masyarakat dalam menjaga ekosistem perdesaan.
Downloads
References
DAFTAR PUSTAKA
Amri, U. (2012) ‘Konservasi Berbasis Komunitas Religi: Membedah Peran Ormas Keagamaan dalam Upaya Melestarikan Sumber Daya Alam di Indonesia’, Jurnal Tahunan LIPI, 38(1).
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat (2016) Laporan Konservasi Daerah. Mogabay, :. 1.
Balai Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Landak (2012) Laporan Pengelolaan Lingkungan Daerah.
Chang, W. (2012) ‘Dampak Ekonomis Penambangan Emas bagi Masyarakat Mandor, Kalimantan Barat’, Jurnal Tahunan LILP, 38(1).
Christiansen, J. (2011) ‘Four Stages of Social Movements’, Salem Press.
Dalaybuyan, B. (2015) ‘The River Movements’ Struggle in Mongolia’, Department of Sociology, Hokkaido University, Japan. doi:10.1080/14742837.2013.877387.
Della Porta, D. & Diani, M. (2006) Social Movements: An Introduction (2nd ed.). Malden, MA: Blackwell Publishing.
Diani, M. (1992) ‘The Concept of Social Movement’, Journal of Sociology, 40. doi:10.1111/j.1467-954X.1992.tb02943.x.
Ekadia, T., Patib, A.B. & Posumah, D. (2023) ‘Konflik pada Pertambangan Emas Tanpa Izin di Kecamatan Ratatotok Kabupaten Minahasa Tenggara’, Jurnal Sam Ratulangi Politics Review, 1(1), Juni 2023.
Harsono, A. (2023) Belajar Radikalisme dari George J. Aditjondro. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.
Harrington, L.M.B. (2016) ‘Sustainability and Conceptual Considerations: A Review of Key Ideas for Sustainability and Rural Context’, Kansas State University Journal.
Hasibuan, P.J., Tjakraatmadja, H. & Sunitiyoso, Y. (2022) ‘Illegal Gold Mining in Indonesia: Structure and Causes’, School of Business and Management, Institut Teknologi Bandung.
Hidayat, H. (2008) Politik Lingkungan: Pengelolaan Hutan Masa Orde Baru dan Reformasi. Jakarta: Obor Press.
Hinton, J.C., Veiga, M.M. & Veiga, A.T.C. (2003) ‘Clean Artisanal Gold Mining: A Utopian Approach’, Journal of Cleaner Production, 11, pp. 99–115.
Hoover, E. (2017) The River Is in Us: Fighting Toxics in a Mohawk Community. Minneapolis: University of Minnesota Press. Available at: http://www.upress.umn.edu.
Ismawati, Y. (2014) ‘Gold, Mercury and the Next Minamata Indonesian’, Journal of Leadership, Policy and World Affairs. Available at: www.srindonesia.com/in-the.
Jasper, J.M. (2010) ‘Social Movement Theory Today: Toward a Theory of Action?’, Sociology Compass, pp. 965–976. doi:10.1111/j.1751-9020.965–976.
Jenkins, J.C. (1983) ‘Resource Mobilization Theory and the Study of Social Movements’, Annual Review of Sociology, 9, pp. 527–553.
Jonathan, C. (2011) Four Stages of Social Movements. Salem Press, pp. 12–24.
Junaidi (2022) ‘Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dan Kesejahteraan Keluarga di Sekitar Wilayah Pertambangan’, e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya Lingkungan, 11(1), Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi.
Lestari (2025) ‘Artikel Lingkungan Hidup di Kalimantan Barat’. Kompas.com. Available at: https://lestari.kompas.com/read/2025.
Losekann, C. & Milanez, B. (2021) ‘Mining Disaster in the Doce River: Dilemma Between Governance and Participation’, Sage Journals.
Manalu, D. (2020) ‘Gerakan Sosial dan Perubahan Kebijakan Publik: Kasus Perlawanan Masyarakat Batak vs PT Inti Indorayon Utama di Porsea, Sumatera Utara’.
Manik, K.E.S. (2016) Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jakarta: Prenamedia Group.
Mardiman, J. (2020) Saatnya Melawan: Membaca dan Memaknai Gerakan Sosial. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Meutia, A., Bachriadi, D. & Gafur, A. (2023) ‘Environment Degradation, Health Threats, and Legality at the Artisanal Small-Scale Gold Mining Sites in Indonesia’, Journal of Environmental Science. doi:10.3390/.
Miller, F.D. (1999) ‘The End of SDS and the Emergence of Weatherman: Demise through Success’, in Freeman, J. & Johnson, V. (eds) Waves of Protest: Social Movements Since the Sixties. Lanham, MD: Rowman & Littlefield, pp. 303–324.
Mustafa, A.F. (2024) ‘Konflik Tambang Emas Sulawesi Utara: Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI)’, Prodi Ilmu Lingkungan, Universitas Indonesia.
Risso, M., Sekula, J., Brasil, L., Schmidt, P., Eduarda, M. & de Assis, P. (2021) Mining and Governance in Latin America. Igarapé Institute. Available at: https://www.jstor.org/stable/resrep30586.5.
Siahanenia (2017) Orang Dayak Melawan Tambang: Studi Gerakan Sosial Baru dalam Ruang Publik Virtual. Salatiga: Satya Wacana University Press.
Sugiester, F., Firmansyah, Y.W., Widiayantoro, W., Fuadi, M.F., Afrina, Y. & Hardianto, A. (2021) ‘Dampak Pencemaran Sungai di Indonesia’, Jurnal Riset Kesehatan, 13(1), pp. 1–10.
Suharko (2006) Gerakan Sosial. Jakarta: Komunitas Indonesia untuk Demokrasi. Available at: http://www.fisip.undip.ac.id.
Susilo, R.K.D. (2014) Sosiologi Lingkungan. Jakarta: PT Grafindo Persada.
Tarrow, S. (2001) Power in Movement: Social Movements, Collective Action and Mass Politics in the Modern State. Cambridge: Cambridge University Press.
Shah, T. (2000) ‘Social Energy Against Environmental Challenge: Understanding the Groundwater Recharge Movement in Western India’, Natural Resources Forum, 24, pp. 197–209.
Sidupa, U. (2016) Laporan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Landak.
Walker, B., Holling, C.S., Carpenter, S.R. & Kinzig, A. (2004) ‘Resilience, Adaptability and Transformability in Social–Ecological Systems’, Ecology and Society, 9(2), art. 5. Available at: http://www.ecologyandsociety.org/vol9/iss2/art5/.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 KRITIS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketika penulis menyerahkan artikelnya kepada Jurnal Studi Pembangunan Interdisiplin KRITIS, dan jika artikel tersebut disetujui oleh Dewan Editor untuk diterbitkan maka HAK CIPTA dari Artikel tersebut melekat pada Jurnal Studi Pembangunan Interdisiplin KRITIS. Pihak Dewan Editor dapat memperbanyak memperbanyak Artikel tersebut dengan tetap mencantumkan nama penulis.







