Menumbuhkan Sikap Sosial Emosional EMC2 Terhadap Psychological Well-Being pada Siswa Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.24246/j.js.2025.v15.i1.p13-22Keywords:
Social Emotional, EMC2, Psychological Well-Being, Learning, Elementary SchoolAbstract
This research aims to foster social emotional attitudes EMC2 (Emphaty, Mindfulness, Compassion, Critical Inquiry) and photograph the process of implementing approaches to psychological well-being in English language learning. By implementing EMC2, it is hoped that students can develop social and emotional skills that have a positive impact on their psychological well-being. The observation method was used to monitor students' social interactions and emotional responses during learning, while interviews were conducted to gain an in-depth view of students' experiences and perceptions of learning English using the EMC2 approach. The results showed that the EMC2 approach significantly improved students' social emotional attitudes and psychological well-being. Students show (1) increased self-confidence. (2) social interaction skills. (3) emotional management. This research contributes to the development of knowledge in the field of education by offering a new approach that is effective in improving psychological well-being through learning English. These findings can be used as a reference for educators in designing holistic learning programs and supporting students' social emotional development.
Downloads
References
Alghozi, F. Z. (2020). Kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam membentuk kesadaran sosial (social awareness) pada siswa MTsN 6 Kediri [Doctoral dissertation]. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Andrianti, S. (2018). Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Sebagai Fasilitator Dalam Pelaksanaan Pembelajaran Literasi. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 1(2), 232–249.
Armawinda, Y., Noviana, E., & Hermita, N. (2022). Analisis Sikap Toleransi Siswa Kelas IV SDN 130 Pekanbaru. Jurnal Kiprah Pendidikan, 1(2), 84–91.
Artati, K. B., & Wahyuni, E. (2023). Pendekatan mindfulness untuk meningkatkan psychological well-being pada siswa sekolah dasar: Sebuah systematic review. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur: Berbeda, Bermakna, Mulia, 9(2), 342–355.
Barton, G., & Garvis, S. (2019). Compassion and empathy in educational contexts. Palgrave Macmillan.
Bernay, R., Graham, E., Devcich, D. A., Rix, G., & Rubie-Davies, C. M. (2016). Pause, breathe, smile: a mixed-methods study of student wellbeing following participation in an eight week, locally developed mindfulness program in three New Zealand schools. Advances in School Mental Health Promotion, 9(2), 90–106. https://doi.org/https://doi.org/10.1080/1754730X.2016.1154474
Billah, A. (2016). Pendidikan Karakter untuk Anak Usia Dini dalam Perspektif Islam dan Implementasinya dalam Materi Sains. Attarbiyah: Journal of Islamic Culture and Education, 1(2), 243–272.
Clara, M. (2022). Pembelajaran sosial emosional Pendidikan Profesi Guru Prajabatan.
Deviana, M., Umari, T., & Khadijah, K. (2023). Kesejahteraan Psikologis (Psychological Well-Being) Remaja. 5.
Evan, D., & Greenway, C. (2010). Exploring the Psychological Well-Being of Student in Higher Education. Retrieved may 18, 2014. From: Http://Escalate.Ac.Uk/Downloads /7772.Pdf.
Handayani, D. (2024). Penguatan Kompetensi Sosial Emosional Peserta Didik Melalui Kegiatan Akademik dan Non-Akademik di SMKN 2 Singosari. Jurnal Integrasi Dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial, 4(4), 6–6.
Hidayanti, I., Yulianti, L., Bancin, L. K., & Sasmi, W. T. (2023). Penanganan Bullying Dengan Menanamkan Pendidikan Karakter Pada Siswa SDN Duren I. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 5(1), 117–122.
Isnaeni Rahmat, N., Hastuti, I. D., & Nizaar, M. (2023). Analisis faktor-faktor yang menyebabkan bullying di madrasah ibtidaiyah. Jurnal Basicedu 7(6), 3804-3815. Jiwa Pada Remaja. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 4(1), 175–184.
Kurnia, I. (2022). Pengembangan Model Guided Inquiry Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Peserta didik. AL-IKMAL: Jurnal Pendidikan, 1(1).
Latief, S. (2020). Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Sebagai Pondasi Pembentukan Karakter Dalam Era Revolusi 4.0 Dan Society 5.0: Teknik Dan Keberlanjutan Pendidikan Karakter. Jurnal Literasiologi, 3(2).
Latip, A. E. (2020). Program Social Emotional Leraning Sebagai Upaya Pembentukan Karakter Tanggung Jawab Peserta Didik di Sekolah Dasar. (Bachelor’s thesis, Jakarta: FITK UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA).
Mami, L., & Suharman. (2015). Harga Diri, Dukungan Sosial dan kesejahteraan Psikologis perempuan Dewasa masih Lajang. Persona. Persona, Jurnal Psikologi Indonesia, 4(3), 216–223.
Marzuki, M., Alam, L., Judijanto, L., Utomo, J., & Ferian, F. (2024). Pentingnya Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak. JIP:Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(2), 334–343.
Mayasari, R. (2014). Pengaruh Keterampilan Sosial dan Efikasi Diri Sosial Terhadap Kesejahteraan Psikologis. Al-Munzir, 7(1).
Mega Pertiwi, W., Winingsih, P. H., & Zusroni, D. A. (2024). Peningkatan Hasil Belajar dengan Model Discovery Learning-EMC2 Pada Materi IPA Kelas 7. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, 3(1).
Mulyawati, Y., Marini, A., Nafiah, M., & Jakarta, N. (2022). Pengaruh Empati Terhadap Perilaku Prososial Peserta Didik Sekolah Dasar. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 12(2), 150–160.
Naim, N. (2011). Dasar-dasar Komunikasi Pendidikan.
Nurgiansah, T. H. (2021). Pendidikan Pancasila sebagai upaya membentuk karakter jujur. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 9(1), 33–41.
Parijata, N. K. S. K. (2022). Perspektif guru terhadap penguatan karakter disiplin dan tanggung jawab siswa pada pembelajaran daring di SMP Negeri 3 Selat. (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Ganesha).
Romadhon, N. (2023). Pengaruh pembelajaran abad 21 terhadap literasi digital siswa pada mata pelajaran Pendidikan agama islam di SMP Negeri 3 Palimanan Cirebon. IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Rufaida, S. A., Wardani, I. Y., & Panjaitan, R. U. (2021). Dukungan Sosial Teman Sebaya dan Masalah Kesehatan.
Rukaesih, D. (2024). Efektifitas Proses Belajar Mengajar Yang Mendidik Terhadap Kematangan Sosial Emosional Mahasiswa (Studi Korelasi Pada Mahasiswa PPG di FKIP Universitas Galuh). Jurnal Wahana Pendidikan, 11(1), 169–178. https://doi.org/10.25157/jwp.v%vi%i.13596
Safaria, T. (2012). Setres ditinjau dari active coping, avoidance coping dan negative coping. HUMANTAS (Jurnal Psikologi Indonesia), 3(2), 87–93.
Santoso. (2018). Pendidikan anti bullying. Majalah Ilmiah Pelita Ilmu. 1(2).
Septarina, H. (2023). Pengaruh self-efficacy dan mindfulness terhadap critical thinking skills mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan metakognisi sebagai mediator. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Serpara, H., Wenno, E. C., & Sohilait, D. (2023). Pembelajaran Sosial Emosional SD Negeri 3 Seram Bagian Barat. German Für Gesellschaft (J-Gefüge), 2(2), 101–106. https://doi.org/10.30598/jgefuege.2.2.101-106
Susiani, K. , Sari, N. M. D. S. , & Kristiantari, M. G. R. (2024). Membangun Karakter: Pembelajaran Sosio Emosional untuk Anak SD. Nilacakra.
Syahfitra, Y., Aripin, S., & Kandedes, I. (2023). Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengatasi Masalah Bullying. Rayah Al-Islam, 7(3), 1514–1529.
Syarifin, A. (2017). Percepatan Perkembangan Kognitif Anak: Analisis Terhadap Kemungkinan Dan Persoalannya. Al-Bahtsu, 2(1).
Wibowo, C. H. (2015). Problematika Profesi Guru dan Solusinya bagi Peningkatan Kualitas Pendidikan di MTs Negeri Nguntoronadi Kabupaten Wonogiri.
Widiastuti, A., & Irsyad Fahmi, M. M. (2024). Meningkatkan Sikap Sociopreneur Peserta Didik Melalui Social Action Project dan Project Based Learning Improving Student’s Sociopreneur Attittude Through Social Action Project and Project-Based Learning. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 4, 107–118.
Wiyono, H., Yusuf, A., & Rahayuningtyas, W. (2024). Pengaruh Model PjBL Pergelaran Seni terhadap Kompetensi Sosial Emosional Siswa. JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts, 4(4), 384–390.
Zhu, X., Tian, L., Zhou, J., & Huebner, E. S. (2019). The developmental trajectory of behavioral school engagement and its reciprocal relations with subjective well-being in school among Chinese elementary school students. Children and Youth Services Review, 99, 286–295. https://doi.org/10.1016/j.childyouth.2019.01.024
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
Copyright is held by the Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan









