Determinan Ketidaklengkapan Pemberian Imunisasi Pada Bayi: Bukti Empiris di Negeri Oma-Maluku

Penulis

  • Maria Dyah Kurniasari
  • Afelin Agnestia Latumahina
  • Kasmirah Kasmirah

DOI:

https://doi.org/10.24246/johh.vol1.no12021.pp22-32

Kata Kunci:

imunisasi, ketidaklengkapan imunisasi

Abstrak

Imunisasi adalah strategi pencegahan terhadap penyakit menular yang parah seperti campak, rubella, dan poliomielitis (polio). Penyakit-penyakit tersebut menyerang tubuh tanpa memandang usia dan jenis kelamin, tetapi pada kenyataannya menunjukkan bahwa itu lebih menyerang anak-anak daripada orang dewasa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi pada 4 orang ibu sebagai partisipan dengan kriteria memiliki anak usia 0-11 bulan, status imunisasinya tidak lengkap dan 2 orang petugas kesehatan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa faktor determinan ketidaklengkapan pemberian imunisasi pada bayi di negeri oma-terbagi menjadi 5 yaitu (1) kurangnya pengetahuan yang dimiliki orang tua tentang pentingnya imunisasi, (2) ketidakpatuhan ibu dalam pemberian imunisasi, (3) tidak maksimalnya penyuluhan tentang imunisasi dari petugas kesehatan, (4) sikap petugas kesehatan kurang baik dalam pelayanan imunisasi, (5) kurangnya ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan. Adanya kerjasama antara pemerintah, tenaga kesehatan dan masyarakat dibutuhkan dalam mewujudkan kelengkapan imunisasi.

Kata kunci: imunisasi, ketidaklengkapan imunisasi lengkap

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Arikunto, S. (2001). Strategi Belajar Mengajar. Bandung: C.V Maulana.

Dewi, A. P., Darwin, E., & Edison, E. (2014). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu dengan Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap pada Bayi di Kelurahan Parupuk Tabing Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 3(2), 114–118.

Hengkengbala, L. (2013). Hubungan Antara Pengetahuan Dan Sikap Ibu Tentang Imunisasi Dengan Status Imunisasi Anak Balita Di Kampung Farusi Distrik Swandiwe Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua. Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, 2(1), 42–51.

Hidayat, A. A. A. (2009). Ilmu Kesehatan Anak. Jakarta: Salemba Medika.

Josiman, A. (2012). Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Dengan Status Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi di Wilayah kerja Puskesmas Depok. Journals of Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Karina, A. N., & Warsito, B. E. (2012). Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Dasar Balita. Jurnal Nursing Studies, 1(1), 30–35.

Menteri Kesehatan Departemen Kesehatan. (2005). Pedoman Penyelenggaraan Imunisasi. Jakarta.

Menteri Kesehatan Departemen Kesehatan. (2010). Gerakan Akselerasi Imunisasi Nasional Universal Child Immunization 2010-2014. Jakarta.

Muliani, M., Abdullah, Z., & Leida, I. (2013). Hubungan Pelayanan Imunisasi Dengan Pemberian Imunisasi HB0 Di Wilayah Puksesmas Ponre Kabupaten Bulukumba I. Makasar, Indonesia.

Notoatmodjo, S. (2007). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Praptianingsih. (2006). Kedudukan Hukum Perawat Dalam Upaya Pelayanan Kesehatan Di Rumah Sakit. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.

Putri Dwiastuti, & Prayitno, N. (2012). Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Imunisasi BCG Di Wilayah Puskesmas UPT Cimanggis Kota Depok. Jurnal Ilmiah Kesehatan.

RISKESDAS. (2015). Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar Nasional (Riskesdas).

Rizani, A. (2009). Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Ibu Dalam Pemberian Imnusasi Hepatitis B0-7 hari di Kota Banjarmasin. Cakra Percetakan.

Sarimin, S., Iswanto, A. Y., & Worang, R. (2014). Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Ibu Dalam Pemberian Imunisasi Dasar Pada Balita di Desa Taraitak Satu Kecamatan Langowan Utara Wilayah Kerja Puskesmas Walantakan. Jurnal Keperawatan.

Siswandoyo, & Putro. (2003). Beberapa Faktor yang Berhubungan Dengan Status Kelengkapan Imunisasi Hepatitis B Pada Bayi di Puskesmas Lanjas Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Medika, (4), 251–257.

WHO. (2008). Global Programme For Vaccines and Immunication: The Expended Progaram, World Health Organization. Geneva.

Yusuf, M. (2008). Analisis Karakteristik Ibu Dan Strategi Pelaksanaan Imunisasi Dengan Imunisasi Polio Di Kabupaten Bireuen Tahun 2007.

Unduhan

Diterbitkan

2021-11-18

Cara Mengutip

Kurniasari, M. D., Latumahina, A. A., & Kasmirah, K. (2021). Determinan Ketidaklengkapan Pemberian Imunisasi Pada Bayi: Bukti Empiris di Negeri Oma-Maluku. JOURNAL OF HUMAN HEALTH, 1(1), 22–32. https://doi.org/10.24246/johh.vol1.no12021.pp22-32

Terbitan

Bagian

Articles