Konservatisme Akuntansi di Indonesia

Hans Hananto Andreas, Albert Ardeni, Paskah Ika Nugroho

Abstract


This study aims to provide empirical evidence on the influence of company growth, profitability, and investment opportunity set (IOS) on the application of the accounting conservatism principles. We measure accounting conservatism using total accrual (earnings before extraordinary items + depreciation – cash flow from operation). We purposively select our sample of 114 manufacturing firms listed in the Indonesian Stock Exchange (IDX) in the years 2012-2013. After running the tests of classical assumptions, our multiple regression analysis partially shows that company growth, profitability, and investment opportunity set positively affect accounting conservatism.

Abstrak

 

Dalam penyajian laporan keuangan yang berkualitas, perusahaan dihadapkan oleh pertimbangan yang salah satunya adalah penerapan konservatisme akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris pengaruh company growth, profitability, dan investment opportunity set (IOS) terhadap penerapan prinsip konservatisme akuntansi. Konservatisme akuntansi dalam penelitian ini diukur menggunakan perhitungan total akrual. Total akrual adalah selisih antara laba sebelum extraordinary item ditambah dengan depresiasi dikurangi dengan arus kas operasi untuk mengetahui apakah perusahaan menggunakan konservatisme akuntansi tinggi atau rendah di dalam perusahaan. Sampel yang digunakan sebanyak 114 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) di tahun 2012 dan 2013. Metoda pemilihan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Alat analisis yang digunakan untuk pengujian adalah regresi linier berganda yang sebelumnya harus lolos uji asumsi klasik. Hasil pengujian secara parsial menunjukkan company growth, profitability dan investment opportunity set berpengaruh positif signifikan terhadap konservatisme akuntansi.

Keywords


accounting conservatism; company growth; profitability; investment opportunity set

Full Text:

PDF

References


Ahmed, A. S., dan S. Duellman. 2007. Accounting conservatism and board of director characteristics: An empirical analysis. Journal of Accounting and Economics 43 (2): 411-437.

Almilia, L. S. 2004. Pengujian size hypothesis dan debt/equity hypothesis yang mempengaruhi tingkat konservatisme laporan keuangan perusahaan. Jurnal Bisnis dan Akuntansi 7 (2): 237-264.

Ardina, A. M. Y., dan I. Januarti. 2012. Penggunaan perspektif positive accounting theory terhadap konservatisme akuntansi di Indonesia. Diponegoro Journal of Accounting 1 (1): 1-15.

Aristantia, D., dan I. M. P .D. Putra. 2015. Investment opportunity set dan free cash flow pada tingkat pembayaran dividen perusahaan manufaktur. Jurnal Akuntansi Universitas Udayana 11 (1): 220-234.

Astuti, E. 2015. Analisis pengaruh kepemilikan institusional, tingkat hutang, pertumbuhan perusahaan, profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap konservatisme akuntansi (studi empiris perusahaan-perusahaan listing di BEI 2011-2012). Tesis. Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Dwitayanti, Y., dan R. Fahlevi. 2015. Pengaruh kepemilikan manajerial, investment opportunity set, price to book ratio, dan political cost terhadap konservatisma akuntansi. Jurnal Akuntanika 2 (1) (Juli-Desember): 31-43.

Gitman, L. J. 2003. Principle of Managerial Finance. Ten edition, United States: Pearson Education, Inc.

Givoly, D., dan C. Hayn. 2000. The changing time-series properties of earnings, cash flows and accruals: Has financial reporting become more conservative? Journal of Accounting and Economics 29 (3): 287–320.

LaFond, R., dan R.L. Watts. 2008. The information role of conservatism. The Accounting Review 83: 447-478.

Lafond, R., dan S. Rouchowdhury. 2007. Managerial ownership and accounting conservatism. Journal of Accounting Research 46: 101-135

Lestari, H. 2004. Pengaruh kebijakan utang, kebijakan dividen, risiko dan profitabilitas perusahaan terhadap set kesempatan investasi. Simposium Nasional Akuntansi VII. Denpasar.

Martani, D., dan N. Dini. 2010. The influence of operating cash flow and investment cash flow to the accounting conservatism measurement. Chinese Business Review 9 (6): 1-6.

Oktomegah, C. 2012. Faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan konservatisme akuntansi pada perusahaan manufaktur di BEI. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi 1 (1) (Januari): 36-42.

Saputri, Y. D. 2013. Faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan perusahaan terhadap konservatisme akuntansi. Accounting Analysis Journal 2 (2): 191-198.

Sari, C., dan D. Adhariani. 2009. Konservatisme perusahaan di Indonesia dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Simposium Nasional Akuntansi XII. Palembang.

Wardhani, R. 2008. Tingkat konservatisme akuntansi di Indonesia dan hubungannya dengan karakteristik dewan sebagai salah satu mekanisme good coorporate governance. Simposium Nasional Akuntansi IX. Pontianak.

Watts, R.L. 2003. Conservatism in accounting part I: Explanations and implications. Journal of Accounting 17 (3) (September): 207-221.

Yenti, Y. E., dan E. Syofyan 2013. Pengaruh konservatisme akuntansi terhadap penilaian ekuitas dengan good corporate governance sebagai variabel pemoderasi (studi empiris pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI). Wahana Riset Akuntansi 1 (2): 201-218.

Zulaikha, D. W. 2012. Pengaruh karakteristik dewan komisaris dan komite audit terhadap tingkat konservatisme akuntansi. Diponegoro Journal of Accounting 1 (2): 1-14.


DOI: http://dx.doi.org/10.24914/jeb.v20i1.457

Abstract viewed 892 times
PDF downloaded 852 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




p-ISSN: 1979-6471; e-ISSN: 2528-0147

Indexed by:

 

Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, Jawa Tengah, Indonesia

Creative Commons License