AKREDITASI SEKOLAH SEBAGAI JAMINAN MUTU PENDIDIKAN PADA SMA NEGERI 1 DAN 2 PARINGIN
DOI:
https://doi.org/10.24246/j.sw.2025.v41.i1.p63-73Keywords:
School Accreditation, Educational Quality, School QualityAbstract
SMA Negeri 1 and 2 Paringin are A-accredited schools that have produced competent, excellent, and high-achieving generations of Balangan. Therefore, this research aims to analyze whether the accreditation value truly reflects the real conditions in schools and whether there is a significant relationship between the implementation of accreditation and the improvement of educational quality and overall school performance. This research is qualitative using descriptive research methods. The subjects of the research were leaders, vice principals, and several teachers at SMA Negeri 1 Paringin and SMA Negeri 2 Paringin. The results of the study indicate that both schools have been accredited with better performance in various aspects, graduation rates, student achievements, and active participation in learning activities. It can be concluded that the implementation of accreditation at SMA Negeri 1 Paringin and SMA Negeri 2 Paringin has a positive impact on improving the quality of education, which focuses on continuous improvement, thereby improving performance as seen from increased graduation rates and student achievement.
Downloads
References
Asopwan, D. (2019). Studi tentang akreditasi dalam meningkatkan produktivitas sekolah. Indonesian Journal of Education Management & Administration Review, 2(2), 265–272.
Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah. (2020). Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP 2020). Diakses pada 25 April 2025, dari https://bansm.kemdikbud.go.id
Data Pokok Pendidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. (2024). Progres SMA. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Diakses pada 25 April 2025, dari https://dapo.dikdasmen.go.id/
Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah. (2023). Rapor Pendidikan Indonesia 2023. Jakarta: Kemdikbudristek. Diakses pada 25 April 2025, dari https://raporpendidikan.kemdikbud.go.id/
Fajri, A., & Fitriyani, N. (2022). Pengaruh akreditasi sekolah terhadap mutu pendidikan di SD Negeri 1 Lamcot Aceh Besar. Seminar Nasional Pendidikan, Teknologi, dan Kesehatan (TEKAD), 36–49.
Hakim, A. R., & Suharto, N. (2019). The role of accreditation in improving education quality. In Proceedings of the 2nd International Conference on Research of Educational Administration and Management (ICREAM 2018) (pp. 297–300). Atlantis Press. https://doi.org/10.xxxx
Hasanah, E., Sukirman, A., Afriliandhi, C., & Wijayanto, A. (2021). Implementasi akreditasi dalam perspektif guru dan kepala sekolah di Yogyakarta. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 7(3), 357–365. https://doi.org/10.58258/jime.v7i3.2250
Hajar, R. (2018). Implementasi penjaminan mutu pendidikan dalam meningkatkan kinerja madrasah: Studi di Mts Assurur dan Mts Arrohmah Kota Tasikmalaya. Indonesian Journal of Education Management & Administration Review, 1(1), 89-98.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Permendikbud Nomor 13 Tahun 2020 tentang Sistem Akreditasi Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal. Jakarta: Kemendikbud.
Miftahudin. (2023). Balangan jadi andalan, 4 SMA/MA terbaik di Kabupaten Balangan Provinsi Kalimantan Selatan. Cilacap Update. Diakses pada 25 April 2025, dari https://cilacap.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-2396247885/
Mulyasa, E. (2018). Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.
Nababan, K. R. (2023). Mandok Hata Sebagai Pendidikan Demokrasi dalam Kebudayaan Batak. Jurnal Politik Profetik, 11(1), 23-40.
Nasional, K. P. (2011). Kajian Analisis Sistem Akreditasi Sekolah/Madrasah dalam Rangka Reformasi Birokrasi Internal. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.
Obadara, O. E., & Alaka, A. (2013). Accreditation and quality assurance in Nigerian universities. Journal of Education and Practice, 4(8), 12–18.
Putri, U. T., Thobi, M., & Qolbi, A. (2022). School accreditation management efforts to improve the quality of education. Jurnal Manajemen Mutu Pendidikan, 10(1), 23–30.
Riatri, D. P. (2023). Mengubah kelemahan menjadi peluang kepemimpinan transformatif kepala sekolah: Changing weakness into opportunity school principal transformational leadership. Satya Widya, 39(1), 32–39.
Sallis, E. (2002). Total Quality Management in Education (3rd ed.). London: Routledge Falmer.
Sani, R. A., Pramuniati, I., & Mucktiany, A. (2015). Penjaminan Mutu Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.
Siahaan, A., Akmalia, R., Ray, A. U. M., Sembiring, A. W., & Yunita, E. (2023). Upaya meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Journal on Education, 5(3), 6933–6941.
Tilman, A. D. A. T. (2023). Pengembangan mutu pendidikan menggunakan pendekatan PDCA terhadap sekolah EBC filial Maubisse. Satya Widya, 39(2), 97–105.
Waluyo, J. (2022). Optimalisasi pelaksanaan akreditasi madrasah sebagai upaya penjaminan mutu pendidikan. Honai, 4(2), 130–142.
Yuliana, L., & Raharjo, S. B. (2019). Ketercapaian standar nasional pendidikan di sekolah menengah atas. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 4(2), 197–212.










