Tata Kelola Publik Dan Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Di Indonesia

  • Handoko A Hasthoro Fakultas Ekonomi, Universitas Janabadra Yogyakarta
  • Sunardi Sunardi Fakultas Ekonomi, Universitas Janabadra Yogyakarta
Keywords: public governance, local government, financial performance, public sector accounting

Abstract

The aims of this study is to examine the effect of public governance implementation on financial performance of Indonesian local governments. Public governance implementation was measured by local government’s transparency, accountability, legal culture, and community participation. Fifty local governments surveyed by Tansparency International Indonesia in 2010 used as a sample. Results from multiple regression analysis show that legal culture which is proxied by corruption perception index, and community participation proxied by number of election voters had positive significant influence in Indonesian local governments financial performance. The result imply that law enforcement and fair election foster public trust to pay taxes that increasing genuine income.


Abstrak

 

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh penerapan tata kelola publik terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah di Indonesia. Pelaksanaan pemerintahan umum diukur dengan menggunakan transparansi pemerintah daerah, akuntabilitas pemerintah daerah, budaya hukum, dan partisipasi masyarakat. Sejumlah lima puluh pemerintah daerah yang disurvei oleh Tansparency International Indonesia pada tahun 2010 digunakan sebagai sampel. Hasil dari analisis regresi berganda menunjukkan bahwa budaya hukum yang ditunjukkan oleh indeks persepsi korupsi, dan partisipasi masyarakat yang diwakili oleh jumlah pemilih pemilu memiliki pengaruh signifikan positif pada kinerja keuangan pemerintah daerah di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum dan pemilu yang adil mendorong kepercayaan masyarakat untuk membayar pajak yang meningkatkan pendapatan asli.


Downloads

Download data is not yet available.

References

Adhikari, P., dan F. Mellemvik. 2011. The rise and fall of accruals: A case of Nepalese central government. Journal of Accounting in Emerging Economies. Vol.1 No.2: 123-143.

Akbar, R., R. Pilcher, dan B. Perrin. 2012. Performance measurement in Indonesia: The case of local government. Pacific Accounting Review. Vol.24 No.3: 262-291.

Azhar, M. K. S. 2008. Analisis kinerja keuangan pemerintah daerah kabupaten/kota sebelum dan setelah otonomi daerah. Tesis. Program Magister Akuntansi Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara.

Bastian, I. 2010. Akuntansi Sektor Publik: Suatu Pengantar. Edisi ke-3. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Bertot, J. C., P. T. Jaeger dan J. M. Grimes. 2010. Promoting transparency and accountability through ICTs, social media, and collaborative e-government. Transforming Government: People Process and Policy. Vol.6 No.1: 78-91.

Bovaird, T., dan E. Loffler. 2003. Understanding public management and governance. In Bovaird, T., dan E. Loffler. (Eds). Public Management and Governance. London, UK: Routledge.

Deakins, E., S. Dillon., H. A. Namani dan C. Zhang. 2010. Local e-government impact in China, New Zealand, Oman and the United Kingdom. International Journal of Public Sector Management. Vol.23 No.6: 520-534.

Forbes, M. K., C. J. Hill and L. E. Lynn, Jr. 2006. Public management and government performance: An international review. In Boyne, G. A., K. J. Meier, L. J. O'Toole, Jr., dan R. M. Walker. Public Services Performance: Perspectives on Measurement and Management. Cambridge, Cambridge University Press.

Gujarati, D. N., dan D. C. Porter. 2010. Dasar-Dasar Ekonometrika. Edisi ke-5. Jakarta: Penerbit Salemba Empat.

Hariyadi, B. 2002. Pengaruh kebijakan fiscal stress terhadap kinerja keuangan pemerintah kabupaten/kota dalam menghadapi pelaksanaan otonomi daerah (Suatu kajian empiris di Propinsi Jawa Timur). Proceeding Simposium Nasional Akuntansi V di Semarang, Indonesia.

Hasthoro, H. A. 2014. Pengaruh karakteristik pemerintah daerah dan indeks persepsi korupsi terhadap kinerja keuangan daerah di Indonesia. Tesis. Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Hill, C. J., dan L. E. Lynn Jr. 2004. Governance and public management, an introduction. Journal of Policy Analysis and Management. Vol.23 No.1: 3-11.

Hill, C. J., dan L. E. Lynn Jr. 2005. Is hierarchical governance in decline? Evidence from empirical research. Journal of Policy Administration Research & Theory. Vol.15 No.2: 173-195.

Komite Nasional Kebijakan Governance. 2010. Pedoman Umum Good Public Governance.

Malagueno, R., C. Albrecht, C. Ainge, dan N. Stephens. 2010. Accounting and corruption: A cross-country analysis. Journal of Money Laundering Control. Vol.13 No.4: 372-393.

Mardiasmo. 2009. Akuntansi Sektor Publik. Edisi ke-7. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Marwata dan M. Alam. 2006. The interaction amongst reform drivers in governmental accounting changes: The case of Indonesian local government. Journal of Accounting & Organizational Change. Vol.2 No.2: 144-163.

Mimba, N. P. S. H., G. J. Helden, dan S. Tillema. 2007. Public sector performance measurement in developing countries: A literature review and research agenda. Journal of Accounting & Organizational Change. Vol.3 No.3: 192-208.

Mistry, J. J. 2012. The role of e-governance in mitigating corruption. Accounting and the Public Interest. Vol.12: 137-159.

Mustikarini, W. A., dan D. Fitriasari. 2012. Pengaruh karakteristik pemerintah daerah dan temuan audit BPK terhadap kinerja pemerintah daerah kabupaten/kota di Indonesia tahun anggaran 2007. Proceeding Simposium Nasional Akuntansi XV Banjarmasin.

Osborne, S. P. 2010. The new public governance: A suitable case for treatment? in Osborne, S.P. (Ed). The New Public Governance? Emerging Perspectives on the Theory and Practice of Public Governance. London, UK: Routledge.

Patrick, P. A. 2007. The determinants of organizational innovativeness: The adoption of GASB 34 in Pennsylvania Local Government. Disertasi. The Graduate School of Public Affairs The Pennsylvania State University.

Peraturan Pemerintah No 71 Tahun 2010 Tentang Standar Akuntansi Pemerintahan (Berbasis Akrual).

Picur, R. D., dan A. R. Belkaoui. 2006. The impact of bureaucracy, corruption and tax compliance. Review of Accounting and Finance. Vol.5 No.2: 174-180.

Sadjiarto, A. 2000. Akuntabilitas dan pengukuran kinerja pemerintahan. Jurnal Akuntansi & Keuangan. Vol.2 No.2: 138-150.

Sumarjo, H. 2010. Pengaruh karakteristik pemerintah daerah terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah (Studi empiris pada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Indonesia). Skripsi. Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret.

Tanzi, V., dan H. Davoodi. 1997. Corruption, public investment and growth. A Working Paper of International Monetary Fund. No.139.

Timoshenko, K., dan P. Adhikari. 2009. Exploring Russian central government accounting in its context. Journal of Accounting & Organizational Change. Vol.5 No.4: 490-513.

Undang-Undang Republik Indonesia No 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah.

Undang-Undang Republik Indonesia No 33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah.

Undang-Undang Republik Indonesia No 15 Tahun 2006 Tentang Badan Pemeriksa Keuangan.

Verbeeten, F. H. M. 2008. Performance management practices in public sector organization: Impact on performance. Accounting, Auditing & Accountability Journal. Vol.21 No.3: 427-454.

Wyk, H. A. V. 2007. Is the transformation of public sector financial reporting in South Africa’s provincial governments on track? Meditari Accountancy Research. Vol.15 No. 2: 65-75.
Published
2016-08-01
How to Cite
Hasthoro, H., & Sunardi, S. (2016). Tata Kelola Publik Dan Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Di Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 19(1), 53-68. https://doi.org/10.24914/jeb.v19i1.480
Section
Articles