Perancangan Sistem Informasi Geografis untuk Rekomendasi Model Kawasan Konservasi dengan Menerapkan Metode Simple Additive Weighting (SAW) di Kabupaten Boyolali

  • Yesi Arumsari Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga
  • Sri Yulianto Joko Prasetyo Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana
Keywords: Sistem Informasi Geografis, simple additive weighting, model kawasan konservasi, pembobotan, mapserver

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem informasi geografis rekomendasi model kawasan konservasi di Kabupaten Boyolali. Sistem ini menggunakan metode simple additive weighting (SAW) untuk memberikan rekomendasi wilayah yang memiliki potensi paling tinggi untuk menjadi model kawasan konservasi, dimana satu wilayah dijadikan contoh atau model bagi wilayah lain dalam upaya memberdayakan masyarakat didalam dan sekitar kawasan konservasi. Penentuan wilayah model kawasan konservsi dengan proses pembobotan menggunakan bilangan fuzzy dan kemudian dihitung menggunakan metode SAW dengan memperhatikan beberapa kriteria seperti, dilihat dari wilayah dimana daerahnya berbatasan langsung dengan gunung Merbabu atau Merapi atau tidak, berapa banyak kawasan ekologis, berapa banyak masyarakat miskin, berapa banyak kawasan perlindungan, berapa banyak kawasan wisata dan berapa banyak jenis sumber daya alam yang di miliki.Hasil Penelitian menunjukan rekomendasi dengan nilai tertinggi pada wilayah Kecamatan Cepogo masuk pada daerah prioritas pertama dengan perolehan nilai 0.862. Sistem ini dibuat dalam bentuk website yang berjalan diatas MapServer yang dapat memberikan sajian informasi dalam bentuk peta digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

“Badan Pusat Statistika Kabupaten Boyolali.” https://boyolalikab.bps.go.id. diakses pada 09 Maret 2019

“Pemerintah Kabupaten Boyolali Peraturan Daerah Kabupaten Boyolali Nomor 9 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Boyolali Tahun 2011-2031.,” 2011.

“Departemen Kehutanan Pedoman Pembangunan Model Desa Konservasi (MDK) di Sekitar Kawasan Konservasi. Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan dan Wisata Alam. PHKA. Bogor.,” 2009.

J. A. J. L. Batu and C. Fibriani, “Analisis Penentuan Lokasi Evakuasi Bencana Banjir dengan Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis dan Metode Simple Additive Weighting( Studi Kasus : Kota Surakarta ),” vol. 4, no. 2, pp. 127–135, 2017.

A. R. Ndadung, Ferdy Umbu Tanaamah, “Pemetaan Program Pengentasan Kemiskinan Berbasis Fuzzy Multy Atribute Decision Making (FMADM) Dengan Metode SAW di Kabupaten Sumba Tengah Nusa Tenggara Timur,” Fak. Teknol. Inf. Univ. Kristen Satya Wacana, 2013.

K. I. Maatuil and C. Fibriani, “Analisis dan Pemetaan Lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dengan Sistem Informasi Geografis dan Metode Simple Additive,” Fak. Teknol. Inf. Univ. Kristen Satya Wacana, 2016.

E. Mulyadi, O. Hendriyanto, and N. Fitriani, “Konservasi hutan mangrove sebagai ekowisata,” vol. 1, pp. 51–58, 2010.

Y. Radhitya, F. N. Hakim, and A. Solechan, “Rancang Bangun Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Penerima Beasiswa dengan Metode SAW,” J. speed- sentra Penelit. Eng. dan Edukasi, vol. 8, no. 2, pp. 23–32, 2016.

E. P. Binangkit, S. Y. J. Prasetyo, and C. Fibriani, “Sistem Pendukung Keputusan Rekomendasi Pemilihan SMA Swasta dengan Metode Simple Additive Weighting (SAW) (Studi Kasus: Dinas Pendidikan Boyolali),” Fak. Teknol. Inf. Univ. Kristen Satya Wacana, 2012.

S. Eniyati, “Perancangan Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan untuk Penerimaan Beasiswa dengan Metode SAW ( Simple Additive Weighting ),” vol. 16, no. 2, pp. 171–177, 2011.

A. C. Deo S.N, K. D. Hartomo, and F. S. Papilaya, “Model Pemetaan Daerah Miskin Menggunakan Sistem Informasi Geografis,” 2016
Published
2019-12-11
How to Cite
Arumsari, Y., & Prasetyo, S. (2019). Perancangan Sistem Informasi Geografis untuk Rekomendasi Model Kawasan Konservasi dengan Menerapkan Metode Simple Additive Weighting (SAW) di Kabupaten Boyolali. Indonesian Journal of Computing and Modeling, 2(2), 55-63. Retrieved from https://ejournal.uksw.edu/icm/article/view/2448
Section
Articles