Peningkatan Prestasi dan Motivasi Belajar PPKN Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 2 Gedangsari - Gunungkidul Melalui Pembelajaran Group Investigation
DOI:
https://doi.org/10.24246/j.scholaria.2015.v5.i1.p39-56Keywords:
Group Investigation, Motivasi Belajar, Prestasi BelajarAbstract
Penelitian ini berangkat dari permasalahan dalam proses pembelajaran dan hasil belajar yang terjadi di kelas VIII A SMP Negeri 2 Gedangsari pada mata pelajaran PPKn. Proses pembelajaran tidak kondusif (siswa tidak fokus, berbicara dengan teman selama pembelajaran, tidak memerhatikan penjelasan guru). Prestasi belajar yang diperoleh siswa cenderung rendah (rata-rata 71,94 dari KKM 75). Selain itu, dari 34 siswa, hanya 10 orang siswa yang memenuhi ktiteria KKM. Bertolak dari permasalahan tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa yang diharapkan akan berdampak pada peningkatan prestasi belajar siswa. Upaya ini dilakukan dengan cara mengganti model pembelajaran yang konvensional dengan pembelajaran yang inovatif, yaitu pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation. Jenis penelitian ini termasuk Penelitian Tindakan Kelas yang menggunakan model Kemmis dan Taggart. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes (untuk prestasi belajar), dan pedoman observasi (untuk motivasi belajar). Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan motivasi belajar dari pra siklus ke siklus I dan siklus II. Rata-rata motivasi belajar siswa meningkat menjadi 32 pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 41 pada siklus II. Sedangkan prestasi belajar juga senantiasa mengalami peningkatan. Pada siklus I, rata-rata nilai meningkat menjadi 79,91 dengan ketuntasan sebanyak 26 orang. Sedangkan pada siklus II, rata-rata nilai meningkat menjadi 89,59 dengan ketuntasan sebanyak 32 siswa. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa penggunaan pembelajaran Group Investigation dapat meningkatkan motivasi belajar dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PPKn.
Downloads
References
Djamarah, B.S. 2008. Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta
Gulo, W. 2008. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Grasindo
Hakim T. 2005.Belajar Secara Efektif. Jakarta: Puspa Swara
Hamalik, O. 2011. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara
Heywood, J. 2000. Assessment in Higher Education: Student Learning Teaching Programes and Institutions. Lodon: Jessica Kingsley Publisher Ltd
Nizar, A. H. 2008. Classroom Action Research. Jakarta: Rahayasa
Purwanto. 2011. Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Santrock, W.J. 2003. Adolescence. Perkembangan Remaja. Jakarta: Erlangga
Sardiman, A.M. 2011. Interaksi & Motivasi Belajar. Jakarta: Rajawali Press
Satmoko, R.S. 1999. Proses Belajar Mengajar II: Penilaian Hasil Belajar.
Semarang: IKIP Semarang Press
Situmorang, R., Suparman, A., Susilana, R. 2004. Desain Pembelajaran. Jakarta: Universitas Terbuka
Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta
Sudjana, N. 2003. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya
Sukmadinata, S.N. 2005. Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung:
Remaja Rosdakarya
Syah, M. 2008. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Tafsir, A. 2008. Strategi Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam di
Sekolah. Bandung: Maestro
Taniredja, T., Pujiati, I., Nyata. 2011. Penelitian Tindakan Kelas. Bandung:
Alfabeta
Trianto. 2007. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta:
Kencana
UU No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional
Wibowo, B., Priyono, B. H. 2006. Sesudah filsafat: Esai-esai untuk Franz
Magnis-Suseno. Yogyakarta: Kanisius
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
Copyright is held by the Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan









