Motivasi Berprestasi dalam Kaitannya dengan Kinerja Guru

  • Doddy Hendro Wibowo Fakultas Psikologi - Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga
Keywords: Motivasi Berpretasi, Kinerja Guru

Abstract

Pendidik merupakan tenaga profesional yang bertugas merencana-kan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, terutama bagi pendidik di perguruan tinggi. Pendidik yang mengajar pada satuan pendidikan dasar dan menengah disebut guru. Kinerja yang maksimal dari seorang guru bertujuan untuk dapat mencapai visi dan misi dunia pendidikan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan positif yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan kinerja guru di jenjang SMA. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah guru di SMA Kristen I dan SMA Kristen II Salatiga sejumlah 46 guru. Hasil uji korelasi yang dilakukan dengan Spearman-Rank, diperoleh nilai koefisien korelasi r = -0,092, dengan probabilitas 0,544 (p > 0,05). Nilai probabilitas yang diperoleh tersebut lebih besar dari 0,05, sehingga Ho diterima dan H1 ditolak. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan kinerja guru.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bafadal, I. 2003. Peningkatan Profesionalisme Guru Sekolah Dasar. Jakarta: Bumi Aksara.

Hamalik, O. 2003. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Kusuma, I.H. 2004. Study Korelasional Antara Kecerdasan Adversity dan Motivasi Berprestasi dengan Kinerja Kepala Sekolah di Lingkungan Yayasan BPK Penabur Jakarta. Tersedia di: http:// www. depdiknas. go. id/ kinerja. Diakses tanggal 2 Februari 2007.

Loekmono, & Pobas. 2005. Hubungan antara Motivasi Berprestasi dengan Kinerja Guru SD Kecamatan Polen, Timor Tengah Selatan. Satya Widya Jurnal Penelitian Pengembangan Kependidikan, 18(2), 152 – 157.

Maruli, N. 2005. Hubungan Antara Penilaian Kinerja Keperawatan dengan Kualitas Pelayanan Keperawatan. Skripsi (tidak diterbitkan). Salatiga: Fakultas Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana.

Moorhead, G., & Griffin, R. W. 1998. Organizational Behavior. Boston, New York: Houghton Mifflin Company.

Pasimanjeku, A. 2003. Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Mengajar Guru-guru SLTP Negeri 3 Getasan Kabupaten Semarang. Tesis (tidak dipublikasikan). Salatiga: PPS Magister Manajemen Pendidikan.

Rezeki, S. 2006. Hubungan Antara Kepuasan Kerja dengan Kinerja pada Pegawai Negeri Sipil. Skripsi (tidak diterbitkan). Salatiga: Fakultas Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana.

Robbins, P. S. 2003. Perilaku Organisasi. Jakarta: PT Indeks kelompok Gramedia.

Santosa, S. 2004. SPSS Versi 10 Mengolah Data Statistik Secara Profesional. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Sugiyono. 2005. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono & Kuntoro. 2004. Pengaruh Pembinaan Kepala sekolah, Motivasi Kerja, dan Pengalaman Diklat terhadap Kinerja Guru dalam Pembelajaran Bahasa Madura di SDN Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan Madura. Jurnal Penelitian dan Evaluasi, 7. 157 -172.

Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 tahun 2003. Sistem Pendidikan Nasional. Bandung :Citra umbara.

Uno, H. dkk. 2001. Pengembangan Instrumen untuk Penelitian. Jakarta : Delima Press.

Usman, H. (2006). Manajemen Teori, Praktik, dan Riset Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Usman, M.U. 1989. Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Winardi, J. 2001. Motivasi dan Pemotivasian dalam Manajemen. Jakarta: Rajawali
Published
2015-12-08
How to Cite
Wibowo, D. (2015). Motivasi Berprestasi dalam Kaitannya dengan Kinerja Guru. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 5(3), 65-74. https://doi.org/https://doi.org/10.24246/j.scholaria.2015.v5.i3.p65-74
Section
Articles