Sebuah Tinjauan Mengenai Stimulus Berpikir Kritis bagi Siswa Sekolah Dasar

  • Romirio Torang Purba Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar - FKIP UKSW Salatiga
Keywords: berpikir kritis, masalah, dialog

Abstract

Berpikir kritis adalah proses berpikir yang cukup kompleks. Kekomplek-sannya ini membuat sebagian orang pesimis untuk bisa menghadirkannya dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Temuan dari hasil-hasil penelitian beraneka ragam, namun tetap, masih menjadi pertanyaan, stimulus apa yang paling memungkinkan bagi siswa sekolah dasar untuk berpikir kritis. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan hal mendasar yang dapat menstimulus berpikir kritis di sekolah dasar. Melalui pembahasan dari beberapa literatur, ditemukan bahwa masalah dan dialog dapat menjadi dasar bagi kehadiran berpikir kritis dalam proses pembela-jaran di sekolah dasar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Brookhart, S. M. 2010. How to Asses High – Order Thinking Skills in Your Classroom. Virginia: ASCD.

Dubin, M. Wm. 2001. How the Brain Works. Massachusetts: Blackwell Science.

Duch, B. J., Groh, S. E. & Allen, D. E. 2001. The Power of Problem-Based Learning: a Practical “How To” for Teaching Undergraduate Courses in Any Discipline. Virginia: Stylus Publishing.

Ennis, R. H. 1993. Critical Thinking Assesment. Theory Into Practice, 32 (3): 179-186.

Glazer, E. 2001. Using Internet Primary Sources to Teach Critical Thinking Skills in Mathematics. London: Greenwood Press.

Gregory, J. M. 1886. The Seven Laws of Teaching. Boston: Congregational Sunday School and Publishing Society.

Halpern, D. F. 2003. Though & Knowledge: An Introduction to Critical Thinking (4th Ed.).New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates, Inc.

Lau, J. Y. F. 2011. An Introduction to Critical Thinking and Creativity: Think More, Think Better. New Jersey: John Wiley & Sons, Inc.

Massa, S. 2014. The Development of Critical Thinking in Primary School: The Role of Teachers' Beliefs. Procedia-Social and Behavioral Science, 141: 387-392.

Noer, S. H. 2009. Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMP melalui Pembelajaran Berbasis Masalah. Makalah disajikan dalam Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika, Jurusan Pendidikan Matematika FMIPA UNY, Yogyakarta, 5 Desember 2009.

Slavin, R. E. 1996. Research for The Future: Research on Cooperative Learning and Achievment: What we know, What We need to Know. Contemporary Educational Psychology, 21(4): 43-69.

Suriasumantri. 2012. Ilmu dalam Perspektif. Jakarta: Yayasan Pustaka Oboer Indonesia.

Tan, O. S. 2003. Problem-Based Learning Innovation: Using Problems to Power Learning in the 21st Century. Shenton Way: Wadsworth Cengage Learning.

Trianto. 2007. Model- Model Pembelajaran Inovatif Konstruktif. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Vygotsky, L. S. 1986. Thought and Language (Alex Kozulin, Ed.). London: The MIT Press.

Willingham, D. T. 2009. Why Don’t Students Like School?: a Cognitive Scientist Answers Question about How The Mind Works and What It Means for The Classroom. San Fransisco: Jossey-Bass
Published
2015-12-08
How to Cite
Purba, R. (2015). Sebuah Tinjauan Mengenai Stimulus Berpikir Kritis bagi Siswa Sekolah Dasar. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 5(3), 59-64. https://doi.org/https://doi.org/10.24246/j.scholaria.2015.v5.i3.p59-64
Section
Articles