EKSPLORASI TENUN IKAT SUMBA TIMUR DITINJAU DARI ETNOMATEMATIKA
DOI:
https://doi.org/10.24246/j.sw.2020.v36.i2.p105-115Keywords:
Tenun Ikat, Sumba Timur, EtnomatematikaAbstract
Peran guru didalam pembelajaran saat ini bukan lagi menjadi satu-satunya sumber belajar bagi siswa, melainkan berperan sebagai fasilitator. Masih ditemukan proses pembelajaran matematika yang hanya terfokus dalam menghafalkan rumus yang terdapat dalam materi matematika. Kesulitan siswa dalam memahami beberapa materi matematika masih menjadi kendala dalam proses pembelajaran matematika di sekolah. Pengajaran matematika sebaiknya disesuaikan dengan kehidupan sehari-hari atau budaya yang ada di daerahnya. Budaya dan matematika dapat dikombinasikan dalam pembelajaran matematika, yang biasa dikenal dengan sebutan etnomatematika. Tenun ikat merupakan salah satu hasil kerajinan tangan masyarakat di Sumba Timur. Tenun ikat Sumba Timur terkandung beberapa konsep matematika contohnya konsep geometri, simetri lipat dan transformasi geometri yang dapat diaplikasikan dalam pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan mengkaji unsur matematis yang terdapat pada motif tenun ikat Sumba Timur. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri dari 40 orang pengrajin tenun ikat di 5 centra tenun. Penelitian ini berlangsung dari bulan Maret-September 2020. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, angket dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh (1) eksplorasi tenun ikat Sumba Timur ditemukan beberapa motif yang sering ditenun yaitu motif kuda, manusia, patola kamba, patola ratu, ayam, kupu-kupu, bunga, udang, mamuli dan singa, (2) beberapa unsur matematis dalam tenun ikat Sumba Timur yang dapat diidentifikasi berdasarkan motif yang ditemui yaitu titik, garis, sudut, bangun datar seperti segitiga, jajargenjang, persegi panjang dan belah ketupat, serta transformasi geometri diantaranya ada rotasi, refleksi, dilatasi dan translasi.
Downloads
References
Amin, Siti. 2007. Pembelajaran Matematika yang Melibatkan Kecerdasan Intrapribadi dan Interpribadi. Jurnal Pendidikan Matematika. Vol 1 No 2.
Andriyani. 2017. Etnomatematika model baru dalam pembelajaran. Jurnal Gantang, Vol 2(.2)
Bili, F Mita., dkk. 2019. Identifikasi Etnomatematika Pada Motif Kain Tenun Sumba Barat Daya. UNION: Jurnal Pendidikan Matematika, Vol. 7 (1).
Marsigit, M.A, dkk. 2008. Matematika, SMA Kelas X. Yudisthira
Marsigit. 2017. Pengembangan Pembelajaran Matematika Berbasis Etnomatematika. Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika Budaya. Sumatra Barat.
Ndima, P.P. 2007. Kajian Budaya Kain Tenun Ikat Sumba Timur. Salatiga: Nuansa Sukses..
Sani, B, dkk. 2013. Peran Etnomatematika Dalam Membangun Karakter Bangsa. Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematika. Universitas Negri Yogyakarta.
Soedjadi. (2007). Masalah Kontekstual sebagai Batu Sendi Matematika Sekolah. (Seri Pembelajaran Matematika Realistik untuk Guru dan Orang Tua Murid). Universitas Negeri Surabaya: Pusat Sains dan Matematika Sekolah.
Supardi. 2015. Sekolah Efektif. Jakarta: PT RajaGrafindoPersada.
Supinah. 2008. Pembelajaran Matematika SD dengan Pendekatan Kontekstual dalam Melaksanakan KTSP. Yogyakarta: Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika.
Tim PPG UNY. 2018. Modul Matematika. Yogyakarta: SMP N 4 Yogyakarta.










