PERANAN AUTOPSI FORENSIK DAN KORELASINYA DENGAN KASUS KEMATIAN TIDAK WAJAR

  • Widowati Widowati Universitas Tulung Agung
  • Y. A. Triana Ohoiwutun Universitas Jember
  • Fiska Maulidian Nugroho Universitas Jember
  • Samsudi Samsudi Universitas Jember
  • Godeliva Ayudyana Suyudi Universitas Jember
Keywords: Positive law, Forensic autopsy, Unnatural death

Abstract

A forensic autopsy aims to find a definite cause of a person’s death by revealing the material truth scientifically from the beginning of case investigation to its trial examination. In judicial practices, a forensic autopsy is considered a pivotal tool in proving material criminal acts. However, KUHP Article 222 and KUHAP Article 133-134 regulate forensic autopsy procedures requiring prior notification to the victim's family. These provisions have hindered law enforcement in certain unnatural death cases. Therefore, this article encourages forensic autopsy implementation must not wait for a family consent of a victim for the sake of fair legal certainty to the victims, perpetrators, and also for society.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Buku
Afandi D, Visum et Repertum Tata Laksana dan Teknik Pembuatan (ed. 2, Fakultas Kedokteran Universitas Riau 2017).
Badriyah SM, Sistem Penemuan Hukum Dalam Masyarakat Prismatik (Sinar Grafika 2016).
Danis D, Kamus Istilah Kedokteran (ed. 1, Gitamedia Press 2009).
Henky, Yulianti K, Alit IBP, dan Rustyadi D, Buku Panduan Belajar Koas Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal (cet. 1, Udayana University Press 2017).
Hiariej EOS, Prinsip-prinsip Hukum Pidana (ed. 2, Cahaya Atma Pustaka 2016).
Idries AM, Indonesia X’file Mengungkap Fakta dari Kematian Bung Karno Sampai Kematian Munir (ed. 1, Mizan Publika 2013).
Ohoiwutun YAT, Ilmu Kedokteran Forensik Interaksi dan Dependensi Hukum Pada Ilmu Kedokteran (ed. 1, Pohon Cahaya 2016).
Sofian A, Ajaran Kausalitas Hukum Pidana (cet.1, Prenada Media Group 2018).
Jurnal
Abadillah MS, ‘Penerapan Asas Kausalitas Dalam Kecelakaan Lalu Lintas Yang Menyebabkan Korban Meninggal Dunia’ (2020) 8 (5) Jurnal Kertha Semaya.
Alviolita F P, ‘Pertanggungjawaban Pidana Pengurus Korporasi Dikaitkan Dengan Asas Geen Straf Zonder Schuld’ (2018) 3 (1) Jurnal Refleksi Hukum.
Kalensang AJ, ‘Hubungan Sebab Akibat (causaliteit) Dalam Hukum Pidana dan Penerapannya Dalam Praktek’ (2016) 5 (7) Jurnal Lex Crimen.
Kastubi, ‘Fungsi Bedah Mayat Forensik (Autopsi) Untuk Mencari Kebenaran Materiil Dalam Suatu Tindak Pidana’ (2016) 13 (1) Jurnal Spektrum Hukum.
Laksmi PP, Alit IBP, dan Henky, ‘Deskripsi Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Penolakan Otopsi Pada Kasus Kematian Yang Diduga Tidak Wajar’ (2020) 9 (7) E-Jurnal Medika Udayana.
Lisdayanty, ‘Kedudukan Visum et Repertum Dalam Pengungkapan Delik Pembunuhan di Wilayah Hukum Polrestabes Makassar’ (2019) 2 (2) Jurnal Phinisi Integration Review.
Ohoiwutun YAT, ‘Urgensi Pemeriksaan Kedokteran Forensik pada Fase Penyelidikan dan Penyidikan Perkara Pidana’ (2014) 1 (2) Jurnal Cendekia Waskita.
Ohoiwutun YAT, ‘Urgensi Bedah Mayat Forensik Dalam Pembuktian Tindak Pidana Pembunuhan Berencana Kajian Putusan Nomor 79/Pid.B/2012/PN.BGR’ (2016) 9 (1) Jurnal Yudisial.
Poluan Y, ‘Bedah Mayat dan Akibat Hukumnya’ (2014) 3 (4) Jurnal Lex Crimen.
Prihasti LY, ‘Tindak Pidana Penganiayaan yang Disertai Dengan Perkosaan dan Pencurian yang Dilakukan Oleh Anak Mengakibatkan Matinya Para Anak Korban (Studi Kasus Perkara Nomor 25.Pidsus.An/2014/PT.Sby)’ (2018) 3 (1) Jurnal Panorama Hukum.
Rompas AF, ‘Kajian Yuridis Pasal 134 KUHAP tentang Bedah Mayat Dalam Penegakam Hukum Pidana Indonesia’ (2015) 3 (1) Jurnal Lex et Societatis.
Website
Ahmad Sofian, ‘Ajaran Kausalitas dalam RKUHP’ (Aliansi Nasional Reformasi KUHP 1 April 2016) diakses 17 Februari 2021.
Addina Zulfa Fa’izah, ‘Tabir Gelap Kematian Editor Metro TV Fakta Baru Mulai Terungkap’ (Merdeka.Com, 22 Juli 2020) diakses 13 Februari 2021.
Yogi Ernes, ‘Polisi Ungkap Hasil Autopsi Jenazah Editor Metro TV yang Tewas di Ulujami’ (DetikNews, 13 Juli 2020) diakses 13 Februari 2021.
Galih Priatmojo dan Bagaskara Isdiansyah ‘Penyebab Kematian Editor Metro TV Terungkap, Keluarga Tak Yakin’ (Suarajogja.id 25 Juli 2020) diakses 13 Februari 2021.
Putusan Pengadilan
Mahyudin Siregar, Nomor 486/Pid.Sus/2014/PN.PSP, Pengadilan Negeri Padangsidempuan, 20 Januari 2015.
Hendri panggilan Hen, Nomor 40/Pid.Sus/2018/PN Pyh, Pengadilan Negeri Payakumbuh, 24 Mei 2018.
Kusnadi bin Rajab Nomor 2/Pid.B/2018/PN Pso, Pengadilan Negeri Poso, 8 Maret 2018.
Puji Teguh Hartono, Nomor17/Pid.Sus/2018/PNDgl., Pengadilan Negeri Donggala, 22 Maret 2018.
MukhlisSetiawan bin KhoirulHuda, Nomor 424/Pid.Sus/2018/PNMjk, Pengadilan Negeri Mojokerto, 22 Oktober 2018.
Marodjahan Simanjuntak vs. Pemerintah Republik Indonesia Cq. Presiden Republik Indonesia Cq. Kepala Kepolisian R.I. Cq. Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Cq. Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Medan Cq. Kanit Reskrim Polrestabes Medan Cq. Kepala Kepolisian Sektor Medan Kota Cq. Penyidik Kepolisian Sektor Medan Kota atas nama Anas Hasibuan, Nomor 85/Pid.Pra/2019/PN Mdn, Pengadilan Negeri Medan, 9 Desember 2019.
Peraturan Perundang-Undangan
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1981 tentang Kitab undang-undang Hukum Acara Pidana.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
Instruksi Kapolri Nomor Pol INS/E/20/IX/75 tentang Tata Cara Permohonan/PencabutanVisum etRepertum.
Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor 1342/MENKES/SE/XII/2001 tentang Pelaksanaan Autopsi Forensik.
Published
2021-10-26
How to Cite
Widowati, W., Ohoiwutun, Y. A. T., Nugroho, F., Samsudi, S., & Suyudi, G. (2021). PERANAN AUTOPSI FORENSIK DAN KORELASINYA DENGAN KASUS KEMATIAN TIDAK WAJAR. Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum, 6(1), 1-18. https://doi.org/10.24246/jrh.2021.v6.i1.p1-18