HAMBATAN STRUKTURAL DAN KULTURAL GURU PEREMPUAN DALAM MENITI KARIR DI SMA DAN SMK NEGERI KABUPATEN BREBES
-
DOI:
https://doi.org/10.24246/kritis.v35i1p76-99Keywords:
Hambatan Struktural, Budaya, Karier Guru Perempuan di Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan, Kabupaten BrebesAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hambatan struktural dan kultural yang dihadapi guru perempuan di Kabupaten Brebes dalam mengembangkan karier mereka di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Meskipun jumlah guru perempuan melebihi guru laki-laki, data menunjukkan bahwa representasi mereka dalam posisi struktural atau posisi kepemimpinan seperti kepala sekolah masih sangat rendah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi, wawancara mendalam, dan diskusi kelompok terfokus (FGD) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Brebes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hambatan struktural, seperti birokrasi yang kurang responsif gender, akses terbatas pada pelatihan kepemimpinan, dan diskriminasi dalam penempatan kerja, merupakan faktor signifikan yang menghambat karier guru perempuan. Lebih lanjut, hambatan kultural seperti nilai-nilai patriarki yang kuat, stereotip gender, dan beban peran ganda sebagai ibu rumah tangga dan pendidik, semakin membatasi kesempatan mereka untuk menduduki posisi strategis.
Downloads
References
REFERENSI
Coleman, M. (2007). Gender and educational leadership in England: A comparison of secondary headteachers’ views over time. School Leadership and Management, 27(4), 383–399. https://doi.org/10.1080/13632430701562991
Cresswell, J. . (2013). Research Design: Qualitative , Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Sage Publication.
Efendy, R. (2014). Kesetaraan Gender Dalam Pendidikan. Ejurnal.Iainpare.Ac.Id, 07(2), 142–165.
Fitrianti, A., & Yunani, A. (2019). PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT LOKAL DI DESA WANASARI. JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi Dan Pembangunan, 2(4), 1017–1027. https://doi.org/10.20527/JIEP.V2I4.1237
García-González, J., Forcén, P., & Jimenez-Sanchez, M. (2019). Men and women differ in their perception of gender bias in research institutions. PLOS ONE, 14(12), e0225763. https://doi.org/10.1371/JOURNAL.PONE.0225763
Harahap, U. H., & Hasanah, M. (2021). Women ’ s Perspectives on Career in Family and Community Environment. Al-Mada’: Jurnal Agama Sosial Dan Budaya, 5(1), 30–41.
Keller-Schneider, M., Zhong, H. F., & Yeung, A. S. (2020). Competence and challenge in professional development: teacher perceptions at different stages of career. Journal of Education for Teaching, 46(1), 36–54. https://doi.org/10.1080/02607476.2019.1708626
Margret, A., Dirga Ardiansa, Setiawan, D. M., Samosir, H., Novitasari, M., & Roni. (2021). Mengenali Hambatan Multidimensional Perempuan Menjadi Kepala Sekolah dan Madrasah. September, 1.
Marilyn, S. T., & Purcia, E. L. (2023). Breaking the Glass Ceiling: Experiences of Women Public School Heads. American Journal of Multidisciplinary Research and Innovation, 2(4), 66–82. https://doi.org/10.54536/ajmri.v2i4.1775
Mariska, V. der H. (2016). Role Theory. In: Sociology. Kent Academic Repository, 1(1), 1–24.
Meckelburg, R. (2021). Women at the frontlines: Women’s unrecognised leadership role in Indonesia’s COVID-19 response. 1–32.
Mosse, C. J. (1996). “Gender dan Pembangunan” (Bahasa Ind). Pustaka Pelajar.
Prihatsanti, U., Suryanto, S., & Hendriani, W. (2018). Menggunakan studi kasus sebagai metode ilmiah dalam Psikologi. Buletin Psikologi, 26(2), 126–136.
Saraswati, D. (2016). Studi tentang Representasi Gender dalam Jabatan Struktural pada Pemerintah Kota Balik Papan. Ejournal.Ip.Fisip-Unmul.Ac.Id, 4(1), 177–188.
Sekar Panuluh, & Fitri, M. R. (2015). Perkembangan Pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia. International NGO Forum on Indonesian Development, 2(September), 1–25.
Sonia, L., & Sassi, K. (2024). Menjelajahi Kesenjangan Gender dalam Pendidikan: Studi Perbandingan antara Swedia dan Afghanistan. Inspirasi Edukatif: Jurnal Pembelajaran Aktif, 5(4), 218–249.
Umar, N. (2010). Argumen Kesetaraan Jender Perspektif Al-Qur’an. Paramadina.
Walby, S. (1991). Theorizing Patriarchy. In Contemporary Sociology (Vol. 20, Issue 3, p. 351). https://doi.org/10.2307/2073659
Yusnita, R. T. (2010). Pengaruh Pengembangan Karir Terhadap Konflik Pekerjaan-Keluarga dan Ketakutan Akan Kesuksesan Pada Wanita Serta Dampaknya Pada Prestasi Kerja. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 1(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 KRITIS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketika penulis menyerahkan artikelnya kepada Jurnal Studi Pembangunan Interdisiplin KRITIS, dan jika artikel tersebut disetujui oleh Dewan Editor untuk diterbitkan maka HAK CIPTA dari Artikel tersebut melekat pada Jurnal Studi Pembangunan Interdisiplin KRITIS. Pihak Dewan Editor dapat memperbanyak memperbanyak Artikel tersebut dengan tetap mencantumkan nama penulis.







