Identifikasi Ekstasi/MDMA Menggunakan Analisis Tes Warna dan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GCMS)

  • Yunita Suci Rahayu Departemen Kimia, FSM, Universitas Diponegoro
  • Yayuk Astuti Departemen Kimia, FSM, Universitas Diponegoro
  • Eko Fery Prasetya Bidang Laboratorium Forensik POLDA JATENG, Semarang, Jawa Tengah
Keywords: ekstasi, GCMS, MDMA (3,4-Methilendioxymethamphetamine), tes warna

Abstract

MDMA (3,4-Methilendioxymethamphetamine) atau sering dikenal ekstasi yaitu senyawa turunan amfetamin yang dapat menyebabkan rasa senang berlebihan dan biasanya banyak digunakan pada festival musik dansa atau diskotik. Penggunaan MDMA dapat memepengaruhi resiko kesehatan yang serius diantaranya dalam jangka pendek menyebabkan  hipertermia, kejang, aritmia, hiponatremia, rhabdomiolisis dan kerusakan jangka panjang pada sistem saraf pusat. Salah satu metode untuk mengidentifikasi adanya senyawa MDMA yaitu menggunakan tes warna dan GCMS “Gas Chromatography-Mass Spectrometry”. Uji tes warna merupakan uji screening untuk mengatahui ada tidaknya senyawa MDMA dalam sampel dengan menggunakan reagen marquis. Sedangkan GCMS yaitu instrumen yang dapat digunakan untuk mengetahui kandungan suatu senyawa dalam sampel dengan membandingkan waktu retensi antara senyawa yang belum diketahui dengan waktu retensi referensi. Pada penelitian ini, penulis melakukan identifikasi barang bukti tablet menggunakan analisis tes warna dan GCMS. Hasil yang diperoleh pada uji tes warna yaitu terjadi perubahan warna dari merah menjadi hitam. Kemudian dilakukan uji konfirmatif menggunakan metode GCMS. Hasil yang diperoleh yaitu pada spektra GC terdapat dua puncak yang menonjol yaitu MDMA dan kafein dengan waktu retensi berturut-turut yaitu 10,875 menit dan 13,341 menit. Hasil ini sesuai dengan Library W10N11. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, dapat disimpulkan bahwa sampel barang bukti tablet merah merupakan psikotropika golongan 1 yaitu ekstasi/ MDMA.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Araújo, A. M., de Lourdes Bastos, M., Fernandes, E., Carvalho, F., Carvalho, M., & de Pinho, P. G. (2018). GC–MS metabolomics reveals disturbed metabolic pathways in primary mouse hepatocytes exposed to subtoxic levels of 3, 4-methylenedioxymethamphetamine (MDMA). Archives of Toxicology, 92(11), 3307–3323.

Bershad, A. K., Miller, M. A., Baggott, M. J., & de Wit, H. (2016). The effects of MDMA on socio-emotional processing: Does MDMA differ from other stimulants? Journal of Psychopharmacology, 30(12), 1248–1258.

Boxler, M. I., Streun, G. L., Liechti, M. E., Schmid, Y., Kraemer, T., & Steuer, A. E. (2018). Human metabolome changes after a single dose of 3, 4-methylenedioxymethamphetamine (MDMA) with special focus on steroid metabolism and inflammation processes. Journal of Proteome Research, 17(8), 2900–2907.

Budiartawan, I. G., Suaniti, N. M., & Wirasuta, I. M. A. G. (n.d.). Profiling Fisik dan Kimia Tablet Ekstasi yang Beredar di Wilayah Polda Bali dengan Htptlc-densitometri dalam USAha Merunut Jalur Peredarannya. Indonesian Journal of Legal and Forensic Sciences, 4, 282189.

Collins, M., Donnelly, C., Cameron, S., Tahtouh, M., & Salouros, H. (2017). Identification and characterization of N‐tert‐butoxycarbonyl‐MDMA: a new MDMA precursor. Drug Testing and Analysis, 9(3), 399–404.

Couchman, L., Frinculescu, A., Sobreira, C., Shine, T., Ramsey, J., Hecht, M., Kipper, K., Holt, D., & Johnston, A. (2019). Variability in content and dissolution profiles of MDMA tablets collected in the UK between 2001 and 2018–A potential risk to users? Drug Testing and Analysis, 11(8), 1172–1182.

Crime, U. N. O. on D. and, Ctr, V. I., & Austria. (2014). Global Synthetic Drugs Assessment 2014 Amphetamine-type Stimulants and New Psychoactive Substances.

Deconinck, E., Van Campenhout, R., Aouadi, C., Canfyn, M., Bothy, J. L., Gremeaux, L., Blanckaert, P., & Courselle, P. (2019). Combining attenuated total reflectance-infrared spectroscopy and chemometrics for the identification and the dosage estimation of MDMA tablets. Talanta, 195, 142–151.

Fasich, D. (1999). Biotransformasi MDMA (Ecstasy) Studi Pada Penyalahgunaan Ecstasy.

Graziano, S., Anzillotti, L., Mannocchi, G., Pichini, S., & Busardò, F. P. (2019). Screening methods for rapid determination of new psychoactive substances (NPS) in conventional and non-conventional biological matrices. Journal of Pharmaceutical and Biomedical Analysis, 163, 170–179.

Kelly, K., & Bell, S. (2018). Evaluation of the reproducibility and repeatability of GCMS retention indices and mass spectra of novel psychoactive substances. Forensic Chemistry, 7, 10–18.

Khajeamiri, A. R. (2016). Rapid Identification of Ecstasy (MDMA) and Methamphetamine by Color Tests. Journal of Police Medicine, 5(1), 79–86.

Khajeamiri, A. R., Kobarfard, F., Ahmadkhaniha, R., & Mostashari, G. (2011). Profiling of ecstasy tablets seized in Iran. Iranian Journal of Pharmaceutical Research: IJPR, 10(2), 211.

Liu, C., Jia, W., Qian, Z., Li, T., & Hua, Z. (2017). Identification of five substituted phenethylamine derivatives 5‐MAPDB, 5‐AEDB, MDMA methylene homolog, 6‐Br‐MDMA, and 5‐APB‐NBOMe. Drug Testing and Analysis, 9(2), 199–207.

Mifsud, M., Jickellsb, S., Mifsudc, J., & Wolffd, K. (2017). 14 “Ecstasy”Tablets: Batch Matching for Forensic Drug Intelligence Purposes in Malta. Detection of Drug Misuse: Biomarkers, Analytical Advances and Interpretation, 288.

Naether, S., Buck, U., Bernhard, W., Zingg, C., & Thali, M. J. (2008). Non-contact documentation of physical characteristics of ecstasy tablets, hemp coins, and imprint punches by using 3D optical surface scanning. Canadian Society of Forensic Science Journal, 41(4), 191–198.

Pham, A. Q. N., Kelly, T., & Fu, S. (2013). Urine adulteration: can bleach be used to mask MDMA use? Analytical Methods, 5(16), 3948–3955.

Sierakowska, A., Jasiewicz, B., & Pospieszny, T. (2018). Mass Spectrometry Study of New Polyamine Derivatives of Caffeine. Acta Chimica Slovenica, 65(4), 795–800.

Zakiyah, R. (2018). Analisis Senyawa 3,4 Methylenedioxymethamphetamine (MDMA) Dalam Sampel Barang Bukti Tablet Diduga Ekstasi Dengan Metode GC-MS Di Laboratorium Forensik Polri Cabang Semarang. Universitas Diponegoro
Published
2020-10-14
How to Cite
Rahayu, Y., Astuti, Y., & Prasetya, E. (2020). Identifikasi Ekstasi/MDMA Menggunakan Analisis Tes Warna dan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GCMS). Jurnal Sains Dan Edukasi Sains, 3(2), 38-45. https://doi.org/10.24246/juses.v3i2p38-45