Bioteknologi konvensional: Fermentasi sopi (Suna Likaf) pada masyarakat Timor suku Amanatun, Desa Skinu Kabupaten Timor Tengah Selatan
DOI:
https://doi.org/10.24246/juses.v9i2p131-138Keywords:
Bioteknologi konvensional, Fermentasi sopi, Nira lontar, Suku AmanatunAbstract
Bioteknologi konvensional merupakan pemanfaatan mikroorganisme dalam proses produksi tanpa rekayasa genetika, salah satunya melalui fermentasi tradisional. Penelitian ini bertujuan mengkaji proses fermentasi sopi pada masyarakat suku Amanatun di Kabupaten Timor Tengah Selatan dalam perspektif bioteknologi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi literatur dari jurnal ilmiah terindeks. Hasil menunjukkan bahwa sopi dihasilkan melalui fermentasi nira lontar (Borassus flabellifer) oleh mikroorganisme alami seperti Saccharomyces cerevisiae, Lactobacillus, dan Acetobacter, yang kemudian dilanjutkan dengan proses distilasi sederhana. Proses ini tidak hanya memiliki dasar ilmiah biokimia, tetapi juga memiliki nilai sosial, budaya, dan ekonomi dalam masyarakat lokal. Dengan demikian, fermentasi sopi merupakan bentuk nyata penerapan bioteknologi konvensional berbasis kearifan lokal.
Downloads
References
Banoet, R. I. M., Sudana, I. M., & Wirya, I. G. N. A. S. (2016). Manfaat beberapa jenis mikroba yang diisolasi dari kayu laru (Peltophorum pterocarpum) dan mur sebagai starter dalam pembuatan laru dan sopi di Pulau Timor. Agricultural Science and Biotechnology, 5(1), 39–48.
Darmayoga, I. M. G. R., Bebas, W., Heryani, L. G. S. S., Trilaksana, I. G. N. B., Laksmi, I. D. N. D., & Sukernayasa, I. W. (2025). Quality of diluted boar semen using palmyra fruit water with the addition of various concentrations of egg yolk and moringa leaf extract. Buletin Veteriner Udayana, 17(2), 529–540. https://doi.org/10.24843/bulvet.2025.v17.i02.p30 DOI: https://doi.org/10.24843/bulvet.2025.v17.i02.p30
Detha, A. I. R., & Datta, F. U. (2016). Skrining fitokimia minuman tradisional moke dan sopi sebagai kandidat antimikroba. Jurnal Kajian Veteriner, 4(1), 12–16. https://doi.org/10.35508/jkv.v4i1.1011
Hati, A. K., Dyahariesti, N., & Yuswantina, R. (2019). Penetapan kadar flavonoid dan uji aktivitas antibakteri ekstrak sereh (Cymbopogon nardus) dan temu kunci (Boesenbergia pandurata Roxb) terhadap bakteri Streptococcus mutans. Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product, 2(2), 71–78. https://doi.org/10.35473/ijpnp.v2i2.264 DOI: https://doi.org/10.35473/ijpnp.v2i2.264
Hotijah, S., Rofieq, A., Wahyuni, S., Hudha, A. M., & Miharja, F. J. (2020). Pengaruh waktu penyadapan nira dan lama penyimpanan terhadap kualitas nira siwalan (Borassus flabellifer L.). Prosiding Seminar Nasional V 2019: Peran Pendidikan dalam Konservasi dan Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan, 259–265. Universitas Muhammadiyah Malang.
Jemahan, A. E., & Purwanti, A. R. (2024). Analisis kontradiksi tuak dan sopi ditinjau dari budaya dan hukum. MESIR: Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion, 1(1), 23–32. https://doi.org/10.57235/mesir.v1i1.2068 DOI: https://doi.org/10.57235/mesir.v1i1.2068
Lempang, M., & Mangopang, A. D. (2012). Efektivitas nira aren sebagai bahan pengembang adonan roti. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea, 1(1), 26–35. https://doi.org/10.18330/jwallacea.2012.vol1iss1pp26-35 DOI: https://doi.org/10.18330/jwallacea.2012.vol1iss1pp26-35
Limbu, N. U., Bao, A. P., Lea, V. C., Lede, M. F. H., Kelly, M. J., & Leweng, H. A. (2025). Traditional processing of moke arak based on palm sap in Wogowela Village, South Golewa District. Jurnal Biologi Tropis, 25(4b), 835–840. https://doi.org/10.29303/jbt.v25i4b.11112 DOI: https://doi.org/10.29303/jbt.v25i4b.11112
Nabuasa, D. A., Sriyati, S., & Liliawati, W. (2024). Ethnoscience study for science education through the process of making sopi timor from gewang sap (Corypha utan Lamk.). Vidya Karya, 39(1), 70–79. https://dx.doi.org/10.20527/jvk.v39i1.19228 DOI: https://doi.org/10.20527/jvk.v39i1.19228
Noviantari, A., & Khariri, K. (2020). Pemanfaatan teknologi biologi sel dalam dunia kedokteran modern. Prosiding SINASIS (Seminar Nasional Sains), 1(1), 121–127.
Pontoh, J., Mirah, G., Karundeng, P., & Kamuh, D. V. (2012). Metode analisa dekstran dalam nira dan gula aren. Buletin Palma, 13(2), 109–114.
Raju, E. S., Riwu, D. B. N., & Pah, J. C. A. (2024). Pengaruh lama waktu pemanasan terhadap kadar alkohol moke dengan sistem destilasi sederhana. LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana, 11(2), 47–54. https://doi.org/10.35508/ljtmu.v11i02.16587 DOI: https://doi.org/10.35508/ljtmu.v11i02.16587
Septriani, E. E. (2009). Isolasi dan identifikasi Saccharomyces cerevisiae yang diperoleh dari PG-PS Madukismo Yogyakarta yang digunakan dalam proses fermentasi alkohol [Skripsi, Universitas Sanata Dharma]. https://repository.usd.ac.id/17106/2/058114148_Full.pdf
Suo, B., Castro, M. P., & Sreenivasa, M. Y. (2024). Editorial: Microbiota biodiversity of traditional fermented products. Frontiers in Microbiology, 15, Article 1380205. https://doi.org/10.3389/fmicb.2024.1380205 DOI: https://doi.org/10.3389/fmicb.2024.1380205
Sutara, P. K. (2009). Jenis tumbuhan sebagai pewarna alam pada beberapa perusahan tenun di Gianyar. Bumi Lestari, 9(2), 217–223.
Tamang, J. P., Watanabe, K., & Holzapfel, W. H. (2016). Review: Diversity of microorganisms in global fermented foods and beverages. Frontiers in Microbiology, 7, Article 377. https://doi.org/10.3389/fmicb.2016.00377 DOI: https://doi.org/10.3389/fmicb.2016.00377
Wida R, E., Irianto, H., & Anam, C. (2015). Kajian identifikasi pangan pokok berbasis kearifan lokal pada rumah tangga pra sejahtera di Jawa Tengah. Agriekonomika, 4(1), 66–79. https://doi.org/10.21107/agriekonomika.v4i1.675
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Sains dan Edukasi Sains

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









