Pengembangan Model Pendidikan Agama Kristen Bagi Anak Korban Kemiskinan

  • Priskila Issak Benyamin Sekolah Tinggi Teologi Bethel Indonesia
  • Yada Putra Gratia
Keywords: Pendidikan Agama Kristen, Anak Korban Kemiskinan

Abstract

Kemiskinan adalah masalah yang sangat kompleks dan bersifat multidimensional, yang mana berkaitan dengan aspek sosial, ekonomi, budaya, pendidikan, dan aspek-aspek lainnya. Desain model pelaksanaan Pendidikan Kristen diharapkan menjadi strategi tindakan preventif dan kuratif bagi anak beresiko korban kemiskinan yang dapat dilaksanakan oleh setiap “duty beares”, baik itu dalam lingkungan keluarga, masyarakat, sekolah, maupun gereja. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan MODEL pendidikan agama kristen bagi anak korban kemiskinan. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development) yang mengadopsi model pengembangan dari Borg and Gall. Dari 10 tahap pengembangan yang ada, penelitian ini akan fokus hingga penyusunan model hipotesis. Data dikumpulkan melalui studi literatur dari sumber-sumber referensi berupa buku, penelitian terdahulu, dan Alkitab, untuk kemudian dianalisis dengan teknik meta analisis secara kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah model hipotesis Pendidikan Agama Kristen bagi anak korban kemiskinan yang terdiri dari tujuh komponen utama, yaitu (1) Membangun fondasi spiritual pada anak; (2) Menumbuhkan kepercayaan diri pada anak; (3) Membangun komunikasi antara orangtua dan anak; (4) Membangun integritas melalui keteladanan; (5) Menolong anak membuat keputusan yang tepat; (6) Mendidik anak mengembangkan sikap hormat dan sopan; (7) Mengajar anak mendisiplinkan diri sendiri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Batchelor, Phil. 1994. Cinta Adalah Perbuatan. Yogyakarta: Kanisius.
Benyamin, P. I. 2019. Teknologi dan Media Pembelajaran. Research Gate
Borg, R., Gall, J. 2007. Educational Research: An Introduction. New York: Pearson Education.
Dobson, James. 1995. Masalah Membesarkan Anak. Bandung: Yayasan Kalam Hidup.
Ekosusilo, Madyo dan Kasihadi, RB. 1988. Dasar-dasar Pendidikan. Semarang: Effhar Publishing.
Huraerah, Abu. 2007. Child Abuse – Kekerasan terhadap Anak. Bandung: Nuansa.
Ismail, Andar. 2003. Ajarlah Mereka Melalukan. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2002. Jakarta: Balai Pustaka.
Lessin, Roy. 1978. How to be Parents of Happy and Obedient Children. Medford: Omega Publications.
Lindenfield, Gael. 1997. Mendidik Anak Agar Percaya Diri. Jakarta: Arca.
Nuhamara, Daniel. 2007. Pembimbing PAK ; Pendidikan Agama Kristen. Bandung: Jurnal Info Media.
Otis, Don S. 2003. Membina Anak Bermoral. Bandung: Yayasan Kalam Hidup.
Pakpahan, G. K. R. Roh Jahat yang Dari Tuhan (A Spirit of Sadness From Yehovah): Suatu Telaah Kritis Terhadap Teks 1 Samuel 16:14. Jurnal Teologi Diegesis. Vol. 1 (2), 2016
Pantan, F. Metafisika Pendidikan iman di Greja. Jurnal Teologi Diegesis. Vol. 1 (2), 2016
Purwanto. M. Ngalim. 1995. Ilmu Pendidikan Teoritis dan Praktis. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Santosa, D. S. S. Manfaat Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT) dalam Pembelajaran. Jurnal Ecodunamika. Vol. 1 (3), 2018.
Setiawani, Mary Go. 2000. Menerobos Dunia Anak. Bandung: Yayasan Kalam Hidup.
Spock, Benyamin. 2004. Menghadapi Anak di Saat Sulit. Jakarta: Delapratasa Publishing.
Sumarno, Y., Octaviani, R. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif terhadap Motivasi Belajar. Edukasi: Jurnal Pendidikan Agama Kristen. Vol. 4 (1), 2018.
Surbakti, E.B. 2012. Parenting Anak-anak. Jakarta: Kompas Gramedia.
Verkyl, J. 1993. Etika Kristen Seksuil. Jakarta: BPK Gunung Mulia
Published
2020-02-07
Section
Articles