Kritik Xenophanes atas Antropomorfisme Dewa-Dewi Yunani dan Implikasinya bagi Diskursus Ketuhanan

  • Gusti A.B. Menoh Fakultas Teologi, Universitas Kristen Satya Wacana
Keywords: Xenophanes, kritik, antropomorfisme, Tuhan/Dewa, Agama, bahasa dialektis

Abstract

Tidak seperti para filsuf alam lainnya yang berkutat dengan pertanyaan mengenai hakekat alam semesta, Xenophanes justru mau mempersoalkan gambaran antropomorfis tentang Tuhan. Xenophanes mengkritik gambaran tentang Tuhan yang menyerupai manusia. Ia menilai sesat gambaran-gambaran antropomorfis itu karena menurutnya Tuhan tidak memiliki ciri-ciri layaknya manusia, apalagi sifat-sifat buruk seperti mencuri, berzinah, dan menipu. Xenophanes menganggap Allah itu luhur, kekal, satu, universal, dan tak terselami oleh nalar. Karena itu pula, untuk memahami siapakah Tuhan, harus ditempuh “jalan negatif”, yakni mencirikan Tuhan sebagai ‘bukan ini’ dan ‘bukan itu’. Dengan demikian, bahasa “dialektis” adalah bahasa yang tepat dalam segala bicara tentang Tuhan. Namun, lepas dari gagasan kompleks yang rumit itu, kritik Xenophanes signifikan dalam beberepa hal: (1) membongkar pandangan yang sempit tentang Tuhan; (2) membersihkan berhala-berhala (yang merupakan) hasil pikiran dan keinginan orang beriman; dan (3) menyingkap kedok kepentingan-kepentingan manusiawi (terutama ekonomi dan politik) yang seringkali terkristal dalam konsep yang dibuat manusia melalui agama.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Guthrie, W.K.C., A History of Greek Philosophy vol 1, Cambridge: Cambridge University Press, 1997.

Bagus, Lorens, Kamus Filsafat, Jakarta: Gramedia, 1996.

Bertens, K., Sejarah Filsafat Yunani, Yogyakarta: Kanisius, 1999.

Sudiarja, A.dkk (Peny.), Karya Lengkap Driyarkara, Yogyakarta; Kanisius, 2008.

Hadiwijono, Harun, Sari Sejarah Filsafat Barat 1, Yogyakarta, Kanisius, 2005.

Magnis-Suseno, Franz, Menalar Tuhan, Yogyakarta: Kanisius, 2006.

Russell, Bertrand, Sejarah Filsafat Barat, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2002.

Wibowo, A. Setyo, Manuskrip Sejarah Filsafat Yunani, Driyarkara: 2008.

Yacob, Tom, Paham Allah, Yogyakarta: Kanisius, 2006.
Published
2017-10-25
Section
Articles