Pengembangan Modul Pendidikan Multikultural Berbasis Karakter Cinta Tanah Air dan Nasionalis pada Pembelajaran Tematik

  • Laila Fatmawati Ahmad Dahlan University
  • Rani Dita Pratiwi PGSD FKIP Universitas Ahmad Dahlan
  • Vera Yuli Erviana PGSD FKIP Universitas Ahmad Dahlan
Keywords: multicultural education, character, patriotism, nationalism, integrative thematic

Abstract

This research aims to describe the development steps and the appropriateness of multicultural education module based on the character of patriotism and nationalism in thematic learning for students in 2nd grade Elementary School. This is a research and development applying Borg and Gall design. The trial was conducted on 10 students of 2nd grade in Muhammadiyah Bodon Elementary School. The data collection techniques in this research were interviews, observations, module feasibility assessments by experts, teachers’ assessment, and questionnaire of learners’ responses. The eligibility of the multicultural education module is shown by the result of the assessment by the validation experts at the time of FGD. The validation by media expert scored of 72, the validation by learning expert scored of 74, and the validation by language expert scored of 60. The limited product trial were conducted in class II A, based on the students' assessment get the mean score of 37.5, while the assessment by the teacher scored 70 , both are very good category. The field trial were conducted in class II B, based on the students' score, obtained 36.94 score, and 76 from the teachers; both are very good category.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Laila Fatmawati, Ahmad Dahlan University
Riwayar Pendidikan, S1 : Pendidikan Ekonomi UNY, S2 : Pendidikan IPS UNY, Sebagai Dosen IPS, Pendidikan Multikultural, Pembelajaran di Prodi PGSD, FKIP, Universitas Ahmad Dahlan

References

Arsyad, A. 2016. Media Pembelajaran. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Arum, T.S; Wahyudi. 2016. Pengembangan modul pembelajaran tematik integratif subtema hubungan makhluk hidup dalam ekosistem pendekatan saintifik untuk kelas 5 SD. Jurnal Scholaria. 6 (3). 239-250.

Atika, S. (2014). Pelaksanaan pendidikan karakter (religius, cinta tanah air dan disiplin) di SLB Al Ishlaah Padang. Padang: E-Jupekhu. 3 (3), 750-751.

Banks, J. A. (2015). Cultural Diversity And Education Foundation, Curriculum and Teaching. Washington: University Of Washington.

Borg, W,R; Gall, M,D;. (2007). Educational research an introduction. New York: Longman.

Depdiknas. 2008. Panduan pengembangan bahan ajar. Direktoral Jendral Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas.

Erni, M. (2016). Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila dan Rasa Cinta Tanah Air pada Remaja di Perbatasan Indonesia-Malaysia. PSIKOBORNEO, 4 (4), 849-856.

Fathurrochman. (2015). Pengembangan model pembelajaran tematik integratif eksternal dan internal di madrasah ibtidaiyah. Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 9 (1), 329-350.

Hanum, F; Raharja, S. (2013). Pengembangan model pembelajaran multikultural terintegrasi mata pelajaran IPS di Sekolah Dasar. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 2 (2), 39-51.

Herimanto, Triyanto, & Pelu, M. (2014). Pengembangan model pembelajaran budi pekerti berbasis multikultural. JISPINDO, 1 (1), 79-100.

Ismawati, Y. T., & Suryanto, T. (2015). Peran guru PKn dalam membentuk sikap cinta tanah air di SMA Negeri Mojosari Kabupaten Mojokerto. Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 2 (3) , 883-887.

Jhon, Y. J. (2015). A “New” Thematic, Integrated Curriculum for Primary Schools of Trinidad and Tobago: A Paradigm Shift. International Journal of Higher Education, 4 (3) , 172-187.

Kompasiana. (2015). Pendidikan Indonesia Ditengah Multikultural Budaya dalam Menyongsong Era Globalisasi Dunia. http://www.kompasiana.com /_berproces123/-indonesia-di-tengah-multikultural-budaya-dalam-menyongsong-era-globalisasi-dunia_55b4ce30959373d90690a442

Lasmiyati; Harta, I. (2014). Pengembangan Modul Pembelajaran untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Minat SMP. Surakarta: Jurnal Pendidikan Matematika. 9 (2), 163.

Lubis, Syanti,M. (2015). Pengembangan Modul Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbantuan Peta Pikiran Pada Materi Menulis Makalah Peserta didik Kelas XI SMA/MA. Padang: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pembelajaran. 2 (1), 19.

Mardapi, D. (2008). Teknik Penyusunan Instrumen Tes dan Nontes. Yogyakarta: Mitra Cendikia Press.

Miftah, M. (2016). Multicultural Education In The Diversity Of National Cultures. Qudus International Journal of Islamic Studies, 4 (2), 167-185.

Na’im dan Syahputra, H. (2010). Kewarganegaraan, Suku Bangsa, Agama, dan Bahasa Sehari-Hari Penduduk Indonesia Hasil Sensus Penduduk 2010. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Pantiwati, Y. (2016). Pengembangan Modul Evaluasi Pembelajaran dengan Model Pembelajaran 7E Berbasis Kreatifitas. Proceeding Biology Education Conference, 13 (1), 461-467.

Parmin; Peniati, E. (2012). Pengembangan modul mata kuliah strategi belajar mengajar IPA berbasis hasil penelitian. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia. 1 (1). 8-15.

Purwanto,dkk. (2007). Pengembangan Modul. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan.

Rampersad, I. (2014). Multiculturalism and the Challenge of Managing Diversity in Trinidad and Tobago. Journal of Social Science for Policy Implications, 2 (1), 127-149.

Rusyan, T;. (2013). Membangun disiplin karakter anak bangsa. Jakarta: PT Pustaka Dinamika.

Saputri. (2016). Peran dosen dalam menumbuhkan jiwa nasionalisme mahasiswa program studi PPKn IKIP PGRI Bojonegoro. Jurnal Media Prestasi, 17(1), 41-50.

Sriwindari; Yudana; Suhandana. (2013). Pengaruh implementasi pembelajaran Teknik Klarifikasi Nilai (TKN) berbasis multikultural terhadap sikap sosial dan Prestasi Belajar PKn. Jurnal Penelitian Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha, 4 (1).

Sumarno, S. (2010). Evaluasi program keserasian sosial dalam penanganan konflik sosial. Retrieved from httppuslit.kemsos.go.iduploadpostfilesa047fc7729b61b11e5d-298433d00b4de.pdf diakses pada tanggal 20 April 2016 pukul 17:15 WIB

Susilo, A., Peserta didikndari, & Bandi. (2016). Pengembangan Modul Berbasis Pembelajaran Saintifik untuk Peningkatan Kemampuan Mencipta Peserta didik dalam Proses Pembelajaran Akutansi Peserta didik Kelas XII SMA N 1 Slogohimo. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 26 (1), 50-56.

Tafsir. 2015. Pendidikan Multikultural Suatu Upaya Penguatan Jati Diri Bangsa. Bandung: Pustaka Setia.

Tenri, A. (2008). Multikulturalisme dan Pendidikan Multikultural. Jurnal Penelitian, Gagasan, Sosiologi, dan Pengajaran, 1 (2), 84-98.

UU Sistem Pendidikan Nasional. (2011). Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Tahun 2003. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Wahyudi, Eka, W;. (2015). Internalisasi nasionalisme melalui pendidikan Islam:analisis pemikiran KH Saifuddin Zuhri. Jurnal AKADEMIKA, 9(1), 119-136.
Published
2018-01-16
How to Cite
Fatmawati, L., Pratiwi, R., & Erviana, V. (2018). Pengembangan Modul Pendidikan Multikultural Berbasis Karakter Cinta Tanah Air dan Nasionalis pada Pembelajaran Tematik. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 8(1), 80-92. https://doi.org/https://doi.org/10.24246/j.js.2018.v8.i1.p80-92
Section
Articles