PELUANG REVITALISASI NILAI NILAI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA

  • Bambang Suteng Sulasmono Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Satya Wacana
Keywords: revitalisasi nilai, Pancasila, pendekatan struktural, pendekatan kultural

Abstract

Dalam Term of Reference Focus Group Discussion antara Majelis Permusyawaratan Republik Indonesia dengan Universitas Kristen Satyawacana diajukan beberapa pertanyaan sehubungan dengan upaya revitalisasi nilai-nilai Pancasila sebagai berikut: Apakah nilai-nilai Pancasila sebagai falsafah bangsa masih hidup dan menghidupi kalbu setiap manusia Indonesia?; Sudahkah nilai-nilai Pancasila berada pada lajur yang tepat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita?; Sejauh manakah nilai-nilai Pancasila terimplementasikan secara yang integratif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara?; Kemudian, Bagaimanakah metode, formulasi dan sistematisasi pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara?; serta Bagaimanakah peluang dan tantangan ke depan yang harus kita hadapi bersama dalam kerangka melaksanakan revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara?. Dari berbagai pertanyaan di atas penulis sengaja memilih untuk mencoba menjawab pertanyaan terakhir yaitu tentang peluang bagi revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan pertimbangan bahwa kemungkinan besar topik ini belum terlalu mendapat perhatian dari pembicara/pemakalah lain.

Lebih dari itu, pilihan topik itu juga dilandaskan pada satu pertimbangan mendasar yaitu bahwa peluang bagi revitalisasi nilai nilai Pancasila sesungguhnya sangat bergantung pada daya tahan nilai-nilai Pancasila dalam persaingan antar paham kenegaraan yang terus berlangsung hingga saat ini. Sejalan dengan pandangan Alfian (1980) yang menyatakan bahwa ada tiga dimensi pokok sebuah ideologi yaitu (a) dimensi idealitas, (b) dimensi realitas dan (c) dimensi fleksibilitas, maka besar kecilnya atau bahkan ada atau tidaknya peluang bagi  revitalisasi nilai-nilai Pancasila sesungguhnya sangat tergantung pada keterpenuhan ketiga dimensi pokok ideologi tersebut dalam diri Pancasila itu sendiri dari masa ke masa. Oleh karena itu tulisan ini hendak dimulai dengan pemaparan tentang Pancasila dan persaingannya dengan paham-paham kenegaraan lain, sebelum kemudian dipaparkan peluang bagi revitalisasi nilai-nilai Pancasila itu sendiri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adnan, Z, .1990. Islamic Relegion: Yes, Islamic Ideology: No! Islam and the State Indonesia; dalam Arief Budiman (ed) State and civil Society In Indonesia; Clayton, Victoria: Centre of Southeast Asian Studies, Monash University
Alfian. 1980. Pemikiran dan Perubahan Politik Indonesia. Kumpulan Karangan; Jakarta: Penerbit PT Gramedia.
Anderson, Lisa (ed).1999. Transition to Democracy. Columbia University Press.
Bourchier, D & J. Legge (eds). 1994. Democracy in Indonesia: 1950s and 1990s; Centre for Southeast Asian Studies, Monash University, Clayton, Victoria.
Budiardjo, M. 1980. Dasar-Dasar Ilmu Politik; Jakarta: Gramedia
Erb, M. & Sulistyanto. P. 2009. Deepening Democracy in Indonesia? Direct Elections for Local Leaders (Pilkada); Singapore: ISEAS Publishing.
Goodwin.B. 1985. Using Political Ideas.New York:John Wiley & Sons
Heuken SJ, Yulia Gunawan, H.E. Sinaga & A. Hadi. 1988. Ensiklopedi Populer Politik Pembangun an Pancasila; Jakarta: Yayasan Cipta Loka Caraka.
Linz, Juan & Stephan, Alfred.1996. Problems of Democratic Transition and Consolidation. John Hopkins University Press.
Macridis, R.C.1986. Contemporary Political Ideologies; Boston: Little, Brown and Company
Marijan, Kacung. 2010. Sistem Politik Indonesia. Konsolidasi Demokrasi Pasca-Orde Baru; Jakarta: Kencana Predana Media Group.
Noer, Deliar. 1983. Pengantar ke Pemikiran Politik; Rajawali, Jakarta.
Pratikno, 2007. Mengelola Modal Politik untuk Pendalaman Demokrasi. ?; ?
Przeworski, Adam et al., “What Makes Democracies Endure?” Journal of Democracy, Vol 7. No. 1, 1996.
Suseno, F.M. 1995. Mencari Sosok Demokrasi. Sebuah Telaah Filosofis; Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Wong, Joseph, “Deepening Democracy in Taiwan” Pacific Affairs , Vol 76, No. 2, Summer 2003.
Published
2019-06-28
How to Cite
Sulasmono, B. (2019). PELUANG REVITALISASI NILAI NILAI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA. Satya Widya, 35(1), 75-85. https://doi.org/https://doi.org/10.24246/j.sw.2019.v35.i1.p75-85
Section
Articles
Share |