PERAN SELF-REGULATED LEARNING DALAM MEMODERATORI PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA

  • Fika Widya Pratama Program Studi Pendidikan Matematika
Keywords: Pembelajaran klasikal dengan pendekatan saintifik, Self-Regulated Learning (SRL), Hasil Belajar Siswa

Abstract

Penelitian menggunakan data awal yang berdistribusi normal setelah dilakukan uji dengan Kolmogorov-Smirnov. Setelah itu dilakukan pengujian variabel moderator dengan RA dan MRA. Hasil penelitian memberikan sumbangan predictor yang semula 18.2% (dari model RA) meningkat sebesar 21.4% menjadi 39.6% (dari model MRA). SRL dapat memberikan pengaruh positif dalam pembelajaran dengan pendekatan saintifik terhadap hasil belajar siswa. SRL mampu memprediksi hasil belajar siswa karena siswa dengan tingkat SRL yang baik memiliki inisiatif belajar dari diri sendiri, teratur dalam belajar, mampu menyelesaikan suatu masalah dan dapat menempatkan diri ke dalam lingkungan sosial. Siswa dengan kemampuan tersebut mampu menyesuaian pembelajaran dengan pendekatan saintifik yang di dalam proses belajarnya terdapat proses mengamati, menanya, mengumpulkan data, menganalisis, dan mengkomunikasikan. Oleh karena itu SRL berperan memoderatori pembelajaran dengan pendekatan saintifik terhadap hasil belajar siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asrori, M. 2008. Psikologi Pembelajaran. Bandung : Wacana Prima: 129.

Azevedo, R., & Cromley, J. G. 2004. Does Training on Self-Regulated Learning Facilitate Students' Learning With Hypermedia? Journal of Educational Psychology. Vol 96. No 3. pp 523-535.

Budiyono. 2003. Metodologi Penelitian Pendidikan. Surakarta: UNS Press :54

Cetin, Baris. 2015. Academic Motivation and Self-Regulated Learning in Predicting Academic Achievement in College. Journal of International Education Research – Second Quarter. Vol 11. No 2. Pp 95-106.

Darmayanti, Tri. 2011. Studi Jangka Panjang tentang Efektivitas Intervensi Psikologis dalam Meningkatkan Kemampuan Belajar Mandiri dan Prestasi Belajar Mahasiswa Pendidikan Jarak Jauh. Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh. Vol 12. No 1.

Dimyati dan Mudjiono. 2006. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta : 169-170

Effeneya, G, Carrollb, A & Bahrc, N. 2013. Self-Regulated Learning: Key Strategies and Their Sources In A Sample Of Adolescent Males. Australian Journal of Educational & Developmental Psychology. Vol 13. 2013. pp. 58-74.

Fasikhah, S. S dan Fatimah, S. 2013. Self-Regulated Learning (SRL) dalam Meningkatkan Prestasi Akademik pada Mahasiswa. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan. Vol 1. No 1.

Ferla, J. 2008. The Effect of Student Cognitions about Learning on Self-Regulated Learning: A Study with Freshmen in Higher Education. Proefschrift ingediend tot het behalen van de academische graad van Doctor in de Pedagogische Wetenschappen. University Gent. Tesis.

Greene, J. A., & Azevedo, R. 2007. Adolescents' use of Self-Regulatory Processes and Their Relation to Qualitative Mental Model Shifts While Using Hypermedia. Journal of Educational Computing Research. Vol 36. No 2. pp 125-148.

Hadi, S. 2010. Analisis Kemampuan Komunikasi Matematika Melalui Model Thimk Talk Write (TTW) Peserta Didik SMPN 1 Manyar Gresik. Jurnal Pendidikan Matematika. Vol.1, No.2, pp 52-59.

Hosnan. 2014. Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21. Kunci Sukses Implementasi Kurikulum 2013. Bogor : Ghalia Indonesia.

Indriantoro,N. dan B. Supomo. 1999. Metodologi Penelitian Bisnis untuk Akuntansi & Manajemen. Edisi Pertama. Yogyakarta: BPFE : 63-68.

Liana, Lie. 2009. Penggunaan MRA dengan SPSS untuk Menguji Pengaruh Variabel Moderating terhadap Hubungan antara Variabel Independen dan Variabel Dependen. Jurnal Teknologi Informasi DINAMIK. Vol. XIV, No.2, Juli. pp 90-97.

Montalvo, F. T and Maria C. G. T. 2004. Self-Regulated Learning : Current and Future Direction. Electronic Journal of Research in Educational Psychology. Vol 2. No 1. pp 1-34.

Paris, S G. 2001. Classroom Aplications of Research on Selft-Regulated Learning. Educational Psychologist. Vol.36, No.2, pp 89-101.

Sagala, S. 2010. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung : Alfabeta.

Savira, F dan Suharsono, Y. 2013. Self-Regulated Learning (SRL) dengan Prokrastnasi Akademik pada Siswa Akselerasi. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan. Vol 1. No 1. pp 66-75.

Stone, N. J. 2000. Exploring the relationship between calibration and self-regulated learning. Educational Psychology Review. Vol 12. No 4. pp 437-475.

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta. 64-65, 114-115

Sugiyono. 2012. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta: 114-115

Sui, E and Ho,C. 2004. Self-Regulated Learning and Academic Achievement of Hong Kong Secondary School Students. Education Jurnal. Vol.32, No.2, pp 87-107.

Sumarmo, U. 2010. Kemandirian Belajar: Apa, Mengapa dan Bagaimana Dikembangkan Pada Peserta Didik. Jurnal FMIPA pascasarjana UPI. Diunduh dari math.sps.upi.edu/?p=61. Diakses pada tanggal 15 April 2014.

Sunawan, Sugiharto, D.Y.P., Anni, C.T. 2012. Bimbingan Kesulitan Belajar Berbasis Self Regulated Learning dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan. Vol 18. No 1. pp 113-124.

Vrieling, E. 2012. Effects of Increased Self-Regulated Learning Opportunities on StudentTeachers’ Motivation and Use of Metacognitive Skills”. Australian Journal of Teacher Education. Vol. 37, Page 102-117

Zimmerman, B. J. 1989. A Social Cognitive View of Self-Regulated Academic Learning. Journal of Educational Psychology. Vol 81. No 3. pp 329-339.

Zimmerman, B. J., Bonner, S., & Kovach, R. 1996. Developing Self-Regulated Learners: Beyond Achievement to Self-Efficacy. American Psychological Association.

Zumbrunn, S., Tadlock, J., Roberts, E. D. 2011. Encouraging Self-Regulated Learning in the Classroom: A Review of the Literature. Metropolitan Educational Research Consortium (MERC), Virginia Commonwealth University. pp 1-28.
Published
2017-12-21
How to Cite
Pratama, F. (2017). PERAN SELF-REGULATED LEARNING DALAM MEMODERATORI PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA. Satya Widya, 33(2), 99-108. https://doi.org/https://doi.org/10.24246/j.sw.2017.v33.i2.p99-108
Section
Articles
Share |