• Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum
    Vol 2 No 1 (2017)

    Terbitan Refleksi Hukum kali ini adalah Volume 2 Nomor 1 Oktober 2017. Sebagai bagian dari proses diskursus akademis di bidang hukum, terbitan kali ini memuat tujuh artikel serta mencakup tema-tema yang cukup beragam dan sangat relevan dengan isu seputar perkembangan hukum terkini. Tema-tema tersebut adalah: (1) pengujian undang-undang ratifikasi perjanjian internasional oleh Mahkamah Konstitusi; (2) pertanggungjawaban korporasi dalam kasus insider trading di pasar modal; (3) studi budaya terkait dengan penerapan pitutur luhur dalam rangka upaya kebijakan hukum pidana untuk pencegahan tindak pidana korupsi; (4) studi di ranah hubungan diplomatik terkait dengan proses normalisasi hubungan antara Amerika Serikat dengan Kuba; (5) pengaturan mengenai pengelolaan CSR (corporate social responsibility) dengan mengambil studi kasus pengelolaan CSR di Jakarta; (6) penerapan asas keterbukaan dalam pembentukan peraturan daerah; (7) rahasia bank terkait dengan harta bersama pasca putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 64/PUU-X/2012.

    Penerbitan ini sekaligus menjawab tantangan keberlanjutan dalam pengelolaan jurnal di mana sampai sejauh ini tantangan tersebut mampu dijawab. Penerbitan ini berusaha untuk memenuhi standar yang ideal bahwa kontribusi artikel-artikel yang diterbitkan ke dalam stock of knowledge yang ada tidak sekadar menambah kuantitas dari sirkulasi pemikiran yang ada, tetapi juga meningkatkan kualitas dari stock of knowledge yang ada.

    Sejauh ini tantangan yang masih dihadapi adalah penerbitan yang bersifat tematis belum pernah dicoba. Tantangan ini masih akan berusaha direalisasikan dalam terbitan-terbitan mendatang. Tentunya kendala yang dihadapi masih sangat besar. Tetapi, dalam rangka upaya meningkatkan kualitas terbitan, hal itu akan diprioritaskan sebagai kebijakan. Dengan kondisi yang ada saat ini, tema terbitan yang cukup beragam, juga bukan suatu masalah karena baik formalitas maupun sunstansi telah dilakukan proses penyuntingan yang cukup ketat oleh mitra bestari.

    Adapun yang agak kurang dari terbitan kali ini adalah ada kelambatan dari jadwal terbit yang seharusnya. Kelambatan ini memang kondisi yang sulit dihindari, namun penyunting telah berusaha maksimal supaya proses penyuntingan tetap dilakukan secara profesional sesuai dengan standar yang telah ditentukan sebelumnya.

    Akhir kata redaksi mengucapkan selamat membaca, dan semoga penerbitan ini juga diberikan respons oleh pembaca untuk dijadikan sebagai rujukan atau acuan dalam kegiatan-kegiatan penelitian yang dilakukan.

  • Releksi Hukum Vol 1 No 2 April 2017 Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum
    Vol 1 No 2 (2017)

    Terbitan April adalah terbitan pertama Refleksi Hukum di tahun 2017. Berbeda dengan edisi terbitan tahun-tahun sebelumnya di mana terbitan bulan April selalu dalam posisi nomor satu dalam volume terbitan tahun berjalan, maka ada sedikit perubahan dalam posisi untuk penerbitan pada tahun 2017 tersebut (dan seterusnya). Sebagai kesinambungan dengan terbitan Refleksi Hukum Oktober 2016 yang menggunakan Volume 1 Nomor 1, maka terbitan Refleksi Hukum pada April 2017 ini akan menggunakan Volume 1 Nomor 2. Dengan demikian secara konstan, dan untuk seterusnya, nomor 1 dari setiap volume terbitan akan terbit di bulan Oktober, dan nomor 2 nya terbit di bulan April, dengan nama jurnal REFLEKSI HUKUM: JURNAL ILMU HUKUM.

    Perubahan ini sebagai implikasi dari ISSN baru untuk Refleksi Hukum sehingga volume terbitannya harus kembali menggunakan nomor 1, meskipun secara kesinambungan masih tetap merupakan Refleksi Hukum sama. Hal ini sudah diinformasikan pada terbitan Refleksi Hukum Oktober 2016. Informasi yang disampaikan pada penerbitan kali ini misinya masih tetap untuk menegaskan kembali kondisi yang ada terkait dengan eksistensi Refleksi Hukum sendiri. Walaupun volume terbitannya kembali ke nomor 1, akan tetapi secara eksistensial, berdasarkan pertimbangan keberkalaan, sesungguhnya ini adalah volume terbitan Refleksi Hukum ke sebelas (tahun kesebelas). Semoga penyesuaian-penyesuaian ini tidak menimbulkan kebingungan bagi pembaca Refleksi Hukum.

    Dalam terbitan ini dimuat tujuh artikel dengan rentang isu yang menjadi objek pembahasan cukup beragam dengan ranah Hukum Tata Negara yang relatif lebih dominan (terwakili oleh tiga artikel) dengan isu mengenai administrasi peradilan, calon kepala daerah dari jalur perseorangan (independen atau non-partai politik) dan hak konstitusional penyandang disabilitas. Selebihnya isu-isu yang dibahas adalah tentang pengendalian pencemaran melalui peran dinas lingkungan hidup, perlindungan hukum terhadap istri yang menjadi korban KDRT, karakter keilmuan dari Ilmu Hukum dan upaya Kabupaten Sumba Tengah dalam mengangkat tiga gerakan moral yang dikonsepsikan sebagai hukum adat.

  • Jurnal Refleksi Hukum
    Vol 10 No 1 (2016)
    Jurnal Refleksi Hukum
  • Jurnal Refleksi Hukum
    Vol 9 No 2 (2015)
  • Jurnal Refleksi Hukum
    Vol 9 No 1 (2015)
  • Jurnal Refleksi Hukum
    Vol 8 No 1 (2014)
1 - 8 of 8 items