FILANTROPI DAN PELAYANAN RUMAH SAKIT BERBASIS GEREJAWI DALAM PERSPEKTIF HUKUM

  • Dyah Hapsari Prananingrum Fakultas Hukum Universitas Kristen Satya Wacana

Abstract

ABSTRACT

The era of health decentralization and the era of national health insurance are the challenges for health services and hospitals organized by non-profit institutions. One of the non-profit institutions that hold hospitals is church. In history, Indonesia’s church-based hospitals have supported a lot in the field of health services.

The strategy done by hospitals in order to be chosen by community must be developed and set in the direction to improve the quality of services, and consequently to be a smart, safe, and friendly hospitals. Also, it ought to maintain sophisticated and up-to-date supporting facilities and infrastructure and it must comply with effective and efficient management and operations principles. In addition, a strong funding sources are needed. A philanthropy may be necessary to conduct as an alternative fund while the existing laws permit the scheme of the philanthropy fund.

Keywords: Indonesia Law, hospital, philanthropy

Downloads

Download data is not yet available.

References

DAFTAR BACAAN
Buku
Avery, Dulles, Model-Model Gereja (Nusa Indah 1990).
Bastian, Indra, Akuntansi Kesehatan (Gelora Aksara Pratama 2008).
Kartohadiprojo, Soediman, Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa (Gatra Pustaka 2010).
Nugroho, Heru, Negara, Pasar, dan keadilan Sosial (Pustaka Pelajar 2001).
Prananingrum, Dyah Hapsari, Hukum Yayasan di Indonesia: Kajian Yuridis dan Filisofis (Genta Publishing 2016).
Randa Puang, Victorianus M.H. Tinjauan Yuridis Gereja Sebagai Badan Hukum Mempunyai Hak Milik atas Tanah (Softmedia 2012).
Sutarjo, Untung Suseno, Pedoman Umum Program Indonesia Sehat Dengan Pendekatan Keluarga (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 2016).

Jurnal
Bariyah, N.Oneng Nurul, 'Strategi Penghimpunan Dana Sosial Ummat Pada Lembaga-Lembaga Fillantrofi di Indonesia (Studi Kasus Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhid, Dompet Dhuafa Republika, BAZNAS, dan BAZIS DKI Jakarta)' (2016) I Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam.
Carroll, Archie B., ‘Revisiting Carroll's CSR Pyramid’ (2016) International Journal of Corporate Social Responsibility 1.
Cicih Bhakti Purnamasari, Mora Claramita, Yayi Suryo Prabandari, ‘Pembelajaran Profesionalisme Ke-dokteran Dalam Persepsi Instruktur dan Mahasiswa’ (2015) 4 Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia.
Manullang, Sudianto, 'Konsep Misi-Diakonia Untuk Konteks Indonesia' (2018) STULOS 16/1 (Januari 2018).
Rusli, Noer Triyanto, 'Analisis Biaya dan Faktor-Faktor Penentu Inefisiensi Layanan Hemodialisis pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Rumah Sakit Rk Charitas Palembang Tahun 2016' (2017) Jurnal ARSI/Juni.
Prananingrum, Dyah Hapsari, ‘Telaah terhadap Esensi Subyek Hukum: Manusia dan Badan Hukum’ (2014) Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum.
Makalah
Subandrijo, Bambang ‘Layanan Kesehatan dan Perumahsakitan sebagai Media Kesaksisn dan Pelayanan Gerejawi’ (Seminar Sinode GKJ-YLPHS, Salatiga, Desember 2018).

Internet
Fakhruroji Hasan, ‘4 Bentuk Model Corporate Social Responsibility’ (2016) diakses 29 Januari 2019.

Peraturan Perundang-undangan
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2001 Tentang Yayasan sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2004.
Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran.
Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional.
Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.
Undang-Undang No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.
Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana diubah dengan UU Nomor 9 Tahun 2015.
Peraturan Presiden No. 72 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Nasional.
Published
2019-05-05
How to Cite
Prananingrum, D. (2019). FILANTROPI DAN PELAYANAN RUMAH SAKIT BERBASIS GEREJAWI DALAM PERSPEKTIF HUKUM. Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum, 3(1), 16-32. https://doi.org/https://doi.org/10.24246/jrh.2018.v3.i1.p16-32