Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Tipe Group Investigation Berbantuan Media Gambar Terhadap Prestasi Belajar Siswa-Siswi Kelas VIII SMP Negeri 3 Soe

  • Matheos J Takaeb Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Soe
  • Ferdinandus Mone Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Soe
Keywords: Group Investigation; media gambar; prestasi belajar siswa

Abstract

Proses pembelajaran di SMP Negeri 3 Soe, masih menerapkan pembelajaran yang bersifat teacher center, serta kurangnya fasilitas belajar IPA. Hasil 75% siswa belum mencapai KKM (kriteria ketuntasan minimum), maka dari itu dilakukan penelitian tentang pengaruh model pembelajaran Group Investigation (GI) berbantuan media gambar terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini mengambil sampel kelas VIII1 sebagai kelas kontrol, dan kelas VIII2 sebagai kelas eksperimen. Sebelum diberikan model GI pada kelas eksperimen dilakukan uji kesamaan rata-rata untuk mengetahui kemampuan awal kedua sampel tersebut. Hasil kesamaan uji rata-rata berdasarkan analisis SPSS, menggunakan independen sample t-test menunjukan nilai signifikan 0,45>0.05 dan uji homogenitas menunjukan bahwa 0,847>0.05 yang berarti sebaran data antara dua kelompok sampel sama secara statistik. Dengan demikian, kedua kelas tersebut dapat dilaksanakan penelitian dengan penerapan model GI pada kelas eksperimen. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah one sample t-test untuk mengetahui ketuntasan belajar siswa. Independen sample t-test untuk mengetahui rata-rata prestasi siswa pada kelas eksperimen apabila dibandingkan kelas kontrol. Paired sample t-test untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diberikan model GI. Uji regresi untuk mengetahui pengaruh model GI terhadap peningkatan prestasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil uji ketuntasan menunjukan nilai t-hitung 14.877> t tabel 1.76131. diketahui juga, bahwa uji ketuntasan individual menunjukan nilai sig 0.000<0.005 sehingga hipotesis diterima. Artinya rata-rata prestasi siswa melampaui KKM yang ditetapkan yaitu 70. Hasil uji peningkatanĀ  rata-rata prestasi kelas eksperimen menunjukan Nilai sig < 0,05 sehingga ada perbedaan antara kelas control dan kelas eksperimen yakni (52,58) dan sesudah perlakuan (86,55).

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-09-18