Keberadaan Corporate Governance Sebagai Variabel Moderasi Pengaruh Financial Distress Terhadap Earnings Management

  • Dody Hapsoro STIE YKPN Yogyakarta
  • Adrianus Billy Hartomo STIE YKPN Yogyakarta
Keywords: financial distress, earnings management, corporate governance, firm size

Abstract

The objective of this research is to provide empirical evidence of the effect of financial distress toward earnings management and the effect of financial distress toward earnings management that moderated by corporate governance. Financial distress consists of DISTRESS1, DISTRESS2 and DISTRESS3. Earnings management was measured by discretionary accruals using Jones Model, and corporate governance consists of three variables (board of directors, independent commissioner, and audit committee). Board of directors was measured by total board of directors in the firm included chief executive officer (CEO). Independent commissioner was measured by the proportion of independent commissioner that is total independent commissioner divided by total board of commissioner and audit committee was measured by total member of audit committee. Control variable in this research is firm size that was measured by logarithm of asset total. The population of this research is 423 non-financial companies were listed in Indonesian Stock Exchange (IDX). The research data were collected from non-financial companies annual report for the period of 2014. Based on purposive sampling method, there are 62 samples. The research hypothesis were tested by using multiple regression analysis. The results of this research in Model 1 show that firm size variable has significant relationship with earnings management, while DISTRESS1 variable, DISTRESS2 variable, and DISTRESS3 variable have no significant relationship with earnings management. The result of this research in Model 2 show that DISTRESS3 variable, independent commissioner variable, and interaction between financial distress with corporate governance variable have significant relationship with earnings management, while DISTRESS1 variable, DISTRESS2 variable, board of directors variable, audit committee variable, and firm size variable have no significant with relationship earnings management.


Abstrak

 

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan bukti empiris pengaruh kesulitan keuangan terhadap manajemen laba dan pengaruh kesulitan keuangan terhadap manajemen laba yang dimoderasi oleh tata kelola perusahaan. Kesulitan keuangan terdiri dari DISTRESS1, DISTRESS2 dan DISTRESS3. Manajemen laba diukur dengan menggunakan akrual diskresioner yang mengaplikasikan Model Jones, dan tata kelola perusahaan terdiri dari tiga variabel (dewan direksi, komisaris independen, dan komite audit). Direksi diukur dengan menggunakan jumlah dewan direksi di dalam perusahaan termasuk chief executive officer (CEO). Komisaris independen diukur dengan menggunakan proporsi komisaris independen dimana total komisaris independen dibagi dengan total dewan komite komisaris, dan komite audit diukur dengan menggunakan jumlah anggota komite audit. Variabel kontrol dalam penelitian ini adalah ukuran perusahaan yang diukur dengan menggunakan logaritma total aset. Populasi dalam penelitian ini adalah 423 perusahaan non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Data penelitian dikumpulkan dari laporan tahunan perusahaan non-keuangan untuk periode 2014. Berdasarkan metode purposive sampling terdapat  62 sampel penelitian. Hipotesis dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian pada Model 1 menunjukkan bahwa ukuran perusahaan memiliki hubungan yang signifikan dengan manajemen laba, sedangkan variabel DISTRESS1, variabel DISTRESS2, dan variabel DISTRESS3 tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan manajemen laba. Hasil penelitian pada Model 2 menunjukkan bahwa variabel DISTRESS3, komisaris independen, dan interaksi antara kesulitan keuangan dengan tata kelola perusahaan memiliki hubungan yang signifikan dengan manajemen laba, sedangkan variabel DISTRESS1, variabel DISTRESS2, dewan direksi, komite audit, dan ukuran perusahaan tidak memiliki hubungan signifikan dengan manajemen laba.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bangun, N., dan Vincent. 2008. Analisis hubungan komponen good corporate governance terhadap manajemen laba dengan kinerja keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia. Jurnal Akuntansi. No.3 (September): 289-302.

Boediono, G. S. B. 2005. Kualitas laba: Studi pengaruh mekanisme corporate governance dan dampak manajemen laba dengan menggunakan analisis jalur. Simposium Nasional Akuntansi VIII.

Brigham, E. F., dan P. R. Daves. 2003. Intermediate Financial Management. Ninth Edition. United States of America: Thomson-South Western.

Chtourou, S. M., J. Bedard, dan L. Courteau. 2001. Corporate governance and earnings management. Working Paper.

Emrinaldi, N. D. P. 2007. Analisis pengaruh tata kelola perusahaan (corporate governance) terhadap kesulitan keuangan perusahaan (financial distress): Suatu kajian empiris. Jurnal Akuntansi dan Bisnis. Vol.9 No.1: 88-108.

Fitdini. 2009. Pengaruh corporate governance terhadap financial distress (studi pada perusahaan manufaktur yang listed di BEJ). JKP XI: 236-247.

Ghozali, I. 2005. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Ghozali, I. 2007. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gumanti, T. A. 2003. Motivasi di balik earnings management. Usahawan. No.12.

Gunawan, F. F., A. R. Felizia, dan C. C. S. Aurelia. 2014. Hubungan antara financial distress dengan earnings management pada badan usaha sektor manufaktur yang terdaftar di bei periode 2010-2012. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya. Vol.3 No.1.

Healy, P. M., dan J. M. Wahlen. 1999. A review of the earnings management literature and its implications for standard setting. Accounting Horizons. Vol.13 No.4: 365-383.

http://idx.co.id// Annual Report, 2014.

Jones, J. J. 1991. Earnings managements during import relief investigations. Journal of Accounting Research. Vol.29 (Autumn): 193-228.

Lin, J. W., J. F. Li, dan J. S. Yang. 2006. The effect of audit committee performance on earnings quality. Managerial Auditing Journal. Vol.21 No.9: 921-933.

Millstein, I. M. 1999. Introduction to the report and recommendations of the blue ribbon committee on improving the effectiveness of corporate audit committees. The Business Lawyer. Vol.54 (Mei): 1057-1066.
Monks, R., dan N. Minow. Corporate Governance: Second Edition. Malden, MA: Blackwell Publishers.

Morck, R. S. A., dan R. Vishny. 1998. Management ownership and market valuation, an emperical analysis. Journal of Financial Economics. Vol.20: 293-315.

Nasution, M., dan D. Setiawan. 2007. Pengaruh corporate governance terhadap manajemen laba di industri perbankan Indonesia. Simposium Nasional Akuntansi X.

Nuryaman. 2008. Pengaruh konsentrasi kepemilikan, ukuran perusahaan, dan mekanisme corporate governance terhadap manajemen laba. Simposium Nasional Akuntansi XI.

Platt, H., dan M. B. Platt. 2002. Predicting financial distress. Journal of Financial Service Professionals.

Rahmat, M. M., T. M. Iskandar, dan N. M. Saleh. 2008. Audit committee characteristics in financially distressed and non-distressed companies. Managerial Auditing Journal. Vol.24 No.7: 624-638.

Rosner, R. L. S. 2003. Earnings manipulation in failing firms. Contemporary Accounting Research. Vol.20 No.2: 361-408.

Scott, W. R. 2003. Financial Accounting Theory. New Jersey: Prentice Hall Inc.

Scott, W. R. 2009. Financial Accounting Theory. Fifth Edition. Pearson Prentice Hall: Toronto.

Setiawati, L., dan A. Na’im. 2000. Manajemen laba. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia. Vol.15 No.4.

Siregar, S. V. N. P., dan S. Utama. 2005. Pengaruh struktur kepemilikan, ukuran perusahaan, dan praktik corporate governance terhadap pengelolaan laba (earnings management). Simposium Nasional Akuntansi VIII. Solo.

The Indonesian Institute for Corporate Governance. 2006. Available at www.iicg.org.

Triwahyuningtias, M. 2012. Analisis pengaruh struktur kepemilikan, ukuran dewan, komisaris independen, likuiditas dan leverage terhadap terjadinya kondisi financial distress (studi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia Tahun 2008-2010). Skripsi. Fakultas Ekonomi, Universitas Diponegoro.

Ujiyantho, M. A., dan B. A. Pramuka. 2007. Mekanisme corporate governance, manajemen laba dan kinerja keuangan. Simposium Nasional Akuntansi X.

Wedari, L. K. 2004. Analisis pengaruh proporsi dewan komisaris dan keberadaan komite audit terhadap manajemen laba. Simposium Nasional Akuntansi VII.

Widyaningdyah, A. U. 2001. Analisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap earnings management pada perusahaan go public di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Keuangan. Vol.3 No.2.
Published
2016-05-01
How to Cite
Hapsoro, D., & Hartomo, A. (2016). Keberadaan Corporate Governance Sebagai Variabel Moderasi Pengaruh Financial Distress Terhadap Earnings Management. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 19(1), 91-116. https://doi.org/https://doi.org/10.24914/jeb.v19i1.507
Section
Articles