Kompetensi Pedagogik Guru SMP Negeri 2 Kaloran Kecamatan Kaloran Kabupaten Temanggung

  • Donald Samuel Slamet Santosa Satya Wacana Christian University
  • Lilis Irawati
Keywords: Kompetensi Pedagogik, Guru

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kompetensi pedagogik guru SMP Negeri 2 Kaloran, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis interaktif model Miles and Huberman. Penelitian ini mengkaji 10 komponen kompetensi pedagogik guru yang diatur dalam Permendiknas No. 16 Tahun 2007 mengenai Standar Guru, yaitu: (1) Penguasaan terhadap karakteristik perkembangan dan kemampuan fisik non fisik peserta didik; (2) Penguasaan terhadap prinsip-prinsip dan teori pembelajaran; (3) Kompetensi dalam pengembangan kurikulum serta merancang pembelajaran; (4) Kompetensi untuk menyelenggarakan proses pembelajaran berkualitas; (5) Kompetensi guru yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi pembelajaran; (6) Kompetensi guru dalam bidang memfasilitasi pengembangan peserta didik yang berkaitan dengan potensinya; (7) Kompetensi berkomunikasi dengan empatik, efektif dan satuan terhadap peserta didik; (8) Kompetensi guru untuk penyelenggaraan penilaian belajar siswa; (9) Kompetensi guru dalam memanfaatkan hasil penilaian belajar siswa; (10) Kompetensi guru untuk melakukan tindakan reflektif sebagai peningkatan kualitas dalam pembelajaran. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dari 10 komponen, 3 diantaranya (yakni kompetensi menyelenggarakan pembelajaran yang berkualitas; kompetensi memanfaatkan teknologi pembelajaran; dan kompetensi berkomunikasi dengan empatik, efektif dan satuan terhadap peserta didik) belum dimiliki dengan baik oleh guru. Hal ini terbukti dengan adanya guru yang lebih sering menggunakan metode belajar dengan ceramah dan diskusi sehingga siswa yang tidak konsentrasi dan tidak memiliki daya tarik untuk belajar. Meski demikian, 7 komponen yang lainnya sudah dikuasai guru dengan baik. Guru disarankan untuk memperbaiki ketiga komponen yang belum dimiliki dengan baik, dan meningkatkan atau mempertahankan ketujuh komponen yang telah dikuasai dengan baik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdul, Majid. 2013. Perencanaan Pembelajaran. Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung. PT Remaja Rosdakarya
Agung. 2014. Mengembangkan Profesional Guru. Jakarta. Bee Media Pustaka.
Darmadi, Hamid. 2010. Kemampuan Dasar Mengajar. Bandung: Alfabeta.
Istiqomah & Sulton. 2013. Sukses Uji Kompetensi Guru. Jakarta. Dunia Cerdas
Janawi. 2012. Kompetensi Guru Citra Guru Profesional. Bandung. Alfabeta
Jeanne Ellis Ormrod. 2008. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Erlangga
Kunandar. 2009. Guru Profesional. Jakarta: Rajawali.
Luhsasi, D. I., Sadjiarto, A. Youtube: Trobosan Media Pembelajaran Ekonomi Bagi Mahasiswa. Jurnal Ekonomi Pendidikan dan Kewirausahaan (5) 2017
Moleong, L.J. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif (edisi revisi). Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Mulyasa. 2008. Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mulyasa. 2011. Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
Permatasari, CL. 2016. Penerimaan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Oleh Pengelola Keuangan Yayasan Pendidikan : Analisis Technology Acceptance Model. Journal of Economic Education. Volume 5 No. 1.
Rezeki, F. Perbedaan Work Engagement Karyawan Usaha Dagang Ditinjau Dari Power Distance. Jurnal Ecodunamika 1 (1), 2018
Sagala. 2011. Kemampuan Profesional Guru dan Tenaga Kependidikan. Bandung: Alfabeta
Sahid, Rahmat. 2011. Analisis Data Penelitian Kualitatif Model Miles dan Huberman. Pascasarjana UMS.
Santosa, D. S. S. Antusiasme Guru Dalam Program Pengembangan Kompetensi Pedagogik dan Determinannya. Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis 1 (1), 2015
Santosa, D. S. S. Pengaruh Budaya Belajar, Strategi Pengajaran Dosen, dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Pendidikan Ekonomi FKIP UKSW. Journal of Educational Social Studies 3 (2), 2014
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2012. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Syaiful Bahri Djamarah. 2006. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta
Undang-undang Republik Indonesia No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
Undang-undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
Wibowo, Agus dan Hamrin. 2012. Menjadi Guru Berkarakter (Strategi Membangun Kompetensi & Karakter Guru). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Published
2018-05-31
Section
Articles