ANALYSIS OF AGRICULTURAL LEADING SUBSECTOR DISTRICT/CITIES IN BENGKULU PROVINCE

  • Agung Ridho Pratama Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu
  • Ketut Sukiyono Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu
  • Nyayu Neti Arianti Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu
Keywords: Location Quotient, Dynamic Location Quotient, Shift-Share, Overlay, Agricultural leading subsectors, Bengkulu Province

Abstract

The purpose of this study was to determine the agricultural leading subsector in the districts/ cities in Bengkulu Province and the conditions of agricultural leading  subsectors  district/ cites status as a Main Area in Bengkulu Province before and after the expansion area. The analysis method used Location Quotient (LQ), Dynamic Location Quotient (DLQ), Shift-Share analysis (SS) and Overlay analysis. The study used secondary data, such as Gross Domestic Regional Bruto (PDRB) of districts/cities in Bengkulu Province and Bengkulu Province from 2004 until 2014 based on constant basic price. The result of this study showed that agricultural leading subsector based on the overlay analysis (combined analysing from three analysis method) are livestock subsector and plantation crops subsector, sepecially in Bengkulu City and Kaur. In South Bengkulu, before the expansion area, the fisheries subsector to be the only agricultural leading subsector. After the expansion, the agricultural leading subsectors increased to fisheries subsector and livestock subsector. In Rejang Lebong, food crops subsector remains a agricultural leading subsectors both before and after doing the expansion area. Meanwhile, in North Bengkulu, before the expansion area livestock subsector as the agricultural leading subsector. When do expansion area, position of the livestock subsector replaced by fisheries subsector.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alkaf, Ilham. 2015. Peran Subsektor Pertanian terhadap Perkenonomian Kabupaten Cilacap. Skripsi Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatulah.

Arsyad, Lincolin. 2010. EkonomiPembangunan. Yogyakarta: Bagian Penerbit dan Percetakan STIM YKPN.

BPS Kabupaten Bengkulu Utara. 2015. Kabupaten Bengkulu dalam Angka Tahun 2015. Survei pada tanggal 2 September 2016.

BPS Provinsi Bengkulu. 2015. Provinsi Bengkulu dalam Angka Tahun 2015. Survei pada tanggal 2 September 2016.

BPS Provinsi Bengkulu. 2016. Provinsi Bengkulu dalam Angka Tahun 2016. Survei pada tanggal 2 September 2016.

BPTP Provinsi Bengkulu. 2015. Pengawalan Pengembangan Kawasan Padi di Kabupaten Bengkulu Utara.http://bengkulu.litbang.pertanian.go.id/ind/images/dokumen/2015/litkaji/ kawasan.pdf. Diakses pada tanggal 29 September 2016.

Hendry, Dedek. 2016. Di Bengkulu, Pember- dayaan Desa dan Masyarakat untuk Kelola Hutan Lindung Masih Rendah. http://www.mongabay.co.id/di-bengkulu-pemberdayaan-desa-dan-masyarakat-untuk-kelola-hutan-lindung-masih-rendah/. Diakses pada tanggal 4 September 2016.

Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan RI. 2016. Penetapan Lokasi Pembangunan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu di Pulau-Pulau Kecil dan Kawasan Perbatasan (No Surat 51/

Kepmen-Kp/2016). Tersedia di info- hukum.kkp.go.id. Diakses tanggal 31 januari 2016.

Knudsen, D. C. 2000. Shift-share analysis: further examination of models for the description of economic change. Socio- Economic Planning Sciences, 34(3), 177-198.

Kuswara, Dayu. 2005. Analisis Potensi untuk Pengembangan Wilayah Subosuka wonosraten. Skripsi Mahasiswa Fakultas Ekonomi: Universitas Sebelas Maret.

Mulyono, Joko dan dan Khursatul Munibah. Pendekatan Location Quotient dan Shift Share Analysis Dalam Penentuan Komoditas Unggulan Tanaman Pangan di Kabupaten Bantul. Informatika Pertanian, 25(2): 221 - 230, Desember 2016

Nurjayanti, E. D. 2012. Kontribusi Sektor Pertanian Dalam Perekonomian Wilayah Kabupaten Pati. Mediagro. Vol. 8 No. 2. ISSN : 0216–7387. http://publikasiilmiah.unwahas.ac.id/index.php/Mediagro/article/view/1313/ 1418. Diakses pada tanggal 31 Januari 2016.

Rohman, T. 2011. Analisis Sektor Ekonomi Basis Kabupaten Ngawi Tahun 2001- 2010 (Tesis). Surakarta: Univeritas Sebelas Maret. https://dglib.uns.ac.id/dokumen/download/23680/NTAwNDY=/Analisis-Sektor-Ekonomi-Basis-Kabupaten-Ngawi-Tahun-2001-2010-abstrak.pdf. Diakses pada tanggal 30 Maret 2016.

Tampun, J.S. 2015. Peranan Sektor Pertanian dalam Pembangunan Wilayah Kota Tomohon. E-Jurnal Universitas Sam Ratulangi. Cocos. Vol. VI No. IV http://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/cocos/article/view/6977/6483. Diakses pada tanggal 30 Januari 2016.
Published
2017-12-11
How to Cite
Pratama, A., Sukiyono, K., & Arianti, N. (2017). ANALYSIS OF AGRICULTURAL LEADING SUBSECTOR DISTRICT/CITIES IN BENGKULU PROVINCE. Agric, 29(2), 121-136. https://doi.org/https://doi.org/10.24246/agric.2017.v29.i2.p121-136
Section
Articles